INBERITA.COM, Sebuah ledakan hebat mengguncang Desa Tasikmadu, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, pada Jumat sore (20/3/2026), yang diduga berasal dari aktivitas perakitan mercon.
Peristiwa tersebut menyebabkan lima orang terluka, dengan satu di antaranya mengalami luka serius.
Agus, salah satu keluarga korban, mengungkapkan bahwa dia tidak berada di rumah saat insiden terjadi karena sedang mencari ikan.
“Saya tidak tahu persis kejadiannya karena masih di luar. Begitu dengar kabar, saya langsung ke sana untuk jemput ponakan,” ujarnya saat dihubungi awak media.
Agus menambahkan, sebagian besar korban hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
“Tiga orang sudah pulang, satu sebenarnya sudah boleh pulang tapi masih dirawat atas permintaan keluarga, satu lagi belum tahu kondisinya,” jelas Agus.
Para korban yang sebagian besar merupakan warga setempat, sempat dilarikan ke Rumah Sakit Perembun untuk mendapatkan perawatan.
Dari lima korban yang terlibat, Rizki Pratama mengalami luka yang lebih serius dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif. Namun, kondisi terbaru Rizki belum diketahui secara pasti oleh pihak keluarga.
Ledakan yang menghebohkan terjadi sekitar pukul 15.55 WIB. Suara dentuman keras terdengar dua kali disertai getaran yang cukup kuat, memicu kepanikan di kalangan warga sekitar.
Eri (47), salah seorang saksi mata, mengatakan dirinya langsung panik saat mendengar ledakan tersebut.
“Tiba-tiba terdengar dua kali ledakan keras, getarannya terasa. Kami langsung panik,” ungkapnya.
Menyusul ledakan tersebut, warga sekitar segera berupaya mencari sumber ledakan dan mengevakuasi korban. Beberapa korban terlihat berlarian menyelamatkan diri, bahkan ada yang menuju area persawahan untuk menghindari bahaya lebih lanjut.
Eri juga menambahkan bahwa warga secara spontan mengevakuasi korban menggunakan kendaraan seadanya, seperti sepeda motor dan mobil milik tetangga.
“Situasinya kacau, ada api dan asap. Kami langsung berusaha memadamkan dengan air semampunya,” tambah Eri.
Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Dugaan sementara mengarah pada aktivitas perakitan mercon yang dilakukan di dalam rumah tersebut.
Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Dwiyono, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pendataan korban.
“Kami masih melakukan pendataan korban dan menyelidiki penyebab ledakan,” ujarnya.
Peristiwa ledakan ini mengingatkan kita akan bahaya yang mungkin timbul dari perakitan mercon, yang jika tidak dilakukan dengan hati-hati bisa menyebabkan kerusakan serius.
Hingga saat ini, polisi masih bekerja keras untuk memastikan detail kejadian dan menuntaskan penyelidikan lebih lanjut.