Tiga Warga Terluka akibat Serpihan Rudal, Qatar Kutuk Serangan Iran & Peringatkan Dampak Besar bagi Stabilitas Kawasan

Qatar kecam serangan rudal iranQatar kecam serangan rudal iran
Qatar mengecam keras serangan rudal Iran yang disebut melanggar kedaulatan dan hukum internasional.

INBERITA.COM, Pemerintah Qatar melayangkan kecaman keras terhadap serangan rudal Iran yang menghantam wilayahnya pada Minggu (12/7/2026).

Doha menilai aksi tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara sekaligus bertentangan dengan hukum internasional.

Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah. Meski sistem pertahanan udara Qatar berhasil mencegat rudal yang mengarah ke wilayahnya, serpihan rudal yang jatuh tetap mengakibatkan korban.

Berdasarkan laporan Anadolu Agency, sedikitnya tiga orang mengalami luka-luka, termasuk seorang anak. Seluruh korban disebut terluka akibat serpihan rudal setelah proses intersepsi di udara.

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Qatar memperingatkan bahwa rangkaian serangan yang terus berlangsung berisiko memperburuk kondisi keamanan kawasan dan menghambat berbagai upaya penyelesaian konflik melalui jalur damai.

“Kelanjutan serangan ini merupakan eskalasi berbahaya yang akan mempersulit berbagai upaya untuk meredakan ketegangan serta melemahkan ikhtiar politik dan diplomatik yang bertujuan mewujudkan keamanan dan stabilitas di kawasan,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar.

Doha juga menegaskan Iran bertanggung jawab penuh atas serangan tersebut beserta segala konsekuensi hukum yang ditimbulkannya.

Pemerintah Qatar menyatakan tetap memiliki hak untuk mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu demi melindungi kedaulatan negara, keamanan nasional, keutuhan wilayah, serta keselamatan masyarakatnya.

Selain menyampaikan kecaman, Qatar kembali menyerukan penghentian segera seluruh aksi militer yang berpotensi memperluas konflik di kawasan Teluk.

Pemerintah menilai penyelesaian melalui dialog dan diplomasi tetap menjadi jalan terbaik untuk mencegah krisis berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Serangan ke Qatar terjadi setelah Iran mengumumkan telah melancarkan operasi terhadap sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan, termasuk yang berada di negara tersebut.

Teheran menyebut langkah itu sebagai respons atas serangan militer Amerika Serikat terhadap sejumlah target di Iran.

Beberapa jam sebelumnya, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah menyerang sekitar 140 sasaran militer di Iran.

Operasi tersebut dilakukan setelah Washington menuduh Iran bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah kapal dagang di Selat Hormuz.

Rangkaian aksi saling serang antara Iran dan Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir meningkatkan kekhawatiran internasional terhadap stabilitas kawasan Teluk.

Wilayah ini memiliki peran strategis sebagai salah satu jalur utama distribusi energi dunia, sehingga setiap eskalasi konflik berpotensi memengaruhi keamanan regional maupun aktivitas perdagangan global.

Hingga kini, berbagai negara masih terus mendorong kedua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan penyelesaian melalui jalur diplomatik guna mencegah meluasnya dampak konflik di Timur Tengah.