Prabowo Lepas Kontingen Indonesia Untuk Asian Games 2026 di Jepang, Janjikan 3 Miliar untuk Peraih Emas

INBERITA.COM, Presiden Prabowo Subianto resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di ajang Asian Games 2026. Pelepasan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada hari Rabu.

Negara mengirimkan total 432 atlet untuk bertanding di 35 cabang olahraga. Dan sebanyak 281 atlet hadir langsung di Istana Negara karena sebagian atlet sudah berangkat lebih awal.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir turut mendampingi para atlet bersama jajaran ofisial. Erick tiba di lokasi pada pukul 14.13 WIB dengan mengenakan jaket resmi kontingen berwarna putih.

Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga bisa bertemu langsung dengan para atlet nasional. Ia menegaskan bahwa sektor olahraga memiliki peran krusial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya merasa bangga hari ini bisa berjumpa dengan saudara-saudara sekalian. Saya ingin menyampaikan bahwa olahraga adalah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Prabowo.

Kepala Negara menekankan bahwa sebuah bangsa yang kuat harus didukung oleh rakyat yang juga kuat. Kekuatan tersebut mencakup aspek fisik, keterampilan, hingga semangat juang yang tinggi.

“Karena bangsa yang berhasil, bangsa yang kuat, adalah bangsa dimana rakyatnya kuat. Kalau rakyatnya kuat berarti bangsanya kuat. Rakyatnya kuat fisik, kuat keterampilan, kuat semangat, bangsanya itu berarti semangat kuat, bangsa itu terampil dan bangsa itu berhasil,” ujar dia.

Erick Thohir menjelaskan alasan ketidakhadiran sebagian atlet dalam seremoni pelepasan di Istana. Beberapa cabang olahraga sudah berada di luar negeri untuk menjalani pemusatan latihan lanjutan.

“Kurang lebih 281 [atlet yang akan dilepas] karena beberapa sudah berangkat. Ada bola basket sudah berangkat, terus ada wushu yang masih training camp di sana, bulu tangkis kalau nggak salah malam ini sudah mulai berangkat karena mau training camp juga,” ujarnya.

Erick menyampaikan rasa syukur atas dukungan penuh dari Presiden Prabowo terhadap program pelatnas. Dukungan tersebut membuat spesifikasi pembinaan kini menjadi jauh lebih jelas sesuai kebutuhan masing-masing cabang.

Pemerintah juga telah menyiapkan hadiah uang tunai dengan nominal besar bagi para peraih medali. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bonus medali emas Asian Games 2026 mencapai Rp 3 miliar.

“Dan saya nggak lupa, saya diberi laporan Pak Erick (Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. ‘Pak untuk SEA Games, medali emas dapat Rp 1 miliar’. Tapi ini Asian Games, medali emas tiga miliar,” katanya.

Apresiasi dari pemerintah tidak hanya diberikan dalam bentuk uang tunai kepada para juara. Pemerintah juga menyiapkan percepatan karier bagi seluruh atlet peraih medali di ajang tersebut.

Percepatan kenaikan pangkat juga berlaku bagi para pelatih yang mendampingi atlet berprestasi. Presiden bahkan secara langsung meminta Kapolri untuk menaikkan pangkat anggota kepolisian yang berprestasi.

“Kariernya semua kita percepat. Ada yang sekian tahun belum naik pangkat, termasuk pelatih-pelatih, ada polisi, AKBP dari Polisi Wanita, etc, etc, saya bisikin Kapolri (Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo) naikin pangkatlah, kita jangan pelit,” ujar Prabowo.

Ajang Asian Games 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang. Pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut akan dihelat pada tanggal 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Pemerintah berkomitmen untuk selalu mengingat dan menghargai setiap kebaikan serta prestasi yang ditorehkan warga negara. Budaya mengingat prestasi ini diharapkan mampu mendongkrak motivasi seluruh atlet yang bertanding.

“Kalau baik kita beri penghormatan. Kalau orang Indonesia ada pepatah. Tapi dulu di tentara kalau kita berbuat baik komandan suka lupa, kalau kita berbuat salah komandan nggak lupa-lupa. Kalau kesalahan diingat. Ini kita ubah, kebaikan kita ingat,” lanjutnya.

Kontingen Indonesia diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Dukungan seluruh rakyat Indonesia menyertai perjuangan para atlet di Jepang.