INBERITA.COM, Poco F7 akhirnya resmi hadir di pasar Indonesia pada tahun 2025, setelah banyak spekulasi mengenai kehadirannya di tengah semakin ketatnya persaingan di kelas ponsel midrange.
Poco, yang dikenal sebagai rajanya smartphone performa tinggi di kelas menengah, membawa sejumlah pembaruan signifikan pada F7 yang membuatnya siap menjadi pemimpin pasar di kategori ini.
Dengan harga mulai Rp 5,6 juta untuk promo awal, atau sekitar Rp 6 juta untuk harga normal, Poco F7 langsung menarik perhatian banyak penggemar gadget.
Poco F Series, sejak F1 hingga F5, telah lama menjadi pilihan utama konsumen karena menawarkan value for money yang luar biasa.
Kini, giliran Poco F7 untuk membuktikan dirinya sebagai penerus yang layak setelah Poco F6 yang masih menjadi pesaing tangguh hingga kini.
Namun, tantangan semakin besar mengingat banyak kompetitor seperti iQOO, Motorola, dan Samsung yang juga mempersiapkan produk unggulannya untuk segmen yang sama.
Apa saja yang ditawarkan Poco F7 yang membuatnya begitu menarik? Berikut ulasan lengkapnya:
Poco F7 hadir dengan desain yang lebih premium dibandingkan pendahulunya. Kini, ponsel ini menggunakan body kaca di bagian belakang dan frame metal yang lebih kokoh, menggantikan bahan plastik yang sering ditemukan di ponsel sekelasnya.
Kombinasi ini memberikan sensasi genggaman yang lebih solid dan terasa lebih mewah. Poco F7 hadir dalam tiga varian warna yang menarik, yakni hitam, kehijauan tipis, dan sage. Varian sage menjadi favorit banyak orang karena tampilannya yang segar dan menyenangkan.
Ponsel ini juga mengalami pembaruan pada ukuran layar, kini dibentangkan dengan ukuran 6,83 inci yang lebih lebar dibandingkan Poco F6.
Layar ini memiliki bezel yang lebih tipis dan sudut yang lebih membulat, mirip dengan desain Google Pixel.
Tidak hanya itu, Poco F7 juga sudah dilengkapi dengan standar IP68 yang membuatnya tahan air, sehingga aman digunakan meskipun terkena cipratan air atau hujan.
Salah satu fitur yang paling ditunggu dari Poco F7 adalah hadirnya layar 120Hz ProMotion pada model ini, yang sebelumnya hanya tersedia pada model-model premium.
Layar ini menawarkan pengalaman scrolling yang lebih mulus dibandingkan Poco F6 yang hanya menggunakan layar 60Hz. Keunggulan ini terasa terutama saat menggulir pengaturan atau membuka aplikasi.
Dengan resolusi 1,5K, Poco F7 menyuguhkan gambar yang kaya warna dan didukung oleh Dolby Vision serta kaca pelindung Gorilla Glass Victus.
Brightness-nya juga cukup terang, membuat layar ini nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung. Meski begitu, layar ini belum menggunakan teknologi LTPO, sehingga tidak dapat menurunkan refresh rate hingga 1Hz.
Dari sisi performa, Poco F7 membawa peningkatan besar dengan menggunakan Snapdragon 8s Gen 4, chipset terbaru yang menawarkan performa setara dengan ponsel flagship di tahun 2024.
Skor AnTuTu yang mencapai 1,8 hingga 2 juta poin menunjukkan betapa bertenaganya ponsel ini untuk kelas midrange.
Didukung dengan RAM 12GB LPDDR5X dan storage 512GB UFS 4.0, Poco F7 menawarkan kinerja yang sangat mumpuni, tanpa pilihan varian lain, sehingga pengguna langsung mendapatkan spesifikasi tertinggi.
Untuk urusan gaming, Poco F7 dapat menjalankan Mobile Legends di setting 120fps tanpa kendala, sementara PUBG Mobile mampu berjalan di setting Ultra Extreme, meskipun ada penurunan sedikit ke 90fps setelah 15 menit bermain.
Genshin Impact dapat dimainkan pada setting tertinggi, namun setelah 20 menit, frame rate mulai turun ke sekitar 50fps karena manajemen suhu yang tetap menjaga suhu perangkat.
Poco F7 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 6500mAh, yang menawarkan ketahanan luar biasa.
Pengguna bisa bermain Mobile Legends di 120fps selama 30 menit dengan hanya mengurangi 12% daya, atau bermain PUBG Mobile di setting yang sama dengan konsumsi daya sekitar 13-14%.
Bahkan menonton YouTube selama satu jam hanya mengurangi 6% baterai. Untuk pengisian daya, Poco F7 hadir dengan charger 90 Watt yang mampu mengisi penuh baterai dalam waktu 38 menit.
Dalam waktu hanya 15 menit, baterai sudah terisi 43%. Sayangnya, meskipun ada reverse charging dengan kecepatan 22,5 Watt, ponsel ini belum mendukung wireless charging dan bypass charging.
Fitur liquid cooling dengan 8 sensor suhu membantu menjaga suhu tetap stabil sekitar 42°C meskipun dalam penggunaan berat.
Poco F7 dilengkapi dengan dua kamera belakang utama, yaitu 48MP untuk lensa utama dan 8MP untuk lensa ultrawide. Sementara untuk kamera depan, ponsel ini menggunakan 20MP yang mampu menghasilkan foto dengan warna yang natural dan detail tajam.
Meskipun demikian, kualitas foto sedikit menurun dalam kondisi cahaya rendah, dengan gambar yang terlihat kurang terang. Untuk video, kamera depan mampu merekam dengan kualitas 1080p 60fps dan stabilisasi yang cukup baik, membuatnya cocok untuk vlog atau content creator.
Salah satu fitur unggulan dari Poco F7 adalah penggunaan sistem operasi HyperOS 2 yang bersih dari iklan. Tidak ada gangguan iklan pada aplikasi bawaan, seperti tema, musik, dan file manager, yang memberikan pengalaman lebih nyaman bagi penggunanya.
Poco juga menjanjikan pembaruan sistem operasi selama 4 tahun dan security patch selama 6 tahun, membuat ponsel ini siap digunakan dalam jangka panjang.
Secara keseluruhan, Poco F7 adalah ponsel midrange yang sulit dikalahkan dengan performa tinggi, desain premium, layar 120Hz, baterai tahan lama, dan harga yang terjangkau.
Hanya beberapa aspek seperti kualitas layar dan baterai yang tidak terlalu luar biasa, namun mengingat harga yang ditawarkan, Poco F7 tetap menjadi pilihan yang sangat menarik bagi pengguna yang mencari smartphone dengan spesifikasi tinggi di kelas menengah.