INBERITA.COM, Masjid Jogokariyan, yang terletak di Mantrijeron, Kota Yogyakarta, kembali melaksanakan tradisi membagikan takjil gratis kepada masyarakat pada bulan suci Ramadhan 1447 H.
Sejak 18 Februari 2026, masjid ini menyediakan total 3.800 porsi makanan siap santap setiap hari, yang akan dibagikan hingga 19 Maret 2026.
Jumlah takjil yang dibagikan pada Ramadhan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.
Humas Kampung Ramadhan Jogokariyan, Ahmeda Edo, menyatakan, “Tahun lalu masih 3.500 takjil dan tahun ini meningkat menjadi 3.800 takjil yang dibagikan setiap hari.”
Peningkatan ini, kata Edo, merupakan respons terhadap antusiasme masyarakat yang semakin tinggi untuk berbuka puasa di masjid yang cukup terkenal ini.
Tidak hanya jumlah yang meningkat, tetapi juga variasi menu takjil yang ditawarkan. Masyarakat dapat menikmati berbagai hidangan lezat seperti opor ayam, bistik, bakmoy, brongkos, empal gentong, hingga tongseng.
Keberagaman menu ini dapat dipantau oleh masyarakat melalui akun media sosial masjid, yang memungkinkan pengunjung mengetahui hidangan yang akan disajikan setiap harinya.
Untuk menyiapkan kebutuhan takjil ini, takmir Masjid Jogokariyan bekerja sama dengan 24 kelompok ibu-ibu PKK/Dasawisma, yang masing-masing melibatkan sekitar 20-30 orang. Uniknya, setiap kelompok saling berlomba untuk memberikan hidangan terbaik bagi masyarakat.
“Semua masyarakat terlibat dalam kegiatan ini,” kata Edo menambahkan. Keikutsertaan banyak pihak menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi dalam kegiatan sosial ini.
Selain menikmati takjil gratis, para pengunjung juga bisa berbelanja berbagai jenis makanan dan minuman yang tersedia di Pasar Ramadhan di sekitar masjid.
Ada sekitar 350 pedagang lokal yang turut berjualan, menawarkan berbagai jajanan dan hidangan khas Ramadhan. Kehadiran pasar ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berbuka, tetapi juga mendukung perekonomian lokal.
Program Kampung Ramadhan Jogokariyan mendapat dukungan dari PT Pertamina Patra Niaga, yang setiap harinya menyumbangkan lima tabung bright gas ukuran 12 kilogram.
Gas tersebut digunakan untuk memasak 3.800 porsi makanan yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Taufiq, perwakilan dari Pertamina, mengungkapkan, “Kita ketahui bersama Masjid Jogokariyan ini memiliki manajemen yang bagus dalam menyelenggarakan program untuk umat. Mengembalikan filosofi masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat yang memberikan manfaat seluas-luasnya untuk masyarakat. Selaras dengan Pertamina yang memiliki value Energizing Indonesia.”
Taufiq menambahkan bahwa dukungan dari Pertamina ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, yang sejalan dengan visi mereka untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Masjid Jogokariyan, dengan program Kampung Ramadhan-nya, semakin memperkuat citranya sebagai tempat yang tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi komunitas sekitar.
Program Kampung Ramadhan Jogokariyan menjadi salah satu contoh sukses bagaimana kolaborasi antara masjid, masyarakat, dan perusahaan dapat menciptakan manfaat yang luas.
Dengan membagikan 3.800 porsi takjil gratis setiap hari dan menyediakan Pasar Ramadhan yang meriah, masjid ini semakin menunjukkan perannya sebagai pusat kegiatan sosial yang memberikan banyak manfaat, tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Yogyakarta.