INBERITA.COM, Pada Kamis (8/1/2026) sore, jalur pendakian Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, dilanda longsor yang menutup sebagian jalan menuju kawasan Hutan Mati dan Pondok Salada.
Menyikapi hal ini, aparat Kepolisian mengimbau para pendaki untuk lebih berhati-hati saat melewati kawasan tersebut, mengingat potensi longsor susulan yang bisa terjadi.
Kapolsek Cisurupan, AKP Masrokan, mengingatkan para pendaki agar tetap waspada dan mengikuti petunjuk keselamatan.
“Kita imbau pendaki hati-hati saat melintas di lokasi longsoran,” ujar Masrokan saat dihubungi pada Minggu (11/1/2026).
Peringatan tersebut disampaikan agar para pendaki selalu memperhatikan kondisi jalur, terutama di daerah yang terdampak longsor.
Menurut Masrokan, longsor yang terjadi berasal dari tebing setinggi sekitar 100 meter yang terletak di jalur pendakian menuju Hutan Mati. Meski longsor tersebut tidak terjadi saat hujan, getaran apapun di kawasan tersebut berpotensi menyebabkan longsor susulan.
“Kemarin kan longsornya juga bukan saat hujan, kalau ada getaran bisa berpotensi longsor susulan,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga mencatat bahwa jalur yang tertutup material longsoran sudah dibersihkan oleh petugas dan saat ini sudah dapat dilalui oleh pendaki.
Namun, mereka tetap mengingatkan agar semua pendaki tetap berhati-hati ketika melintasi area tersebut.
Material longsoran diperkirakan menutup jalur pendakian sepanjang 100 meter, yang sempat menyebabkan terhambatnya perjalanan para pendaki. Meskipun demikian, aktivitas pendakian di Gunung Papandayan tetap dibuka karena dinilai masih aman untuk dilakukan.
Gunung Papandayan sendiri telah dikelola oleh PT Asri Indah Lestari (AIL) sejak 2016. Di bawah pengelolaan ini, berbagai fasilitas di kawasan pendakian, termasuk jalur pendakian, penginapan, dan fasilitas lainnya, telah diperbaiki untuk kenyamanan pengunjung.
Namun, meskipun jalur pendakian sudah dibersihkan, pengelola belum memberikan tanggapan terkait pertanyaan mengenai keamanan pendakian setelah longsor tersebut.
Manajer Operasional PT AIL, Aminta Kaban, yang dihubungi lewat aplikasi pesan pada Sabtu (10/1/2026), belum memberikan respons atau konfirmasi mengenai situasi terkini dan tingkat keamanan jalur pendakian.
Sementara itu, pendaki yang hendak menuju Gunung Papandayan diimbau untuk selalu memeriksa kondisi jalur secara berkala dan mengikuti imbauan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang. Polisi juga terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan keselamatan para pendaki.
Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi longsor susulan, pihak berwenang tetap menghimbau agar para pendaki berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan selama berada di kawasan Gunung Papandayan. (*)







