INBERITA.COM, Pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, semua penerbangan yang dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Dubai (DXB) dan Bandara Internasional Al Maktoum (DWC) mengalami penangguhan sementara.
Penutupan ini diumumkan melalui akun resmi Dubai Airports di X (@DXB), yang menyarankan para penumpang untuk tidak datang ke bandara dan memeriksa informasi penerbangan terbaru dari maskapai masing-masing.
Dubai Airports, sebagai pengelola kedua bandara tersebut, menegaskan bahwa mereka akan terus memantau situasi yang berkembang dan memberikan informasi terbaru kepada publik.
Penangguhan penerbangan ini terjadi sebagai respons terhadap keputusan Otoritas Penerbangan Sipil Umum yang memberlakukan penutupan sebagian wilayah udara Uni Emirat Arab (UEA).
Sejumlah maskapai penerbangan internasional juga telah mengumumkan pembatalan penerbangan menuju Timur Tengah, termasuk rute-rute ke Dubai, Doha, Jeddah, Madinah, Beirut, Oman, dan Abu Dhabi.
Beberapa maskapai yang terkena dampak termasuk Malaysia Airlines, Singapore Airlines, Air France, Lufthansa, dan Emirates. Pembatalan ini akan berlangsung hingga setidaknya Minggu, 1 Maret 2026.
Kejadian ini berawal dari serangan Israel yang terjadi di Teheran, Iran, pada pagi hari yang sama. Dalam upaya untuk mengantisipasi kemungkinan serangan balasan dari Iran, Israel menutup wilayah udaranya dan mengumumkan keadaan darurat.
Juru bicara militer Israel menyatakan bahwa serangan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menghilangkan ancaman yang mungkin ditimbulkan oleh Iran.
Menurut laporan dari The Guardian, serangan tersebut tampaknya terjadi di dekat lokasi kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam konteks ini, Amerika Serikat (AS) juga disebut-sebut terlibat dalam operasi militer tersebut, menambah ketegangan di kawasan.
Iran tidak tinggal diam dan telah melakukan serangan balasan terhadap Israel serta sejumlah entitas milik AS di Timur Tengah. Beberapa serangan tersebut dilaporkan terjadi di pangkalan udara, termasuk yang berada di Bahrain.
Situasi ini tentu saja membuat banyak penumpang dan pelancong khawatir. Bagi yang merencanakan perjalanan ke atau dari Dubai dalam waktu dekat, penting untuk tetap terinformasi dengan baik.
Pastikan untuk memeriksa status penerbangan Anda secara berkala melalui situs resmi maskapai atau aplikasi penerbangan.
Untuk para pelancong yang sudah berada di Dubai atau yang berencana melakukan perjalanan, disarankan untuk menunda perjalanan ke bandara hingga ada pengumuman lebih lanjut. Keamanan adalah prioritas utama, dan mengikuti perkembangan terkini sangatlah penting.
Dengan situasi yang terus berkembang, kami akan memastikan untuk memberikan pembaruan terbaru seiring dengan informasi yang tersedia. Mari kita semua berharap agar situasi ini dapat segera membaik dan para pelancong dapat melanjutkan perjalanan mereka dengan aman dan nyaman.
Apabila Anda memiliki rencana perjalanan yang terpengaruh oleh penangguhan ini, jangan ragu untuk menghubungi pihak maskapai penerbangan atau agen perjalanan Anda untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Kejadian seperti ini memang sering kali tak terduga, tetapi dengan informasi yang tepat dan komunikasi yang baik, kita dapat menghadapinya dengan lebih tenang. Tetaplah waspada dan utamakan keselamatan.







