John Herdman Memiliki Win Rate Lebih Tinggi dari Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Begini Perbandingannya

Rekor win rate john herdmanRekor win rate john herdman
John Herdman Lebih Unggul dari Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert dalam Win Rate Sebelum Menangani Timnas Indonesia

INBERITA.COM, Data perbandingan win rate antara John Herdman, Shin Tae-yong, dan Patrick Kluivert menunjukkan bahwa John Herdman memiliki persentase kemenangan lebih tinggi dibandingkan dua pelatih sebelumnya sebelum mereka bergabung dengan Timnas Indonesia.

Berdasarkan data yang dihitung dari Transfermarkt, win rate John Herdman mencapai 50 persen, sebuah angka yang cukup impresif.

John Herdman, pelatih asal Inggris yang kini sedang dalam pembicaraan untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia dan Timnas U-23, memiliki rekam jejak yang solid sepanjang karier kepelatihannya. Pria yang lahir pada 19 Juli 1975 ini telah memimpin Timnas Kanada, Timnas Kanada U-23, dan Toronto FC di Liga Kanada.

Sejauh ini, Herdman sudah memimpin 108 pertandingan dengan 54 kemenangan, 13 imbang, dan 41 kekalahan.

Dengan persentase kemenangan yang mencapai 50 persen, John Herdman berhasil meraih 1,62 poin per pertandingan, menunjukkan performa yang stabil dan solid.

Perbandingan dengan Shin Tae-yong

Jika dibandingkan dengan Shin Tae-yong, pelatih yang membawa Timnas Indonesia ke beberapa prestasi internasional, John Herdman memiliki win rate yang lebih tinggi.

Shin Tae-yong telah menangani lebih banyak tim dengan total 251 pertandingan, termasuk Seongnam Ilhwa Chunma (2008-2010), Timnas Korea Selatan (2014, 2016, 2017-2018), serta Timnas Korea Selatan U-23 (2015-2016).

Namun, dengan jumlah pertandingan yang jauh lebih banyak, win rate Shin Tae-yong hanya mencapai 42,23 persen.

Perbandingan dengan Patrick Kluivert

Patrick Kluivert, memiliki win rate yang sedikit lebih tinggi dibandingkan Shin Tae-yong, yaitu 46,25 persen. Meskipun jumlah pertandingan yang ia pimpin lebih sedikit, Kluivert berhasil membawa tim-tim yang ia latih meraih 37 kemenangan.

Sebagian besar kemenangan tersebut, sebanyak 25 kali, ia raih bersama FC Twente II di Beloften Eredivisie, sebuah kompetisi yang khusus untuk tim U-21 di Belanda.

Menurut berbagai sumber, John Herdman dilaporkan telah melakukan wawancara dengan perwakilan PSSI yang berada di Eropa, dan dalam waktu dekat ia kemungkinan besar akan diumumkan sebagai pelatih Timnas Indonesia dan Timnas U-23. Herdman dikabarkan akan menandatangani kontrak selama dua tahun, dengan opsi perpanjangan hingga 2029.

Media asal Kanada, Waking the Red, juga melaporkan bahwa John Herdman akan mendapatkan gaji sebesar 40 ribu dolar Amerika Serikat (setara Rp667 juta) per bulan, yang berarti dalam dua tahun, ia akan mendapatkan total gaji sekitar 960 ribu dolar Amerika Serikat (Rp16 miliar).

Dengan win rate yang lebih tinggi dari para pendahulunya, John Herdman menjadi salah satu calon yang menarik bagi PSSI. Pelatih berusia 50 tahun ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Timnas Indonesia, yang sedang bersiap untuk menghadapi kompetisi internasional di masa mendatang.

Namun, Herdman juga akan menghadapi tantangan besar dalam menyesuaikan gaya pelatihannya dengan karakteristik pemain Indonesia dan kultur sepak bola di Asia Tenggara.

Timnas Indonesia yang tengah berkembang akan membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cerdas dalam strategi, tetapi juga mampu memahami kondisi psikologis dan fisik para pemain muda.

Perbandingan win rate antara John Herdman, Shin Tae-yong, dan Patrick Kluivert menunjukkan bahwa John Herdman memiliki keunggulan dalam hal persentase kemenangan.

Rekam jejaknya yang solid, ditambah dengan pengalaman internasional yang luas, menjadikan Herdman calon kuat pelatih Timnas Indonesia. Dengan dukungan yang tepat, pelatih asal Inggris ini berpotensi membawa Indonesia menuju kesuksesan yang lebih besar di ajang internasional. (*)