Harga di Bawah Rp1 Juta! Ini Spesifikasi Lengkap Itel A100C yang Gokilnya Lolos Standar Militer

INBERITA.COM, Pasar ponsel murah di Indonesia kembali kedatangan penantang baru. Itel resmi meluncurkan Itel A100C sebagai smartphone entry-level yang dibanderol mulai Rp987.000, menjadikannya salah satu perangkat di bawah Rp1 jutaan yang masih menawarkan spesifikasi kompetitif di segmen harga ekstrem tersebut.

Kehadiran ponsel ini sekaligus mempertegas strategi Itel yang konsisten menyasar pengguna pemula, pelajar, serta konsumen yang membutuhkan perangkat murah untuk kebutuhan komunikasi dasar hingga hiburan ringan.

Itel A100C dipasarkan secara eksklusif melalui Shopee. Harga normal perangkat ini berada di angka Rp1.159.000, tetapi pembeli bisa mendapatkannya dengan banderol Rp987.000 selama sesi flash sale melalui Shopee Live.

Strategi penjualan semacam ini menjadi cara Itel untuk menjangkau segmen pembeli yang sensitif terhadap harga sekaligus memaksimalkan potensi pasar low-end yang masih sangat besar di Indonesia. Lantas, bagaimana detail spesifikasinya?

Dari sisi tampilan, Itel A100C mengusung layar IPS seluas 6,6 inci dengan resolusi HD+ (720 x 1.612 piksel). Menariknya, refresh rate layar sudah mencapai 90Hz, sebuah fitur yang jarang ditemukan pada ponsel di bawah Rp1 juta.

Tingkat kecerahan mencapai 400 nits, membuat layar tetap cukup nyaman digunakan di luar ruangan pada kondisi cahaya tertentu. Di bagian atas layar masih terdapat desain waterdrop yang menampung kamera selfie 5MP.

Pada sektor fotografi, meski tampilan modul kameranya terlihat seperti memiliki dua lensa, Itel A100C sejatinya hanya membawa satu kamera belakang beresolusi 8MP lengkap dengan LED flash.

Konfigurasi ini memang sederhana, namun cukup untuk kebutuhan dokumentasi dasar dan foto harian bagi pengguna pemula. Sementara itu, kamera depan 5MP dirancang untuk mendukung kebutuhan swafoto maupun video call yang menjadi bagian penting dari penggunaan ponsel level pemula.

Untuk dapur pacu, Itel A100C menggunakan chipset Unisoc T7100. SoC entry-level dengan fabrikasi 12 nm ini membawa CPU octa-core dengan kecepatan hingga 1,8 GHz dan GPU Mali-G52 MP2.

Konfigurasi tersebut jelas tidak ditujukan untuk gaming berat, namun cukup untuk aktivitas ringan seperti media sosial, browsing, aplikasi belajar online, hingga multitasking ringan.

Kehadiran chipset ini menunjukkan bahwa Itel mencoba menghadirkan keseimbangan antara harga murah dan performa yang bisa diandalkan untuk penggunaan dasar.

Itel hanya menyediakan satu konfigurasi memori, yakni RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB. Kapasitas ini memang tergolong pas-pasan, namun masih bisa diperluas berkat dukungan slot microSD.

Tambahan storage menjadi nilai lebih bagi pengguna yang gemar menyimpan foto, dokumen, atau aplikasi tambahan.

Walau demikian, kombinasi RAM 4GB di kelas harga ini tetap menjadi keunggulan karena membantu ponsel tampil lebih responsif dibanding pesaing yang biasanya hanya menawarkan RAM 2GB atau 3GB.

Daya tahan menjadi titik kuat lain dari Itel A100C berkat baterai berkapasitas 5.000mAh. Kapasitas tersebut sudah menjadi standar minimal di segmen entry-level, namun tetap memberikan masa pakai yang cukup panjang untuk penggunaan seharian penuh.

Meski Itel tidak menjelaskan detail kemampuan pengisian dayanya, estimasi berada di kisaran 10–15W, sesuai karakter ponsel murah pada umumnya.

Menariknya, Itel A100C tetap dibekali sensor sidik jari yang diletakkan di sisi perangkat (side-mounted fingerprint). Fitur ini cukup jarang ditemukan di HP di bawah Rp1 juta.

Selain itu, hadir pula fitur IR Control untuk kendali jarak jauh perangkat elektronik, serta dukungan audio DTS yang memberikan pengalaman suara lebih baik dalam kategori harganya.

Salah satu kejutan terbesar dari Itel A100C adalah telah lolos sertifikasi militer MIL-STD-810H. Sertifikasi ini berarti perangkat sudah melalui sejumlah uji ketahanan ekstrem, termasuk uji jatuh dari ketinggian 1,22 meter, operasi pada suhu tinggi dan rendah, serta kondisi kelembapan ekstrem.

Kehadiran sertifikasi ini cukup jarang ditemukan pada ponsel kelas bawah dan bisa menjadi daya tarik bagi pengguna yang butuh ponsel tahan banting untuk pekerjaan lapangan atau aktivitas luar ruangan.

Untuk pilihan warna, Itel menyediakan empat opsi menarik: Pure Black, Titanium Gold, Blaze Blue, dan Silk Green. Variasi warna ini dihadirkan untuk menyasar preferensi pengguna muda yang menginginkan ponsel murah namun tetap tampil menarik.

Dengan kombinasi harga agresif, fitur yang lebih lengkap dibanding kompetitornya, serta strategi penjualan yang menyasar platform e-commerce populer, Itel A100C diprediksi mampu menarik minat konsumen yang membutuhkan smartphone fungsional dengan budget minimal.

Persaingan di segmen HP Rp1 jutaan ke bawah pun dipastikan akan semakin ketat dengan hadirnya perangkat ini.