INBERITA.COM, Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan mengalami antrean panjang pada Kamis malam (18/12/2025) akibat cuaca buruk dan ombak tinggi yang melanda kawasan tersebut.
Berdasarkan video yang diterima, cuaca ekstrem menyebabkan kapal yang tiba dari Pelabuhan Merak kesulitan untuk bersandar di Bakauheni. Situasi ini menghambat proses sandar kapal dan memperlambat arus kendaraan yang hendak menyeberang.
General Manager (GM) ASDP Bakauheni, Partogi Tamba, menjelaskan bahwa kondisi cuaca buruk sudah berlangsung beberapa hari terakhir.
“Angin kencang dan ombak yang cukup tinggi menghambat proses sandar dan bertolaknya kapal,” ujarnya saat dihubungi pada Kamis malam.
Akibat hal tersebut, antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak terpantau memanjang hingga sekitar 500 meter dari pintu masuk pelabuhan.
Namun, Partogi Tamba menegaskan bahwa pihak ASDP sudah menyiapkan buffer zone di area pelabuhan jika antrean semakin panjang.
“Memang ada antrean hingga sekitar 500 meter, namun jika penumpukan terus berlanjut, kami sudah menyiapkan buffer zone untuk mengatasi hal ini,” jelas Tamba.
Kondisi cuaca yang tidak menentu di Pelabuhan Bakauheni, terutama pada sore hingga malam hari, mempengaruhi kelancaran operasional kapal.
Ombak tinggi dan angin kencang mengakibatkan sejumlah kapal kesulitan melakukan proses sandar dan bertolak, yang berdampak pada kelancaran penyeberangan.
Partogi Tamba juga mengimbau kepada para calon penumpang dan pengemudi kendaraan agar lebih mengutamakan penyeberangan pada pagi hari.
“Pertimbangan cuaca di pagi hari relatif lebih aman untuk penyeberangan. Cuaca lebih stabil di pagi hari dibandingkan dengan sore atau malam hari,” ujarnya.
Hal ini menjadi solusi yang lebih aman mengingat cuaca buruk biasanya mulai meningkat pada siang hingga sore hari.
Sementara itu, ASDP Bakauheni telah mengambil langkah-langkah preventif untuk mengurangi dampak dari cuaca buruk, termasuk penyediaan buffer zone dan pemantauan terus-menerus terhadap kondisi cuaca.
Mereka juga menyarankan para calon penumpang untuk selalu mengecek kondisi cuaca sebelum memutuskan untuk berangkat menuju pelabuhan.
Kondisi ini tentu saja berdampak pada rencana perjalanan sejumlah warga yang menggunakan jalur penyeberangan Bakauheni-Merak.
Pihak ASDP berharap agar cuaca segera membaik agar operasional kapal bisa kembali normal dan antrean kendaraan yang terjadi dapat teratasi dengan lebih cepat.
Ke depan, pihak ASDP Bakauheni berencana untuk terus memantau perkembangan cuaca dan memastikan bahwa setiap kapal dapat menyeberang dengan aman.
Mereka juga berharap agar masyarakat lebih mengutamakan keselamatan dan mengikuti imbauan untuk menghindari perjalanan pada saat cuaca buruk. Penyeberangan yang teratur dan aman menjadi prioritas utama bagi ASDP dalam menghadapi tantangan cuaca buruk ini.
Dengan adanya pengaturan yang lebih baik dan imbauan dari pihak ASDP, diharapkan antrean kendaraan yang sempat mengular panjang ini bisa lebih cepat teratasi.
Sementara itu, masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti prosedur yang ada agar penyeberangan tetap aman dan lancar meskipun cuaca tidak mendukung. (*)







