INBERITA.COM, Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mengalami lonjakan signifikan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.
Data yang dihimpun Kepolisian Daerah (Polda) Bali menunjukkan jumlah turis asing yang datang ke Pulau Dewata menembus angka jutaan orang, dengan wisatawan asal Australia masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan internasional ke Bali.
Lonjakan kunjungan wisman tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dalam agenda pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) malam pergantian Tahun Baru 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung melalui video conference bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.
Pemantauan dipusatkan di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Badung, Selasa (31/12/2025).
Dalam pemaparannya, Daniel mengungkapkan bahwa wisatawan asal Australia masih mendominasi jumlah kunjungan wisman ke Bali sepanjang periode tersebut.
Berdasarkan data yang dimiliki Polda Bali, jumlah turis Australia yang berlibur ke Bali mencapai lebih dari 1,5 juta orang.
“Berdasarkan data, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali masih didominasi wisatawan asal Australia dengan jumlah 1.524.102 orang,” kata Daniel.
Selain Australia, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali juga tercatat tinggi dari sejumlah negara lain.
Daniel menyebutkan bahwa wisatawan asal India menempati posisi kedua sebagai penyumbang wisman terbanyak ke Bali.
Sepanjang periode yang sama, total wisatawan India yang datang ke Pulau Dewata mencapai 562.403 orang.
Sementara itu, wisatawan asal China berada di peringkat berikutnya dengan jumlah kunjungan sebanyak 546.623 orang.
Angka tersebut menunjukkan bahwa pasar wisata China kembali menunjukkan tren positif, meskipun masih berada di bawah India dalam periode libur akhir tahun kali ini.
Tak hanya itu, Bali juga masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan asal Korea Selatan dan Inggris.
Data Polda Bali mencatat wisatawan dari Korea Selatan yang berkunjung ke Bali mencapai 354.481 orang.
Adapun wisatawan asal Inggris berada di posisi selanjutnya dengan jumlah 313.418 orang.
Daniel menegaskan bahwa tingginya angka kunjungan wisatawan mancanegara tersebut menjadi perhatian khusus bagi jajaran Polda Bali.
Menurutnya, peningkatan jumlah wisman memiliki implikasi langsung terhadap aspek keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan-kawasan wisata utama yang menjadi pusat perayaan malam pergantian tahun.
Ia menuturkan, Polda Bali bersama TNI dan seluruh stakeholder terkait telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan secara menyeluruh guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama puncak libur Nataru.
Fokus pengamanan dilakukan di kawasan wisata, pusat keramaian, jalur transportasi, serta lokasi-lokasi yang menjadi titik kumpul wisatawan.
“Dengan tingginya kunjungan wisatawan, kami memastikan pengamanan dilakukan secara maksimal agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegas Daniel.
Langkah pengamanan tersebut tidak hanya difokuskan pada malam Tahun Baru, tetapi juga mencakup rangkaian libur Natal dan Tahun Baru secara keseluruhan.
Aparat gabungan dari Polri, TNI, serta unsur pemerintah daerah dikerahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, hingga risiko kecelakaan di wilayah Bali.
Kegiatan pemantauan kamtibmas ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda Bali.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto, Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, serta jajaran Forkopimda Bali dan stakeholder terkait lainnya.
Pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dilakukan secara nasional melalui video conference yang dipimpin langsung oleh Kapolri.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur TNI, pemerintah pusat, serta seluruh jajaran Kepolisian Daerah di Indonesia.
Melalui pemantauan tersebut, pemerintah dan aparat keamanan memastikan bahwa seluruh wilayah Indonesia, khususnya daerah tujuan wisata utama seperti Bali, berada dalam kondisi aman menjelang dan saat pergantian tahun.
Lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali selama Nataru 2025–2026 ini sekaligus menegaskan posisi Pulau Dewata sebagai destinasi wisata internasional unggulan.
Dominasi wisatawan asal Australia, disusul India, China, Korea Selatan, dan Inggris, mencerminkan kuatnya daya tarik Bali di mata wisatawan global.
Di sisi lain, peningkatan kunjungan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk terus menjaga stabilitas, keamanan, dan kenyamanan bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.