INBERITA.COM, SOFIFI – Warga Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, digemparkan oleh penemuan kain putih menyerupai pocong di pinggir jalan dekat SPBU Galala, Kecamatan Oba Utara, pada Jumat (24/10/2025) sore.
Kain berwarna putih itu berukuran kecil dan diikat pada bagian atas, tengah, serta bawahnya, seolah membungkus sesuatu yang penting.
Temuan tersebut langsung viral di media sosial setelah sejumlah warga yang melintas merekam dan membagikannya ke berbagai platform, mulai dari Facebook hingga grup WhatsApp.
Dalam video yang beredar, terlihat bungkusan kain putih itu tergeletak di pinggir jalan dengan bercak merah yang menyerupai darah.
Sejumlah warga tampak mengerumuninya dengan rasa penasaran dan waswas, menduga bungkusan itu berisi sesuatu yang berkaitan dengan hal mistis.
“Awalnya kami kira itu pocong atau semacam benda mistik, karena bentuknya benar-benar seperti kafan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Kain putih polos yang biasa digunakan sebagai kafan dalam tradisi pemakaman Islam itu tampak mencurigakan bagi warga.
Bentuknya yang mirip pocong membuat banyak orang takut mendekat. Namun, karena penasaran, warga akhirnya memutuskan untuk melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian agar diselidiki lebih lanjut.
Tak lama setelah laporan diterima, beberapa anggota Polisi dari Polda Maluku Utara tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Dalam video yang juga beredar di media sosial, terlihat salah seorang petugas berpakaian kaus putih, celana panjang hitam, dan memakai sarung tangan, mendekati bungkusan tersebut dengan hati-hati.
Di tangannya, ia memegang sebatang ranting kayu kecil yang digunakan untuk menandai area sekitar temuan itu, sebelum kemudian membuka ikatan di bagian atas, tengah, dan bawah.
Proses pembukaan bungkusan itu disaksikan oleh puluhan warga yang berdiri di pinggir jalan. Mereka tampak menahan napas, menunggu dengan cemas isi dari bungkusan misterius itu.
Namun begitu kain putih tersebut terbuka, rasa tegang seketika berubah menjadi tawa dan kekesalan.
Warga yang menyaksikan langsung berteriak kecewa setelah mengetahui bahwa benda yang selama ini disangka berisi sesuatu yang menyeramkan ternyata hanyalah seekor ikan.
“Warga setempat mengira bungkusan itu ada ilmu hitamnya, semacam santet,” jelas Kapolsek Oba Utara, Ipda Suherlin, saat dikonfirmasi Awak Media.
“Karena bungkusan mirip pocong, yang diikat atas dan bawahnya, lalu ada bercak merah macam darah. Tapi ternyata saat dibuka isinya hanya seekor ikan,” tambahnya singkat.
Menurut penuturan warga di sekitar lokasi, bungkusan itu awalnya ditemukan oleh seorang pengendara motor yang melintas.
Karena bentuknya menyeramkan dan berada di pinggir jalan yang sepi, warga enggan menyentuhnya tanpa kehadiran pihak berwajib.
Beberapa warga bahkan sempat menduga bahwa bungkusan tersebut merupakan bagian dari praktik pesugihan atau benda ritual yang sengaja dibuang di tempat umum.
Dugaan itu semakin kuat karena terdapat bercak merah yang tampak seperti darah di bagian luar kain, sehingga banyak yang mengaitkannya dengan hal mistis.
Namun hasil pemeriksaan di lokasi membuktikan bahwa tidak ada unsur mistik sama sekali. Setelah dibuka, isi bungkusan hanyalah seekor ikan berukuran sedang yang telah dibungkus dengan kain putih dan diikat rapi.
Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan, darah, maupun benda mencurigakan lainnya di sekitar lokasi penemuan.
Kapolsek menegaskan, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada isu-isu mistis yang berkembang di media sosial.
Ia mengingatkan agar setiap temuan mencurigakan segera dilaporkan kepada pihak berwenang agar tidak menimbulkan kepanikan.
“Hal seperti ini sering kali jadi viral karena dibumbui cerita yang tidak benar. Kami minta warga tetap tenang dan melapor ke polisi jika menemukan hal mencurigakan, jangan langsung menyimpulkan sendiri,” ujarnya.
Meski hasil pemeriksaan telah memastikan isi bungkusan hanya ikan, video dan foto temuan tersebut tetap menjadi bahan perbincangan di dunia maya.
Beberapa warganet menuliskan komentar lucu dan sindiran di kolom komentar, sementara yang lain menganggap kejadian itu sebagai pengingat agar masyarakat tidak mudah termakan isu.
Fenomena temuan benda mirip pocong di jalan bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Dalam beberapa kasus sebelumnya, bungkusan kain putih sering dikaitkan dengan praktik mistis atau sekadar ulah iseng yang bertujuan menakuti warga.
Namun peristiwa di Sofifi ini menjadi perhatian karena cepatnya penyebaran informasi di media sosial yang membuat kabar tersebut viral dalam waktu singkat.
Kini, kawasan SPBU Galala kembali normal setelah polisi memastikan tidak ada ancaman atau gangguan keamanan.
Warga diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah menyebarkan informasi tanpa memastikan kebenarannya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pelajaran penting tentang bagaimana rasa penasaran masyarakat dan kekuatan media sosial bisa memperbesar sebuah kejadian kecil menjadi viral di dunia maya.
Meski akhirnya hanya seekor ikan, temuan kain putih mirip pocong di Sofifi ini telah mengundang tawa sekaligus kelegaan bagi warga yang sempat dibuat takut olehnya. (mms)