Valentino Rossi Mengaspal di Mandalika, Kunjungan Pertama Setelah Pensiun

INBERITA.COM, Legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi, akhirnya memenuhi janji untuk mengaspal di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Setelah lima tahun dinanti, kehadiran “The Doctor” di sirkuit kebanggaan Indonesia ini menjadi momen bersejarah bagi penggemar balap motor tanah air.

Valentino Rossi, yang kini telah pensiun dari dunia balap MotoGP sejak 2021, tengah berada di Lombok bersama dengan sejumlah pembalap dari VR46 Riders Academy serta Fabio Di Giannantonio.

Kehadirannya di Sirkuit Mandalika menjadi bagian dari rangkaian kegiatan mereka, yang sudah dimulai beberapa hari sebelumnya di NTB.

Pada Rabu, 28 Januari 2026, Rossi membagikan momen-momen di Sirkuit Mandalika melalui akun Instagram pribadinya (@valeyellow46) dan akun tim balapnya (@vr46racingteam).

Dalam unggahan tersebut, Rossi mengabarkan bahwa cuaca buruk dengan hujan deras sempat mengganggu jadwal mereka untuk turun ke lintasan.

“Hujan di Mandalika,” tulis Rossi singkat dalam unggahan tersebut, menggambarkan bagaimana cuaca menjadi tantangan besar dalam sesi latihan mereka.

Meskipun cuaca tidak mendukung, Rossi akhirnya bisa mengaspal di Sirkuit Mandalika dan melahap satu putaran dengan menggunakan motor Yamaha GYTR bernomor 46. Kehadirannya di Mandalika ini menjadi kali pertama Rossi mengaspal di sirkuit yang baru bergabung dengan kalender balap MotoGP pada 2022.

Keinginan penggemar Rossi di Indonesia untuk melihat idola mereka kembali ke lintasan Mandalika memang sudah lama terpendam.

Namun, karena pensiun di akhir MotoGP 2021, Rossi tidak dapat berpartisipasi dalam balapan MotoGP di Mandalika, yang baru dimulai setahun setelahnya. Sebagai pengganti, Rossi beberapa kali terlihat hadir mendampingi tim VR46, meski bukan untuk balapan.

Kehadiran Rossi pada 2024 dan 2025 pun sempat direncanakan, namun karena berbagai kegiatan lainnya, sang legenda belum juga sempat turun ke sirkuit Mandalika. Tahun lalu, meski sempat hadir di Jakarta dan mengikuti pawai jelang MotoGP Mandalika 2025, Rossi harus kembali ke Italia karena urusan pribadi.

Kini, setelah penantian yang begitu panjang, kerinduan para penggemar untuk melihat motor kuning dengan nomor 46 melaju di Sirkuit Mandalika akhirnya terwujud.

Ini menjadi simbol besar bagi para fans setia Rossi, mengingat sang juara dunia 7 kali MotoGP itu telah lama pensiun dari dunia balap profesional.

Sirkuit Mandalika sendiri, yang terkenal dengan panorama alamnya yang memukau, telah menjadi destinasi balap yang tak hanya menarik perhatian pembalap internasional, tetapi juga menyedot perhatian dunia.

Dengan pemandangan yang spektakuler dan sirkuit yang menantang, Mandalika telah menjadi salah satu sirkuit favorit dalam ajang MotoGP.

Bagi Rossi, yang sudah lebih dari dua dekade mengukir prestasi di dunia MotoGP, Sirkuit Mandalika menawarkan kenangan baru yang tak terlupakan. Meskipun tidak lagi berlaga di ajang balap resmi, momen mengaspalnya di Mandalika ini tetap memiliki nilai emosional bagi penggemarnya.

“Ini adalah pengalaman yang luar biasa,” ujar Rossi dalam sebuah wawancara singkat.

Keputusan Rossi untuk hadir di Mandalika tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi penggemar balap motor di Indonesia, terutama yang telah lama menunggu kesempatan untuk melihat langsung sang legenda berlaga di tanah air.

Dengan kehadirannya, Rossi tidak hanya memberikan semangat kepada tim VR46 dan pembalap muda lainnya, tetapi juga menunjukkan kecintaannya terhadap Indonesia dan para penggemarnya yang sudah mendukungnya sepanjang karir.

Kehadiran Valentino Rossi di Sirkuit Mandalika menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan. Walaupun sudah pensiun dari dunia balap MotoGP, Rossi tetap menjadi simbol kejayaan bagi banyak penggemar, dan kali pertama ia mengaspal di Mandalika menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan.

Penggemar MotoGP di Indonesia beruntung bisa melihat idola mereka kembali ke lintasan, meski hanya sebentar. Dengan segala kenangan dan keindahan yang tercipta, Sirkuit Mandalika akan selalu dikenang sebagai saksi dari pertemuan legendaris Rossi dengan tanah air yang penuh antusiasme.