Tegas! Keputusan John Herdman Tidak Panggil Pemain Diaspora yang Tak Optimal, Termasuk Rafael Struick dan Jens Raven

Pemain timnas indonesia berlatih jelang fifa seriesPemain timnas indonesia berlatih jelang fifa series
John Herdman Pilih 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Bung Binder Soroti Pemain Diaspora

INBERITA.COM, Pengamat sepak bola nasional, Binder Singh yang akrab disapa Bung Binder, memberikan analisis terkait pemilihan pemain Timnas Indonesia yang dipanggil oleh pelatih John Herdman untuk ajang FIFA Series 2026.

Setelah melalui proses seleksi ketat dari 41 nama yang dipertimbangkan, Herdman akhirnya memilih 24 pemain yang dinilai siap memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang internasional yang akan diadakan pada akhir Maret 2026.

Para pemain yang dipilih ini dijadwalkan untuk segera berkumpul dalam pemusatan latihan guna mempersiapkan diri menghadapi pertandingan pertama melawan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret.

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan, mereka akan melanjutkan pertandingan melawan pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon tiga hari setelahnya.

Salah satu hal yang menarik perhatian publik dalam komposisi pemain kali ini adalah dominasi pemain bertahan di lini belakang.

Dari 24 pemain yang dipanggil, sembilan di antaranya menempati posisi pertahanan, mulai dari bek tengah, bek kanan, hingga bek kiri.

Nama-nama seperti Jay Idzes, Dean James, Dony Tri Pamungkas, Elkan Baggott, Justin Hubner, Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On, Rizky Ridho, dan Sandy Walsh diperkirakan akan menjadi andalan dalam strategi yang diterapkan oleh John Herdman.

Bung Binder mengapresiasi keputusan John Herdman yang berani memilih pemain berdasarkan performa nyata di lapangan.

Menurutnya, keputusan Herdman untuk tidak memanggil pemain diaspora yang dinilai belum menunjukkan performa optimal adalah langkah yang tepat.

“Satu hal yang gue suka dari John Herdman ini, yang gue kritik sebelumnya, bahwa bisa nggak nih John Herdman tidak memanggil pemain diaspora nggak perform, dan itu dia lakukan,” ujar Bung Binder dalam komentarnya di kanal YouTube JMTV.

Pemain-pemain seperti Rafael Struick dan Jens Raven menjadi sorotan, karena meskipun mereka memiliki latar belakang sebagai pemain diaspora, performa mereka dinilai belum cukup untuk mendapatkan tempat di Timnas Indonesia.

“Rafael Struick, oke lu nggak perform, nggak (masuk), Jens Raven akhirnya nggak masuk,” tambahnya.

Bung Binder juga menyoroti bahwa meski tidak dipanggil pada kesempatan ini, Mauro Zijlstra yang kini bermain di Persija Jakarta masih memiliki peluang besar.

“Mauro masih dipertimbangkan karena dia baru bergabung dengan Persija Jakarta, dan timnya sedang berada dalam momentum bersaing di papan atas,” ujarnya, menunjukkan bahwa performa Mauro di level klub akan sangat menentukan kesempatan selanjutnya di Timnas Indonesia.

Bung Binder yakin bahwa jika Mauro Zijlstra dapat menunjukkan peningkatan performa yang signifikan di Persija Jakarta pada musim mendatang, dia memiliki peluang besar untuk menjadi pilihan utama di klub tersebut.

“Kalau dia bisa menunjukkan performa yang konsisten di Persija, kemungkinan besar dia bisa menjadi pilihan utama, dan siapa tahu bisa jadi bagian dari Timnas Indonesia di masa depan,” kata Bung Binder.

Dengan adanya kombinasi antara pemain muda yang potensial dan pengalaman yang dimiliki pemain senior, Bung Binder percaya bahwa Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk menunjukkan performa terbaik mereka di ajang FIFA Series 2026.

Penunjukan John Herdman sebagai pelatih diharapkan dapat membawa Timnas Indonesia semakin kompetitif di level internasional.

Dengan komposisi pemain yang solid dan proses seleksi yang ketat, Timnas Indonesia diharapkan dapat tampil maksimal di FIFA Series 2026.

Keberhasilan John Herdman dalam memilih pemain-pemain yang tepat, khususnya dalam memperkuat lini belakang, memberikan harapan besar bagi penggemar sepak bola Indonesia untuk meraih hasil positif.

Dalam pertandingan perdana melawan Saint Kitts and Nevis, serta kemungkinan melawan Bulgaria atau Kepulauan Solomon, skuad Garuda akan diuji untuk mengukur sejauh mana mereka dapat bersaing di level internasional.

Dengan persiapan matang dan komposisi pemain yang terbilang kuat, Timnas Indonesia siap menunjukkan kualitas terbaik mereka di turnamen tersebut.

Timnas Indonesia yang dipimpin oleh John Herdman memiliki komposisi pemain yang cukup menjanjikan di FIFA Series 2026.

Pemilihan pemain yang didasarkan pada performa nyata di lapangan, serta pemusatan latihan yang intensif, akan menjadi modal penting bagi skuad Garuda untuk tampil kompetitif.

Dengan dominasi pemain bertahan dan potensi pemain muda seperti Mauro Zijlstra, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk meraih hasil positif di ajang internasional ini.