INBERITA.COM, Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto, kembali terlihat menghadiri kegiatan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Kehadiran eks Ketua Umum Partai Golkar itu dalam rangka puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Fraksi Partai Golkar DPR RI.
Berdasarkan pantauan Awak media di lokasi acara, Setya Novanto yang akrab disapa Setnov tampak mengenakan kemeja batik berwarna kuning, warna identik dengan Partai Golkar.
Ia hadir dan bergabung bersama sejumlah elite serta kader senior partai dalam rangkaian acara seremonial tersebut.
Dalam prosesi utama, Setnov mengikuti pemotongan tumpeng bersama Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua Fraksi Golkar DPR RI Sarmuji.
Ketiganya berdiri berdampingan saat prosesi berlangsung, menandai momen simbolis perayaan hari jadi fraksi berlambang pohon beringin tersebut.
Tak hanya mengikuti prosesi, Setnov dan Bahlil juga beberapa kali terlihat berbincang di tengah jalannya acara.
Interaksi keduanya menjadi sorotan mengingat posisi Setnov sebagai mantan pimpinan partai sekaligus mantan Ketua DPR RI periode 2014–2019.
Usai pemotongan tumpeng, Bahlil, Sarmuji, dan Setnov melanjutkan agenda dengan sesi foto bersama.
Momen tersebut turut diikuti Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati serta sejumlah mantan petinggi Partai Golkar dan Fraksi Golkar DPR RI lainnya. Suasana tampak hangat dan penuh keakraban di antara para senior dan pengurus aktif partai.
Dalam sambutannya setelah sesi foto bersama, Bahlil menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia Fraksi Golkar yang kini memasuki tahun ke-58.
Ia juga menyapa jajaran pengurus, anggota fraksi, serta para senior yang hadir.
“Ketua fraksi dan seluruh anggota fraksi, para senior-senior, mantan-mantan ketua fraksi yang mohon maaf tidak saya sebutkan satu per satu. Saya dalam kesempatan yang berbahagia ini mengucapkan selamat HUT Fraksi yang ke-58. Semoga Fraksi Golkar terus terdepan dan memberikan kontribusi terbaiknya dalam pembangunan bangsa dan negara,” ujar Bahlil.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadiri acara hingga selesai. Ia mengaku harus segera mendampingi Presiden dalam agenda lain yang telah terjadwal.
“Yang kedua, saya mohon maaf tidak bisa lama karena saya harus mendampingi Bapak Presiden. Ada Outlook Ekonomi di Danantara. Beliau tiba jam 2 kurang 10. Beliau narasumber, keynote speaker pertama, habis itu Pak Ketum Golkar senior, Pak Airlangga, habis itu saya. Jadi saya nanti dipecat di sana,” kata dia.
“Jadi saya mohon maaf sekali lagi, tidak bisa lama karena sudah waktu saya harus pergi dan saya ucapkan selamat sekali lagi HUT Fraksi Golkar. Sukses selalu dan salam kompak,” lanjut Bahlil.
Kehadiran Setya Novanto di Kompleks Parlemen menjadi perhatian publik, mengingat status hukumnya di masa lalu.
Sebagaimana diketahui, Setnov telah bebas dari Lapas Sukamiskin, Bandung, setelah memperoleh program pembebasan bersyarat pada 16 Agustus 2025. Ia sebelumnya menjalani masa pidana di Lapas Sukamiskin.
Pembebasan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tertanggal 15 Agustus 2025 Nomor PAS-1423 PK.05.03 Tahun 2025.
Dengan keputusan itu, Setnov resmi menghirup udara bebas lebih cepat dari vonis awal yang dijatuhkan kepadanya.
Mantan Ketua DPR RI itu mendapatkan pengurangan masa hukuman setelah Mahkamah Agung mengabulkan permohonan peninjauan kembali terkait vonis kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
Hukumannya dipangkas dari 15 tahun penjara menjadi 12 tahun dan enam bulan penjara.
Kembalinya Setya Novanto ke lingkungan parlemen dalam momentum perayaan HUT ke-58 Fraksi Golkar DPR RI pun menjadi babak baru perjalanan politiknya pasca-bebas bersyarat.
Momen ini sekaligus memperlihatkan dinamika internal Partai Golkar yang tetap melibatkan para senior dalam berbagai agenda penting partai, termasuk peringatan hari jadi fraksi di DPR RI.







