Persija vs Persib Berakhir Dramatis, Ivan Mamut Jadi Pahlawan di Menit 90+5

INBERITA.COM, Kemenangan Persija Jakarta atas Persib Bandung tidak berhenti ketika pertandingan berakhir. Sabtu (12/9/2026) malam, denyut perayaan justru berpindah dari lapangan ke kawasan sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Lautan pendukung Persija yang masih bertahan di sekitar stadion langsung meluapkan kegembiraan setelah tim kesayangan mereka memastikan kemenangan 2-1.

Syal dan atribut klub diangkat tinggi-tinggi, sementara nyanyian suporter menggema di antara kerumunan yang memadati area luar pintu gerbang stadion.

Hasil tersebut terasa istimewa karena Persija tidak mendapat kemenangan dengan mudah. Pertandingan pekan kedua BRI Super League 2026/27 berlangsung ketat dan baru benar-benar menemukan pemenang pada masa tambahan waktu.

Persija lebih dulu berada di depan menjelang turun minum. Alexander Jeremejeff mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-41 melalui sepakan yang membawa tuan rumah unggul 1-0.

Keunggulan itu membuat Persija berada dalam posisi yang menguntungkan, tetapi pertandingan belum selesai. Persib terus mencari celah untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81 ketika Balsa Sekulic mencetak gol penyama kedudukan.

Skor 1-1 membuat laga memasuki fase yang semakin menegangkan. Bagi kedua tim, satu kesalahan saja bisa menentukan hasil akhir pertandingan. Persija yang sebelumnya memegang keunggulan harus kembali bekerja keras agar tidak kehilangan momentum di hadapan pendukungnya sendiri.

Ketegangan kemudian pecah pada menit 90+5.

Ivan Mamut menjadi penentu kemenangan Persija setelah mencetak gol pada masa perpanjangan waktu. Gol tersebut sekaligus mengubah skor menjadi 2-1 dan memastikan tiga poin untuk Macan Kemayoran.

Bagi suporter yang menyaksikan pertandingan hingga penghujung laga, gol itu menjadi klimaks yang sulit dilupakan.

Ketika waktu normal hampir habis, peluang untuk melihat pertandingan berakhir imbang semakin terbuka. Namun, Persija justru menemukan momen penentu pada detik-detik terakhir.

Peluit panjang kemudian disambut ledakan kegembiraan. Sejumlah pendukung yang berada di luar area stadion ikut merayakan kemenangan tersebut. Mereka berkumpul di depan gerbang besi SUGBK sembari membawa syal dan berbagai atribut Persija.

Suasana berubah menjadi pesta suporter. Tangan terangkat ke udara, tepuk tangan bersahutan, dan lagu-lagu dukungan untuk Persija dinyanyikan bersama-sama.

Salah satu yel-yel yang terdengar dari kerumunan berbunyi, “Ooo Persija, Persija juaranya. Siapa yang suruh datang ke Jakarta!”

Nyanyian tersebut berulang kali menggema. Bagi Jakmania, kemenangan atas Persib memiliki bobot emosional tersendiri karena rivalitas kedua klub memang selalu membuat pertemuan mereka menjadi salah satu pertandingan yang mendapat perhatian besar.

Namun, euforia tidak membuat pengamanan di sekitar stadion diabaikan. Sejumlah aparat kepolisian dan petugas keamanan tetap berjaga di balik pintu gerbang. Mereka mengawasi pergerakan massa sekaligus memastikan perayaan berlangsung tanpa mengganggu ketertiban kawasan.

Situasi yang terkendali menjadi bagian penting dari jalannya perayaan. Kerumunan memang menunjukkan antusiasme tinggi, tetapi tidak berkembang menjadi kericuhan. Setelah puas bernyanyi dan merayakan kemenangan, para suporter secara bertahap meninggalkan kawasan Senayan.

Dari sisi pertandingan, kemenangan ini juga memberi Persija modal penting pada awal musim. Tiga poin dari laga besar seperti Persib bukan sekadar tambahan angka di klasemen.

Hasil dramatis semacam ini dapat memberikan dorongan psikologis kepada pemain, terutama karena kemenangan diraih setelah lawan sempat menyamakan kedudukan.

Persija juga menunjukkan kemampuan untuk bertahan dalam tekanan hingga menit-menit akhir. Setelah Balsa Sekulic membuat skor kembali imbang pada menit ke-81, tuan rumah masih memiliki cukup waktu untuk mencari gol kedua. Mamut akhirnya memberikan jawaban ketika laga memasuki menit ke-90+5.

Sebaliknya, bagi Persib, kekalahan tersebut menjadi pukulan karena mereka sempat bangkit setelah tertinggal lebih dulu. Gol Sekulic sempat membuka peluang bagi Maung Bandung untuk membawa pulang hasil imbang. Akan tetapi, harapan itu sirna setelah Persija mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu.

Dramatisnya hasil pertandingan juga menunjukkan betapa tipis jarak antara kemenangan dan kehilangan poin dalam pertandingan level tinggi. Persib berhasil membalas gol Jeremejeff setelah tertinggal selama puluhan menit, tetapi satu momen di penghujung laga mengubah seluruh hasil.

Untuk Persija, cara kemenangan tersebut diraih berpotensi menjadi bahan bakar penting dalam menjalani pertandingan-pertandingan berikutnya. Tim yang mampu mencetak gol penentu ketika tekanan berada pada titik tertinggi biasanya mendapatkan keuntungan kepercayaan diri. Namun, kemenangan awal musim tetap perlu diikuti konsistensi agar tidak berhenti sebagai euforia sesaat.

Di tribun dan kawasan luar stadion, makna pertandingan tentu lebih luas daripada sekadar angka 2-1. Bagi pendukung, kemenangan atas rival memberikan ruang untuk merayakan identitas klub sekaligus memperkuat ikatan komunitas yang terbentuk di antara mereka.

Itulah sebabnya suara suporter masih terdengar setelah pertandingan selesai. Pertandingan mungkin berakhir ketika wasit meniup peluit panjang, tetapi bagi pendukung yang datang untuk memberikan dukungan, pengalaman tersebut belum langsung selesai. Perayaan menjadi bagian dari cerita pertandingan itu sendiri.

Malam di Senayan akhirnya ditutup dengan suasana yang perlahan kembali normal. Massa yang sebelumnya memenuhi area sekitar gerbang SUGBK berangsur-angsur membubarkan diri. Aparat tetap bersiaga hingga kerumunan menyusut.

Persija pun membawa pulang kemenangan 2-1 yang lahir melalui drama hingga menit terakhir. Jeremejeff membuka jalan, Sekulic sempat menghidupkan harapan Persib, sebelum Mamut memastikan pesta berpihak kepada Macan Kemayoran.

Bagi Jakmania, gol pada menit 90+5 itu menjadi alasan mengapa kemenangan kali ini terasa jauh lebih istimewa: bukan hanya menang atas Persib, tetapi menang setelah pertandingan nyaris berakhir dengan skor imbang.