INBERITA.COM, Bima, NTB – Seorang pemuda bernama Kifen (18) dilaporkan hilang lebih dari seminggu di Gunung Sangiang Api, Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.
Hingga Minggu, 21 Desember 2025, proses pencarian yang melibatkan keluarga dan warga setempat belum membuahkan hasil, dan korban belum ditemukan.
Kehilangan Kifen menjadi perhatian publik setelah pencarian mandiri yang dilakukan keluarga bersama warga lokal viral di media sosial.
Banyak netizen memberikan dukungan serta doa agar pemuda tersebut segera ditemukan.
“Banyak orang yang mendoakan adik Kifen. Semoga pada hari ini tim relawan dan keluarga yang mencari bisa menemukan keberadaan mu hari ini,” kata Nita pada Minggu (21/12/2025).
Warga Kecamatan Wera, Gunawan, juga menyampaikan harapannya agar Kifen dapat segera ditemukan.
Ia mendoakan agar tim pencarian, keluarga, dan relawan diberikan kemudahan serta keselamatan selama menjalankan tugas pencarian.
“Semoga segera ditemukan Kifen. Kami mendoakan agar para warga, keluarga, relawan diberikan kesehatan kala melaksanakan tugas ini,” ujar Gunawan.
Di sisi lain, sejumlah masyarakat menyatakan kekecewaannya terhadap lambannya respons pemerintah daerah Kabupaten Bima maupun Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam menangani kasus ini.
Hairullah (35) menilai sikap pemerintah terkesan berbeda jika dibandingkan dengan kasus warga asing yang hilang di Gunung Rinjani.
Ia menyoroti perbedaan perlakuan dan kelengkapan sarana pencarian antara kasus warga lokal dan warga negara asing.
“Kalau orang Jerman dan Belanda turun pemerintah dengan peralatan lengkap. Giliran warga Sangiang yang hilang tak ada super powernya dalam mencari,” kritik Hairullah.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Bima, Muhamad Darwis, menjelaskan bahwa hingga Rabu sore pukul 16.00 WITA, pencarian terhadap Kifen masih nihil.
Berdasarkan evaluasi mendalam dan hasil musyawarah antara tim SAR gabungan dan keluarga korban, akhirnya diputuskan untuk menghentikan operasi pencarian.
“Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kondisi korban dan meminta agar pencarian dihentikan. Atas permintaan tersebut, Operasi SAR dinyatakan ditutup,” jelas Darwis.
Meskipun pencarian resmi dihentikan, pihak SAR menegaskan bahwa operasi bisa dibuka kembali jika ada bukti atau tanda baru yang menunjukkan keberadaan Kifen.
Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan tim SAR untuk kembali turun ke lapangan jika situasi berubah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Nurul Huda, menambahkan bahwa saat ini tim SAR dan BPBD tidak turun ke lapangan karena pencarian telah dihentikan atas permintaan keluarga.
“Namun apabila ada perkembangan dan membutuhkan tenaga SAR, maka siap turun kembali,” ujar Nurul Huda.
Kehilangan Kifen di Gunung Sangiang Api menjadi peringatan bagi masyarakat terkait keselamatan di kawasan pegunungan yang berbatasan langsung dengan wilayah Wera.
Selain itu, respons publik yang luas melalui media sosial menyoroti pentingnya koordinasi cepat antara pemerintah daerah dan tim SAR dalam situasi darurat.
Meski operasi pencarian resmi telah dihentikan, doa dan dukungan masyarakat untuk keselamatan Kifen tetap mengalir.
Kasus ini juga menimbulkan perdebatan mengenai standar tanggap darurat pemerintah ketika warga lokal menghadapi risiko di lokasi wisata alam dan pegunungan, dibandingkan perlakuan terhadap warga asing.
Ke depan, pihak keluarga dan warga berharap adanya evaluasi dan peningkatan kesiapsiagaan tim SAR serta pemerintah daerah dalam menghadapi kasus hilangnya warga di kawasan pegunungan.
Kasus ini menjadi pelajaran penting untuk memperkuat sistem pencarian dan penyelamatan, agar tidak terjadi ketimpangan dalam penanganan korban hilang, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan di alam bebas.
Dengan dihentikannya pencarian, publik tetap menantikan kabar terbaru jika ada perkembangan baru mengenai keberadaan Kifen.
Sementara itu, doa dan harapan tetap mengalir dari keluarga, warga, dan relawan, semoga pemuda 18 tahun ini dapat segera ditemukan dengan selamat.