Ngeri! Puting Beliung Hantam Pasar Karangpandan Karanganyar, Gerobak Pedagang Berserakan

INBERITA.COM, Karanganyar – Amukan angin puting beliung menerjang kawasan Pasar Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu sore (21/1/2026).

Fenomena alam yang datang secara tiba-tiba ini mengakibatkan kerusakan cukup parah di area pasar dan sekitarnya.

Puluhan kios pedagang dilaporkan rusak, atap bangunan beterbangan, hingga sejumlah fasilitas umum dan lapak pedagang porak-poranda akibat terjangan angin kencang.

Peristiwa puting beliung di Pasar Karangpandan Karanganyar tersebut dengan cepat menghebohkan warga.

Sejumlah video dan foto kondisi pascakejadian beredar luas di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infowongkaranganyar.iwk.

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan, “Angin ribut di daerah pasar karangpandan. Semoga tidak ada korban jiwa,” seperti yang dilihat pada Rabu (21/1/2026).

Dari video yang beredar, terlihat jelas betapa dahsyatnya angin puting beliung yang menerjang kawasan tersebut.

Gerobak pedagang kaki lima tampak ambruk berserakan di jalan, sementara beberapa sepeda motor terjatuh akibat terpaan angin.

Puing-puing seng dari atap kios dan bangunan beterbangan di udara sebelum akhirnya jatuh menimpa lapak pedagang lainnya.

Kondisi Pasar Karangpandan tampak kacau, dengan sejumlah kios hancur dan barang dagangan berserakan.

Sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian mengaku tidak menyangka angin kencang itu datang begitu cepat.

Widiarti, salah satu warga sekitar Pasar Karangpandan, menuturkan bahwa angin ribut mulai terasa pada sore hari. Menurutnya, peristiwa tersebut berlangsung singkat, namun dampaknya sangat merusak.

“Anginnya cepat sekali, kurang lebih lima menit, dan langsung menerjang sejumlah bangunan serta beberapa kios pedagang di kawasan Terminal Karangpandan,” kata Widiarti.

Ia menambahkan, suasana saat itu sangat mencekam karena angin berputar kencang sambil membawa material bangunan.

Kesaksian serupa juga disampaikan oleh Ari, warga yang memiliki rumah makan tidak jauh dari Pasar Karangpandan. Ia mengaku masih merasakan ketakutan usai kejadian tersebut.

Angin puting beliung yang datang tiba-tiba membuatnya tidak sempat menyelamatkan barang-barang di tempat usahanya.

“Saya masih ketakutan. Resto saya remuk terkena hamburan seng. Pasar Karangpandan, rumah warga banyak yang rusak,” ucap Ari.

Ia mengatakan, seng-seng dari atap bangunan beterbangan dan menghantam gazebo serta bagian rumah makannya hingga mengalami kerusakan cukup berat.

Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, puting beliung di Karangpandan terjadi sekitar pukul 16.45 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menjelaskan bahwa angin puting beliung tersebut melanda beberapa wilayah desa dalam satu kecamatan.

“Tadi sore pukul 16.45 telah terjadi angin puting beliung di Kecamatan Karangpandan yang menimpa empat desa, yakni Desa Karangpandan, Desa Ngemplak, Desa Domplang, dan sebagian di Desa Gerdu,” jelas Hendro Prayitno.

Ia menyebutkan bahwa Pasar Karangpandan menjadi salah satu titik terparah akibat terjangan angin kencang tersebut.

Hendro juga menjelaskan bahwa setelah kejadian, relawan gabungan bersama unsur TNI dan Polri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Fokus utama evakuasi dilakukan di kawasan Pasar Karangpandan yang mengalami kerusakan cukup signifikan.

“Relawan gabungan bersama TNI Polri baru melakukan evakuasi beberapa titik, khususnya di Pasar Karangpandan. Ada PKL yang gerobaknya sempat berceceran dan jatuh di jalan. Sekitar 20 kios terdampak puting beliung, ada atap yang habis. Ada tembok lama yang ambrol,” lanjutnya.

Selain kerusakan bangunan dan kios pedagang, BPBD Karanganyar juga mencatat adanya korban luka dalam peristiwa puting beliung tersebut.

Hendro menyebutkan bahwa satu orang anak mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat angin kencang menerjang.

“Satu anak kena kaca, sudah dibawa ke Puskesmas. Alhamdulillah sudah kondusif,” tuturnya.

Hingga Rabu malam, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan sudah berangsur kondusif, meski warga masih membersihkan puing-puing sisa kerusakan.

Peristiwa puting beliung di Pasar Karangpandan Karanganyar ini menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama pada musim hujan yang kerap disertai angin kencang.

Aktivitas perdagangan di Pasar Karangpandan sempat terganggu akibat kejadian tersebut, dan sejumlah pedagang harus menutup kiosnya sementara waktu karena kerusakan yang dialami.

Pihak terkait masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah kerugian serta dampak yang ditimbulkan akibat amukan angin puting beliung tersebut.

Warga berharap adanya bantuan dan penanganan cepat agar aktivitas ekonomi di Pasar Karangpandan Karanganyar dapat kembali normal.