INBERITA.COM, Visa, perusahaan global di bidang pembayaran digital, secara resmi meluncurkan Visa Scan to Pay untuk pembayaran berbasis Quick Response (QR) di kawasan Asia Pasifik.
Peluncuran ini diumumkan dalam acara Singapore FinTech Festival 2025, yang diselenggarakan pada 12-14 November 2025 di Singapura.
Inovasi terbaru ini bertujuan untuk mempermudah transaksi di kawasan tersebut dengan dukungan berbagai aplikasi perbankan dan dompet digital.
Kepala Produk dan Solusi untuk Asia Pasifik Visa, T.R. Ramachandran, menjelaskan bahwa peluncuran Visa Scan to Pay dirancang untuk mempercepat adopsi pembayaran QR yang semakin populer di Asia Pasifik.
“Seiring dengan semakin mobile-nya aktivitas perdagangan di kawasan ini, Visa terus memimpin inovasi seperti Scan to Pay yang memungkinkan jutaan usaha menerima pembayaran secara aman dan lancar,” ujar Ramachandran dalam keterangan tertulis, Jumat (14/11/2025).
Ramachandran menambahkan bahwa Visa Scan to Pay memberi konsumen lebih banyak fleksibilitas dalam memilih cara pembayaran.
Konsumen kini bisa membayar kapan saja dan di mana saja, baik melalui tap atau scan di perangkat mereka. Hal ini tidak hanya memperluas penerimaan pembayaran digital, tetapi juga memberdayakan konsumen dengan metode pembayaran yang lebih praktis.
Visa bekerja sama dengan berbagai aplikasi perbankan dan penyedia dompet digital di Asia Pasifik, yang mendukung sistem pembayaran QR.
Di antaranya adalah Samsung Wallet (Asia Pasifik), LINE Pay (Taiwan), VNPT Money (Vietnam), serta Woori Card dan Hyundai Card (Korea).
Visa juga bermitra dengan penyedia pembayaran QR terkemuka lainnya di wilayah ini, seperti Lakala (Tiongkok Daratan), FOMO Pay (Singapura), VNPAY (Vietnam), NextPay (Vietnam), dan OpenRice (Hong Kong).
Di samping itu, pada acara Singapore FinTech Festival, Visa mengumumkan kerja sama baru dengan DANA Indonesia, perusahaan pembayaran digital asal Indonesia.
Melalui kemitraan ini, Visa memperluas ekosistem pembayaran digitalnya di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, yang merupakan salah satu pasar terbesar di kawasan ini.
Visa Scan to Pay juga merupakan langkah lanjutan dari pengembangan program Visa Pay, yang sebelumnya telah menghubungkan berbagai dompet digital dengan pedagang yang menerima pembayaran Visa di seluruh dunia.
Program ini memungkinkan konsumen untuk melakukan pembayaran dengan tap, scan, atau bertransaksi secara daring menggunakan dompet digital atau aplikasi pembayaran pilihan mereka.
Ramachandran menjelaskan bahwa Visa Pay bertujuan untuk memberi kenyamanan lebih bagi konsumen dalam bertransaksi secara fleksibel di mana pun mereka berada.
Dengan Visa Pay, tidak hanya konsumen yang diuntungkan, tetapi juga para pedagang yang dapat menjangkau lebih banyak pelanggan melalui sistem pembayaran digital yang mudah digunakan.
Visa Scan to Pay diharapkan semakin memperkuat posisi Visa sebagai pemimpin dalam industri pembayaran digital yang terus berkembang, dengan penekanan pada kebutuhan pasar yang semakin dinamis.
“Inisiatif ini memperkuat kemampuan mitra untuk memperluas jangkauan pedagang dan meningkatkan keterlibatan konsumen, serta memungkinkan konsumen untuk melakukan pembayaran dengan cara yang sudah mereka kenal,” tambah Ramachandran.
Dengan berbagai kemitraan dan inovasi teknologi yang terus berkembang, Visa semakin memperkuat perannya dalam mendorong digitalisasi pembayaran di kawasan Asia Pasifik dan di seluruh dunia.
Peluncuran Visa Scan to Pay di Singapore FinTech Festival 2025 menandai langkah besar Visa dalam memperluas penggunaan pembayaran berbasis QR di Asia Pasifik.
Kerja sama dengan berbagai aplikasi perbankan dan dompet digital, termasuk DANA Indonesia, memperlihatkan komitmen Visa dalam mendukung ekosistem pembayaran digital yang aman dan fleksibel bagi konsumen dan pedagang.
Dengan semakin berkembangnya digitalisasi transaksi, Visa tetap menjadi salah satu pemain utama dalam industri pembayaran global. (xpr)