INBERITA.COM, Di tengah sorotan yang tertuju pada peluncuran duo ponsel gaming Red Magic 11 Pro, Nubia secara senyap menyiapkan kejutan lain yang tak kalah menggetarkan: Nubia Z80 Ultra.
Berbeda dari lini Red Magic yang didesain khusus untuk gamer, Z80 Ultra hadir sebagai alternatif flagship dengan fokus utama pada fotografi, visual layar penuh, dan daya tahan luar biasa.
Perangkat ini diproyeksikan menjadi salah satu pesaing terkuat di pasar smartphone premium akhir 2025.
Menjelang peluncurannya yang diprediksi akan berlangsung pada akhir Oktober 2025, perangkat dengan nomor model NX741J ini telah muncul di sejumlah platform pengujian dan sertifikasi.
Salah satunya adalah database Geekbench dan sertifikasi 3C dari otoritas China, yang mengungkap serangkaian spesifikasi unggulan dari flagship terbaru Nubia.
Dari sisi performa, Nubia Z80 Ultra akan mengusung chipset terkuat saat ini dari Qualcomm, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Chipset ini adalah versi tertinggi dari generasi Snapdragon 8, yang dirancang khusus untuk memberikan performa ekstrem tanpa kompromi.
Di sektor memori, Z80 Ultra akan dibekali RAM sebesar 16 GB dan menjalankan sistem operasi Android 16 secara langsung dari pabrik.
Pengujian benchmark melalui Geekbench menunjukkan skor single-core mencapai 3.669 poin dan multi-core hingga 11.309 poin.
Angka ini menjadikannya salah satu perangkat Android terkencang saat ini, setara atau bahkan melampaui flagship dari brand besar lain seperti Samsung Galaxy S25 Ultra atau Xiaomi 15 Ultra.
Yang membuat Nubia Z80 Ultra semakin menonjol adalah pendekatannya terhadap desain layar. Jika sebagian besar flagship lain masih menggunakan punch-hole atau notch kecil untuk kamera depan, Z80 Ultra mengambil langkah berbeda.
Nubia membenamkan kamera depan di bawah layar, teknologi yang dikenal sebagai under-display camera. Inovasi ini memungkinkan pengalaman visual tanpa gangguan, menyuguhkan layar penuh yang benar-benar imersif dan bersih dari lubang kamera.
Nubia bahkan mengklaim bahwa Z80 Ultra adalah satu-satunya ponsel non-gaming dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang menawarkan pengalaman layar penuh sejati.
Dengan absennya notch maupun punch-hole, pengguna bisa menikmati konten multimedia dan game dengan tampilan yang tak terputus.
Di sektor kamera, Z80 Ultra juga tak main-main. Konfigurasinya mencakup sistem tiga kamera belakang yang dirancang untuk menghadirkan kualitas fotografi kelas profesional.
Kamera utamanya diperkirakan memiliki resolusi 50 megapiksel dengan lensa 35mm yang menjadi ciri khas Nubia.
Selain itu, terdapat lensa ultra-wide dengan sensor besar berukuran 1/1,55 inci yang siap menangkap gambar lanskap dengan detail tinggi, serta lensa periskop telefoto untuk kemampuan zoom jarak jauh.
Kombinasi kamera ini menempatkan Z80 Ultra sebagai pesaing langsung dari ponsel fotografi premium seperti Huawei P70 Pro atau Sony Xperia 1 VII.
Pengguna yang mengutamakan hasil jepretan berkualitas tinggi kemungkinan besar akan tertarik dengan potensi yang ditawarkan oleh perangkat ini.
Namun, inovasi Nubia tidak berhenti di situ. Salah satu kejutan terbesar dari Nubia Z80 Ultra terletak pada sektor baterai. Perangkat ini dilaporkan akan membawa baterai dengan kapasitas sangat besar, yaitu 7.100 mAh.
Ini adalah salah satu kapasitas terbesar yang pernah disematkan pada ponsel flagship non-rugged, jauh melampaui rata-rata baterai flagship saat ini yang berkisar antara 4.500 hingga 5.500 mAh.
Kapasitas besar ini tentu memberi keunggulan signifikan dari segi daya tahan, memungkinkan penggunaan intensif selama lebih dari satu hari penuh tanpa perlu khawatir kehabisan daya.
Lebih mengesankan lagi, Nubia juga menghadirkan dukungan pengisian cepat hingga 90W atau bahkan 94,5W, berdasarkan sertifikasi yang diterbitkan oleh otoritas 3C.
Dengan kecepatan tersebut, pengisian daya dari nol hingga penuh diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 40-45 menit, tergolong cepat untuk ukuran baterai sebesar ini.
Nubia tampaknya memosisikan Z80 Ultra sebagai “kuda hitam” di pasar smartphone premium akhir 2025.
Dengan kombinasi spesifikasi buas, desain futuristik tanpa gangguan layar, kamera canggih, dan baterai monster, perangkat ini menyasar pengguna yang menginginkan performa maksimal tanpa mengorbankan estetika dan fungsionalitas.
Harga resmi Nubia Z80 Ultra memang belum diumumkan, namun sejumlah analis memprediksi perangkat ini akan masuk ke segmen flagship premium dengan harga di kisaran US$899 hingga US$1.099, atau sekitar Rp14,8 juta hingga Rp18,1 juta (kurs Rp16.500 per dolar AS).
Jika prediksi tersebut benar, Z80 Ultra berpotensi menjadi pilihan menarik di antara dominasi merek besar yang lebih dulu menguasai pasar.
Dengan semua daya tariknya, Nubia Z80 Ultra layak ditunggu kehadirannya. Baik oleh pecinta fotografi mobile, penggemar desain layar penuh, maupun pengguna yang membutuhkan daya tahan baterai luar biasa dalam keseharian.
Smartphone ini bisa menjadi penantang serius di segmen flagship akhir tahun dan menjadi salah satu inovasi paling mencolok dari Nubia di 2025. (xpr)