INBERITA.COM, Kolombia memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Ghana dengan skor tipis 1-0 pada laga 32 besar yang berlangsung di Stadion Arrowhead, Kansas City, Missouri, Amerika Serikat, Sabtu WIB.
Kemenangan ini sekaligus melengkapi daftar tim yang lolos ke fase gugur dan menjaga asa Los Cafeteros untuk melangkah lebih jauh di turnamen.
Satu-satunya gol dalam pertandingan dicetak oleh Jhon Arias pada babak pertama. Gol tersebut menjadi yang pertama bagi gelandang berusia 28 tahun itu di Piala Dunia 2026 sekaligus gol ketujuhnya bersama Timnas Kolombia dalam pertandingan resmi.
Hasil ini membuat Kolombia berhak melaju ke babak 16 besar dan dijadwalkan menghadapi Swiss, yang sebelumnya menyingkirkan Aljazair. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, pada Rabu, 8 Juli 2026 WIB.
Kolombia tampil lebih dominan sejak awal pertandingan dengan menguasai penguasaan bola dan lebih sering membangun serangan ke area pertahanan Ghana.
Namun, tim asuhan Néstor Gabriel Lorenzo harus melakukan pergantian pemain lebih cepat setelah penyerang Jhon Córdoba mengalami cedera pada menit kedelapan.
Luis Suárez yang masuk menggantikan Córdoba langsung memberikan dampak positif. Enam menit berada di lapangan, ia menjadi aktor penting terciptanya gol kemenangan Kolombia.
Berawal dari pergerakan di sisi sayap, Suárez berupaya mengirimkan umpan silang yang sempat diblok bek Ghana, Gideon Mensah. Bola liar kembali dikuasainya sebelum ia mengirim umpan ke dalam kotak penalti.
Luis Díaz mencoba menyambut bola tersebut, tetapi gagal melakukan penyelesaian. Bola kemudian mengarah ke tiang jauh, di mana Jhon Arias menyambarnya dengan sepakan sentuhan pertama yang sukses menaklukkan penjaga gawang Ghana.
Keunggulan tersebut membuat Ghana meningkatkan intensitas serangan hingga akhir babak pertama. Meski demikian, lini pertahanan Kolombia tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman sehingga skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Ghana bermain lebih agresif demi mengejar ketertinggalan. Namun, upaya mereka lebih banyak terhenti sebelum menghasilkan peluang berbahaya. Pendekatan fisik yang diterapkan juga membuat beberapa pemain Ghana menerima kartu kuning.
Wasit Clement Turpin mengganjar Caleb Yirenkyi, Abdul Fatawu, dan Alidu Seidu dengan kartu kuning setelah melakukan sejumlah pelanggaran sepanjang paruh kedua pertandingan.
Di sisi lain, Kolombia tetap tampil berbahaya melalui serangan balik dan kombinasi cepat di lini depan. Kiper Ghana, Lawrence Ati Zigi, beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang dari Gustavo Puerta maupun Davinson Sánchez.
Kolombia sebenarnya sempat menggandakan keunggulan pada menit ke-57 melalui Luis Díaz. Namun, gol tersebut dianulir karena hakim garis lebih dahulu mengangkat bendera tanda offside saat Díaz menerima umpan dari Jhon Arias.
Meski gagal menambah gol, Kolombia tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan 1-0 memastikan Los Cafeteros melangkah ke babak 16 besar dengan modal performa yang solid, terutama di lini pertahanan yang berhasil mencatatkan clean sheet.
Lolos ke fase berikutnya juga membuka peluang Kolombia untuk menyamai bahkan melampaui pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia. Sejauh ini, prestasi tertinggi tim berjuluk Los Cafeteros tersebut adalah mencapai babak perempat final pada Piala Dunia 2014 di Brasil.
Tantangan berikutnya akan datang dari Swiss, yang menjadi lawan mereka dalam perebutan tiket menuju perempat final Piala Dunia 2026.