INBERITA.COM, Sebuah kecelakaan tragis melibatkan motor Harley Davidson dan sepeda motor Jupiter MX terjadi di Jalan Nasional Purworejo-Wates, tepatnya di perempatan dekat BRI Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, pada Minggu sore, 1 Maret 2026.
Insiden tersebut menyisakan luka dan kerusakan parah, baik pada kendaraan yang terlibat maupun pada korban kecelakaan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari saksi di lapangan, kecelakaan melibatkan Muhammad Suryo, pemilik rokok ‘HS’, yang mengendarai motor Harley Davidson jenis moge (motor gede) dengan istrinya, Anis Syarifah, 41.
Sementara itu, sepeda motor Jupiter MX yang terlibat adalah milik seorang warga sekitar yang belum diketahui identitasnya, berboncengan dengan anaknya.
Menurut keterangan saksi mata, Pratman, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Rombongan moge Harley Davidson yang terdiri dari belasan kendaraan melaju kencang dari arah timur (Bandara YIA) menuju barat (Purworejo).
“Tadi, Harley-nya mau nyalip kendaraan di depannya (ambil kanan). Korban (pengendara Jupiter MX) dari selatan hendak menyeberang, dan langsung ketabrak. Harleynya kencang, nggak ada rem sama sekali. Anak kecilnya (penumpang Jupiter MX) langsung terlempar ke selokan (saluran irigasi di samping jalan). Pengendara dan pembonceng harley-nya juga terlempar ke saluran irigasi,” kata Pratman kepada awak media.
Setelah menabrak Jupiter MX, motor Harley Davidson berpelat Z 5050 MRS tersebut tidak langsung berhenti dan terseret sejauh sekitar 20 meter. Akibatnya, motor Harley tersebut mengalami kerusakan parah, bahkan sadel motornya terlepas dan terhempas ke seberang jalan di sisi selatan.
Saksi mata lain, Laila, yang berada di sekitar lokasi, menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi saat rombongan moge yang dipimpin oleh sebuah kendaraan tertentu melaju cukup kencang.
“Sesampainya di Perempatan Mlangsen, sebuah Jupiter MX yang hendak menyeberang dari sisi selatan menuju utara tiba-tiba berada di tengah jalan. Motor Harley yang hendak melaju cepat terlihat bingung memilih untuk mengambil jalur kanan atau kiri,” ujar Laila saat diwawancarai.
Menurut Laila, kendaraan yang memimpin rombongan moge sempat memberikan sinyal klakson ke arah pengendara yang hendak menyeberang.
Meskipun demikian, kecelakaan tetap tak terhindarkan akibat kecepatan tinggi dan kebingungannya pengendara moge dalam menghadapi situasi di perempatan tersebut.
Kecelakaan ini menambah catatan tragis bagi kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua, terutama kendaraan Harley Davidson yang memiliki kecepatan tinggi.
Dalam insiden ini, anak kecil yang menjadi penumpang Jupiter MX terlempar jauh dan jatuh ke dalam selokan, sementara pengendara kedua motor juga terjatuh ke saluran irigasi. Untungnya, belum ada laporan terkait korban jiwa meskipun kerusakan yang ditimbulkan cukup parah.
Sementara itu, pihak kepolisian setempat telah memulai penyelidikan terkait kronologi kecelakaan ini dan mendalami faktor-faktor yang menyebabkan insiden tersebut, termasuk kecepatan kendaraan dan kondisi pengendara.
Muhammad Suryo, yang dikenal sebagai pemilik merek rokok “HS”, belum memberikan keterangan terkait insiden ini, sementara pihak keluarga dari pengendara Jupiter MX belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Insiden ini telah mengundang perhatian masyarakat, terutama terkait keselamatan berkendara di jalan raya yang sering dilalui oleh kendaraan berkecepatan tinggi.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Hendra, mengingatkan akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan di perempatan-perempatan jalan yang ramai dan sering menjadi titik rawan kecelakaan.
“Kita perlu lebih hati-hati, terutama dengan kendaraan yang bergerak cepat, apalagi di jalan-jalan yang ramai kendaraan,” ujarnya.
Kecelakaan ini juga mengingatkan akan pentingnya pengawasan lalu lintas dan penerapan keselamatan berkendara, baik bagi pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Polisi diharapkan dapat memperketat pengawasan di jalan-jalan utama dan memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat.