Huawei Cloud Tumbang Secara Global, Ribuan Pengguna Termasuk di Indonesia Ikut Terdampak

INBERITA.COM, Layanan komputasi awan Huawei Cloud mengalami gangguan secara global pada Minggu (26/7/2026), mengakibatkan berbagai layanan digital yang bergantung pada platform tersebut sulit diakses.

Gangguan ini tidak hanya dirasakan di sejumlah negara, tetapi juga berdampak pada pengguna di Indonesia.

Sejak dini hari, media sosial X dipenuhi laporan pengguna yang mengeluhkan server tidak dapat diakses, proses masuk (sign-in) yang gagal, hingga koneksi ke layanan cloud yang terputus.

Sejumlah pengguna dari berbagai negara menyampaikan keluhan mereka secara langsung kepada Huawei. Salah satunya berasal dari Spanyol yang mempertanyakan lamanya proses pemulihan layanan.

“Tanpa layanan, tanpa server, tanpa koneksi. Mengapa layanan Cloud Anda mengalami gangguan?” tulis salah seorang pengguna.

Pengguna lain bahkan menduga gangguan tersebut berskala global setelah mengalami kendala yang sama di berbagai wilayah.

Huawei akhirnya mengonfirmasi bahwa sistem mereka memang mengalami gangguan pada akun internasional Huawei Cloud.

Dalam pemberitahuan resmi yang dipublikasikan di laman status layanannya, perusahaan menyebut telah mendeteksi ketidaknormalan pada Minggu, 26 Juli 2026 pukul 02.49 GMT+08 atau sekitar 01.49 WIB.

“Pada tanggal 26 Juli 2026 pukul 02.49 GMT+08:00, Huawei Cloud mendeteksi adanya ketidaknormalan pada akun internasional Huawei Cloud. Hal ini dapat memperlambat akses Anda ke layanan di wilayah ini. Kami sedang berupaya memulihkan layanan,” tulis Huawei dalam pengumuman resminya.

Perusahaan juga meminta pelanggan memeriksa kembali layanan masing-masing setelah proses pemulihan berlangsung dan menghubungi layanan dukungan apabila masih mengalami kendala.

Sementara itu, data pemantauan dari StatusGator menunjukkan laporan gangguan mulai meningkat sekitar pukul 02.15 WIB dan mencapai puncaknya sekitar pukul 03.15 WIB.

Jenis gangguan yang paling banyak dilaporkan meliputi server tidak merespons, layanan mengalami down, kegagalan login, hingga masalah konektivitas secara keseluruhan.

Laporan terbanyak berasal dari Argentina, Thailand, dan Brasil. Namun pengguna di Indonesia juga melaporkan gangguan serupa, menunjukkan bahwa insiden tersebut berdampak luas terhadap pelanggan internasional Huawei Cloud.

Dalam 24 jam terakhir, StatusGator mencatat lebih dari 350 laporan terkait gangguan akses Huawei Cloud.

Gangguan tersebut turut memengaruhi operasional sejumlah layanan digital. Beberapa platform yang menggunakan infrastruktur Huawei Cloud dilaporkan mengalami hambatan dalam mengakses server maupun memproses data selama proses pemulihan berlangsung.

Hingga sekitar pukul 11.30 WIB, sebagian layanan mulai kembali dapat diakses secara bertahap. Meski demikian, sejumlah pengguna masih melaporkan kendala sehingga proses pemulihan diperkirakan belum sepenuhnya selesai.

Belum ada penjelasan lebih lanjut dari Huawei mengenai penyebab teknis gangguan maupun wilayah mana saja yang terdampak paling besar.

Perusahaan juga belum mengumumkan apakah insiden tersebut berkaitan dengan kegagalan sistem, pemeliharaan, atau faktor lainnya.

Huawei menyatakan tim teknis masih terus bekerja untuk memulihkan seluruh layanan agar kembali beroperasi secara normal bagi pengguna di berbagai negara.