Hasil Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Amerika Serikat Tampil Sangar, Paraguay Tak Berkutik Dibantai 4-1

INBERITA.COM, Amerika Serikat memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang meyakinkan. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri di Los Angeles Stadium, Inglewood, tim asuhan Mauricio Pochettino tampil dominan saat mengalahkan Paraguay dengan skor telak 4-1 pada laga perdana Grup D, Sabtu (13/6/2026).

Kemenangan tersebut langsung mengantarkan Amerika Serikat ke puncak klasemen sementara Grup D dengan koleksi tiga poin.

Lebih dari sekadar hasil positif, performa yang ditunjukkan The Yanks juga mengirim pesan kuat kepada para pesaing bahwa mereka siap menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam turnamen kali ini.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Amerika Serikat menunjukkan ambisi besar untuk menguasai pertandingan. Intensitas permainan yang tinggi membuat Paraguay kesulitan mengembangkan permainan dan lebih banyak bertahan di area sendiri.

Keunggulan tuan rumah bahkan datang sangat cepat. Saat pertandingan baru memasuki menit ketujuh, upaya Paraguay untuk menghalau serangan justru berujung petaka.

Gelandang Damian Bobadilla melakukan gol bunuh diri yang membuat Amerika Serikat unggul 1-0 dan semakin percaya diri mengendalikan jalannya laga.

Gol cepat tersebut mengubah dinamika pertandingan. Paraguay dipaksa keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan, tetapi justru membuka ruang yang dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Amerika Serikat.

Kombinasi permainan cepat yang diperagakan Christian Pulisic, Weston McKennie, Malik Tillman, dan Folarin Balogun terus merepotkan lini belakang Paraguay. Kreativitas lini tengah Amerika Serikat membuat pertahanan lawan harus bekerja ekstra sepanjang babak pertama.

Pada menit ke-27, Balogun sebenarnya sempat mencetak gol kedua. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena penyerang berusia 24 tahun itu terlebih dahulu terjebak offside.

Gol yang dinantikan akhirnya benar-benar datang empat menit kemudian. Berawal dari pergerakan apik Christian Pulisic di sisi serang, bola dikirimkan ke area berbahaya dan diselesaikan Balogun dengan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi kiper Paraguay, Gill.

Keunggulan 2-0 membuat Amerika Serikat semakin nyaman memainkan tempo pertandingan. Paraguay yang berusaha bangkit justru kembali kebobolan menjelang turun minum.

Pada menit ke-43, Malik Tillman mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan lawan.

Balogun berhasil lolos dari pengawalan dan melepaskan tembakan keras yang menghujam sudut gawang. Gol kedua sang striker sekaligus menutup babak pertama dengan skor 3-0 untuk keunggulan Amerika Serikat.

Penampilan Balogun menjadi sorotan utama dalam 45 menit pertama. Ketajamannya di depan gawang memberikan dimensi berbeda bagi serangan Amerika Serikat yang terlihat sangat efektif dalam memanfaatkan peluang.

Memasuki babak kedua, Paraguay mencoba tampil lebih berani. Pelatih Gustavo Alfaro melakukan sejumlah penyesuaian untuk meningkatkan agresivitas timnya. Upaya tersebut sempat membuahkan hasil ketika mereka mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-73.

Gol Paraguay lahir dari kerja sama apik yang diawali Julio Enciso. Bola kemudian diteruskan kepada Mauricio yang berhasil menembus kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Amerika Serikat.

Gol tersebut sempat membangkitkan harapan Paraguay untuk mengejar ketertinggalan. Namun, Amerika Serikat dengan cepat mengambil kembali kendali permainan dan tidak memberikan banyak ruang bagi lawan untuk mengembangkan momentum.

Tim tuan rumah tetap mempertahankan intensitas serangan hingga menit-menit akhir.

Sejumlah peluang kembali tercipta melalui Timothy Weah dan Ricardo Pepi, meski beberapa di antaranya masih mampu digagalkan kiper Paraguay yang tampil cukup sibuk sepanjang pertandingan.

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada masa tambahan waktu. Pemain pengganti Gio Reyna berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan peluang dari jarak dekat. Gol tersebut memastikan kemenangan meyakinkan Amerika Serikat dengan skor akhir 4-1.

Selain skor akhir, statistik pertandingan turut menggambarkan dominasi tuan rumah.

Amerika Serikat mencatatkan penguasaan bola mencapai 63 persen dan menghasilkan 17 tembakan, enam di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Paraguay hanya mampu melepaskan delapan percobaan dengan satu tembakan tepat sasaran yang berbuah gol.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Mauricio Pochettino dalam membangun kepercayaan diri skuadnya untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Kemenangan besar di laga pembuka tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga memperlihatkan bahwa kombinasi pemain muda dan berpengalaman yang dimiliki Amerika Serikat mampu tampil efektif di panggung terbesar sepak bola dunia.

Bagi Paraguay, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Mereka masih memiliki peluang untuk bangkit pada laga berikutnya, namun peningkatan performa terutama di sektor pertahanan menjadi kebutuhan mendesak jika ingin menjaga asa lolos dari fase grup.

Sementara itu, Amerika Serikat berhasil mengawali turnamen dengan langkah sempurna.

Dengan performa solid di semua lini serta ketajaman Folarin Balogun yang sedang berada dalam performa terbaiknya, The Yanks menunjukkan bahwa mereka tidak sekadar menjadi tuan rumah, melainkan juga kandidat serius untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026.