Gudang Perusahaan Iklan Diduga Jadi Sumber Api, 13 Mobil Pemadam Tangani Kebakaran Besar di Cipadu Tangerang Selatan

INBERITA.COM, Sebuah kebakaran besar terjadi di ruko tekstil di Jalan Pajak Raya, Cipadu, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Minggu (1/2/2026) sore.

Kebakaran yang melibatkan beberapa unit ruko dan rumah warga itu menyebabkan asap hitam membubung tinggi ke udara, sementara petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk mengendalikan api.

Menurut video yang diunggah oleh akun Instagram @wargatangsel, api terlihat masih menyala dengan intensitas yang cukup tinggi, sementara lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran tampak padat. Sejumlah mobil pemadam kebakaran tampak berjejer di sisi jalan, berusaha untuk memadamkan kobaran api yang terus meluas.

Kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi pada pukul 17.51 WIB dan diduga berasal dari sebuah gudang periklanan (advertising) yang ada di dalam kompleks ruko tersebut.

Api dengan cepat menyebar ke bangunan-bangunan sekitarnya, termasuk beberapa rumah warga. Meskipun petugas pemadam kebakaran dari berbagai wilayah telah bekerja keras, api masih belum berhasil dipadamkan hingga malam hari.

Ahmad Dohiri Adam, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangerang Selatan, menyatakan bahwa petugas terus berusaha memadamkan api.

“Masih berlangsung pemadamannya. Nanti kalau sudah ada laporan dari danton (komandan pleton) yang memimpin operasi baru disampaikan,” ujar Dohiri.

Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dari 8 pos pemadam kebakaran di Tangerang Selatan dan 2 unit dari Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan dikerahkan untuk membantu memadamkan api yang sudah meluas.

Petugas pemadam kebakaran terlihat bekerja keras di lokasi, sementara warga yang terdampak berusaha menyelamatkan barang-barang mereka dari rumah yang terancam terbakar.

Saksi yang juga merupakan sekretaris Markas Komando Utama Tangerang Selatan, Yusuf, menyatakan bahwa rumah warga di sekitar lokasi kebakaran juga terkena dampak.

“Kebakarannya itu berasal dari gudang advertising, dan dari beberapa informasi yang sementara kami dapat kebakaran meluas cepat ke beberapa wilayah termasuk beberapa rumah warga dan sampai sekarang api masih belum kunjung padam,” ujar Yusuf.

Selain ruko tekstil, kebakaran juga merambat ke sejumlah rumah warga yang berada di sekitar area. Warga setempat terlihat panik dan berlarian untuk menyelamatkan barang-barang mereka. Beberapa di antaranya juga membantu petugas pemadam kebakaran dengan mengarahkan alat-alat untuk memadamkan api.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun menurut dugaan sementara, api berasal dari gudang periklanan yang ada di dalam kompleks tersebut.

Gudang yang menyimpan bahan mudah terbakar kemungkinan menjadi titik awal api sebelum merambat ke bangunan sekitar.

Kebakaran ini tentu saja menambah perhatian serius terhadap pentingnya penanganan kebakaran yang melibatkan area padat penduduk dan usaha komersial.

Sebagian besar warga juga mengungkapkan kekhawatiran mereka akan potensi kebakaran lebih lanjut jika pemadaman tidak segera dilakukan dengan efektif.

Petugas pemadam kebakaran dari Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan terus bekerja keras untuk menanggulangi api.

Dinas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan bersama dengan instansi terkait memastikan bahwa semua upaya maksimal akan dilakukan untuk mencegah kebakaran semakin meluas dan menghindari jatuhnya korban jiwa.

Sampai saat ini, petugas belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai kerugian materiil atau jumlah korban jiwa akibat kebakaran tersebut, dan pihak berwenang masih menunggu laporan lebih lanjut terkait perkembangan di lapangan.