INBERITA.COM, Musisi Maia Estianty kembali mengenang masa lalu saat berkunjung ke rumah penyanyi Krisdayanti. Dalam kunjungan tersebut, Maia mengungkap kebiasaan yang pernah terjadi di antara mereka, yakni kerap menerima baju bekas dari Krisdayanti.
“Zaman dulu, aku ke rumah dia ini selalu dipanggil sama KD untuk ngambil baju-baju bekas dia,” ujar Maia saat berbincang di Maia AlElDul TV, dikutip Selasa (11/11/2025).
Maia menceritakan bahwa Krisdayanti kerap meneleponnya untuk memberitahu jika ada baju bekas yang bisa dibawa pulang.
“Selalu telepon aku bilang ‘May, ada baju bekas, mreneo, sini aja,'” sambungnya.
Bagi Maia, momen itu terasa menyenangkan. Setiap kali datang ke rumah Krisdayanti, ia selalu pulang dengan baju baru yang bisa digunakan untuk manggung bersama grup musik Ratu.
“Dulu gitu, kalau ke kamar dia, ‘dah ini bagus,’ kita seneng dibawain pulang,” kenang Maia sambil tersenyum.
Ia juga jujur mengakui bahwa saat itu kondisi keuangannya belum mapan. “Sementara dulu eyke belum ada duit ya nek,” ujarnya.
Meski disebut “bekas,” Maia menegaskan bahwa semua baju dari Krisdayanti tetap berkualitas tinggi. Menurutnya, baju-baju tersebut baru sekali pakai dan semuanya bermerek.
“Baju bekas seorang Krisdayanti itu bagus banget. Bukan baju-baju bekas jelek ya,” tegasnya. Ia menambahkan, “Siapa enggak mau bekas dia, bagus-bagus, dia enggak ada yang jelek loh ya, semua brand.”
Krisdayanti sendiri menjelaskan alasan di balik kebiasaannya memberikan baju-baju itu kepada Maia. Ia merasa baju-baju tersebut cocok dipakai Maia saat tampil di atas panggung.
Selain itu, Krisdayanti juga mengaku enggan memberikan harga untuk menjual baju-bajunya, karena merasa sayang jika harus dijual melalui garage sale.
“Kan sayang, kalau di garage sale, siapa mau beli?” ujarnya. “Karena garage sale kita kadang suka enggak tega kasih harga,” sambung Krisdayanti.
Saat ngobrol lebih lanjut, Maia kembali menyelidiki kemungkinan mendapatkan baju bekas kali ini. “Jadi tetep ada baju-baju bekas enggak?” tanyanya.
Krisdayanti langsung merespons dengan nada bercanda, “Enggak ada baju bekas. Fitting sendiri mau yang mana deh May,” diiringi tawa keduanya.
Kisah ini menjadi momen nostalgia bagi Maia, sekaligus menunjukkan hubungan hangat antara dua penyanyi papan atas Tanah Air.
Selain berbagi cerita masa lalu, interaksi mereka juga mengungkap sisi humanis di balik gemerlap dunia hiburan, di mana kebaikan sederhana seperti berbagi baju dapat meninggalkan kenangan manis.
Perbincangan Maia dan Krisdayanti ini tidak hanya menarik dari sisi nostalgia, tetapi juga relevan bagi para penggemar musik Indonesia yang mengikuti perjalanan karier kedua musisi tersebut.
Cerita ini memperlihatkan sisi lain kehidupan artis, di mana solidaritas dan dukungan satu sama lain tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan karier, bahkan sebelum kesuksesan finansial datang.
Bagi Maia, setiap baju yang dibawa pulang bukan sekadar pakaian, tapi simbol awal perjalanan kariernya yang penuh perjuangan.
Kisah ini pun menjadi pengingat bahwa kesuksesan sering kali dibangun dari hal-hal sederhana, termasuk dukungan teman sejati seperti yang diberikan Krisdayanti.
Dengan cerita ini, Maia Estianty sekali lagi menunjukkan sisi personalnya yang rendah hati, mengingat masa-masa sulit di awal karier musiknya.
Sementara itu, Krisdayanti membuktikan bahwa kebaikan kecil seperti membagikan baju dapat meninggalkan dampak besar bagi orang lain, khususnya sahabat dekat dan rekan seprofesi. (mms)







