INBERITA.COM, Arus mudik Lebaran 2026 di jalur Pantai Utara (Pantura) yang melintasi wilayah Pekalongan hingga Batang terpantau ramai namun tetap lancar pada H-7 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Meskipun volume kendaraan mengalami peningkatan signifikan, kondisi lalu lintas di jalur utama tersebut masih terkendali dan belum menimbulkan kemacetan parah hingga Sabtu (14/3) siang.
Peningkatan mobilitas masyarakat ini merupakan bagian dari tradisi tahunan Eid al-Fitr, ketika jutaan warga Indonesia melakukan perjalanan mudik untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Eko Widiyanto mengatakan bahwa peningkatan volume kendaraan sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir.
Menurutnya, arus kendaraan didominasi oleh pemudik dari arah barat menuju wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
“Volume kendaraan memang meningkat, tetapi arus lalu lintas masih dapat dikendalikan,” ujar Eko dalam keterangannya.
Pemantauan dilakukan di sejumlah titik strategis, termasuk jalur Pantura dan kawasan gerbang tol utama.
Walaupun arus kendaraan meningkat, kepadatan hanya terjadi secara sementara di beberapa titik tertentu.
Di wilayah Pekalongan, kepadatan lalu lintas terpantau di:
- Perempatan traffic light Grogolan
- Kawasan pusat perbelanjaan di Jalan Alun-Alun
- Sekitar Ramayana Mall Pekalongan
- Area Transmart Pekalongan
Sementara itu di wilayah Batang, kepadatan terjadi di:
- Perempatan traffic light Pantura Kasepuhan
- Jalan Alun-Alun Batang
- Beberapa jalur protokol menuju pusat kota
Meski demikian, petugas memastikan kendaraan tetap dapat bergerak dan tidak terjadi kemacetan panjang.
Petugas lalu lintas di lapangan juga melakukan pengaturan arus kendaraan untuk mencegah penumpukan yang lebih besar.
Berdasarkan data pemantauan lalu lintas yang dirilis oleh Dinas Perhubungan Batang, peningkatan arus kendaraan terlihat dari pergerakan di Gerbang Tol Kalikangkung.
Pada Jumat (13/3) tercatat:
- 16.361 kendaraan masuk dari arah Jakarta
- 23.486 kendaraan keluar menuju Semarang dan Solo
Data tersebut menunjukkan bahwa mayoritas kendaraan bergerak menuju wilayah timur Pulau Jawa.
Sementara pada Sabtu (14/3) pukul 06.00–12.00 WIB, tercatat:
- 5.207 kendaraan masuk dari Jakarta
- 10.688 kendaraan keluar menuju Semarang dan Solo
Jika dijumlahkan, total kendaraan yang melintas sejak awal arus mudik hingga Sabtu siang diperkirakan mencapai sekitar 30 ribu kendaraan.
Angka ini menjadi indikator awal meningkatnya arus mudik menuju wilayah Jawa Tengah.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang, Eka Hendra Ardiansyah, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi.
Pengawasan difokuskan pada jalur-jalur utama yang diperkirakan akan mengalami lonjakan kendaraan dalam beberapa hari ke depan.
Menurut Eka, petugas juga telah menyiapkan berbagai skenario pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat puncak arus mudik.
“Koordinasi antarinstansi terus dilakukan untuk memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, volume kendaraan di jalur Pantura diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari mendatang.
Jalur Pantura sendiri merupakan salah satu rute utama bagi pemudik dari Jakarta dan wilayah barat menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.