Advan Tab V8 Rajanya Tablet 8 Inci Murah 2025 – Ram 8Gb, Storage UFS, Layar Full HD dan Helio G99!

INBERITA.COM, Pasar tablet berukuran 8 inci selama ini memang menjadi segmen kecil, tetapi tetap memiliki penggemar setia yang mencari perangkat ringkas untuk membaca ebook, menonton video, atau sekadar berselancar di internet.

Di tengah minimnya pilihan menarik di kategori ini, Advan Tab V8 hadir sebagai pemain baru yang siap menantang dominasi Samsung Galaxy Tab A9 yang selama ini populer namun memiliki sejumlah kelemahan mendasar.

Salah satu keluhan terbesar pengguna terhadap Galaxy Tab A9 adalah resolusi layar yang masih HD, bukan Full HD, sehingga tampilan terasa kurang tajam. Di sisi lain, kapasitas RAM dan penyimpanan internalnya juga dinilai terbatas untuk harga jualnya yang tidak murah.

Melihat celah tersebut, Advan mencoba menawarkan solusi dengan menghadirkan Tab V8, tablet 8 inci dengan spesifikasi yang jauh lebih menarik namun tetap di kisaran harga Rp 2 jutaan.

Secara spesifikasi, Advan Tab V8 tampil mengesankan di atas kertas. Perangkat ini membawa layar IPS Full HD berasio 16:10, speaker stereo, baterai 5.500mAh, serta chipset MediaTek Helio G99 yang dikenal efisien namun bertenaga.

Tak hanya itu, Advan juga membenamkan RAM 8GB dan storage 128GB UFS, menjadikannya salah satu tablet paling kompetitif di kelas harga entry-level.

Dengan banderol sekitar dua juta rupiah, pengguna bisa mendapatkan perangkat dengan spesifikasi setara smartphone kelas menengah tanpa harus mengorbankan performa.

Perbandingan dengan Tab A9 semakin kontras karena Samsung masih menggunakan layar beresolusi rendah, membuat pengalaman menonton terasa kurang maksimal.

Layar menjadi salah satu nilai jual utama Advan Tab V8. Panel IPS berukuran 8 inci dengan resolusi Full HD membuat tampilan video, teks, hingga gambar terlihat jauh lebih tajam dibandingkan layar HD biasa.

Menonton YouTube atau membaca ebook terasa lebih nyaman tanpa efek pecah atau buram. Resolusi tinggi juga membantu ketika membaca dokumen PDF atau komik digital karena detail gambar lebih jelas tanpa perlu memperbesar tampilan.

Dalam konteks konsumsi konten visual, kualitas layar seperti ini menjadi faktor penting. Banyak pengguna membeli tablet justru untuk mendapatkan pengalaman menonton yang lebih luas dibandingkan smartphone.

Karena itu, tablet dengan layar HD di kelas harga dua juta terasa kurang sepadan. Advan memahami hal itu dengan menghadirkan layar tajam dan viewing angle lebar, cukup ideal untuk kebutuhan hiburan maupun produktivitas ringan.

Dari sisi dapur pacu, Helio G99 menjadi jantung performa Tab V8. Chipset ini menggunakan fabrikasi 6nm yang efisien, mampu menjalankan berbagai game populer seperti Honor of Kings dengan lancar tanpa lag berarti.

Untuk game berat seperti Genshin Impact, pengguna tetap bisa bermain dengan pengaturan grafis rendah agar tetap playable. Ukuran layar 8 inci juga memberi kenyamanan ekstra untuk bermain dibandingkan smartphone 6–7 inci, tanpa terasa berat seperti tablet besar 10 inci.

Teknologi penyimpanan UFS 128GB menjadi nilai tambah signifikan. Kecepatan baca dan tulisnya hampir dua kali lebih cepat dibandingkan eMMC yang banyak digunakan pada tablet murah. Proses loading aplikasi terasa instan, dan pengalaman multitasking menjadi lebih mulus.

Untuk antarmuka, Advan Tab V8 menjalankan Android 14 murni (stock) tanpa aplikasi bloatware. Sistem terasa ringan dan responsif tanpa gangguan aplikasi tambahan yang tidak penting.

Meski belum memiliki mode desktop atau optimasi antarmuka tablet seperti perangkat global, fitur split screen tetap tersedia untuk membuka dua aplikasi sekaligus. Diharapkan Advan ke depan dapat memperkaya fitur multitasking agar lebih adaptif untuk penggunaan produktivitas.

Dari sisi konektivitas, Advan membekali perangkat ini dengan sensor gyroscope untuk kebutuhan gaming berbasis gerak serta GPS untuk navigasi. Namun, fitur seperti kompas dan NFC belum tersedia, hal yang wajar untuk perangkat di kisaran harga dua juta.

Soal daya tahan, baterai 5.500mAh mampu bertahan seharian untuk aktivitas normal, termasuk menonton YouTube hingga 9 jam nonstop.

Namun, pengisian dayanya tergolong lambat karena hanya mendukung charging 10 watt. Proses pengisian penuh memakan waktu sekitar dua setengah jam, dan fitur fast charging belum tersedia. Walau begitu, kompromi ini masih bisa diterima mengingat harga jual yang agresif.

Advan Tab V8 juga dibekali kamera depan dan belakang 8MP yang cukup untuk kebutuhan video call, memindai dokumen, atau rapat daring. Meskipun kualitasnya standar, kemampuan merekam video hingga Full HD 30fps membuatnya tetap fungsional.

Untuk pengalaman multimedia, speaker stereo menjadi kejutan menyenangkan di kelas harga ini. Suara yang dihasilkan cukup lantang dan seimbang, memberikan pengalaman menonton drama Korea atau anime lebih imersif tanpa harus memakai headphone.

Jika dibandingkan langsung, Advan Tab V8 jelas unggul telak atas Samsung Galaxy Tab A9 maupun Itel Vista Tab 10 Mini. Dengan layar tajam, performa solid, RAM besar, dan penyimpanan cepat, tablet ini menjadi pilihan terbaik di kelas 8 inci entry-level tahun 2025.

Beberapa kekurangan seperti antarmuka sederhana, pengisian lambat, dan sertifikasi DRM L3 memang ada, namun masih bisa ditolerir mengingat nilai yang ditawarkan.

Dengan harga dua jutaan, Advan Tab V8 menghadirkan keseimbangan antara performa, kualitas tampilan, dan efisiensi, menjadikannya tablet terbaik untuk pelajar, mahasiswa, maupun pengguna kasual yang mencari perangkat portabel dengan harga terjangkau. (xpr)