INBERITA.COM, Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengumumkan penghentian operasional penerbangan selama 24 jam penuh dalam rangka menghormati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Penutupan ini dijadwalkan berlangsung dari Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA.
Keputusan penghentian operasional ini diambil berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) Nomor A0096 yang diterbitkan oleh Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia.
Seluruh aktivitas penerbangan komersial reguler di Bandara Ngurah Rai akan dihentikan total selama periode tersebut.
“Seluruh aktivitas penerbangan komersial reguler di bandara dihentikan mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA,” ungkap General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (12/3/2026).
Penutupan bandara ini diperkirakan akan berdampak pada 440 penerbangan komersial reguler, yang terdiri dari 231 penerbangan domestik dan 209 penerbangan internasional.
Selain pembatalan jadwal penerbangan, sebanyak 19 pesawat diperkirakan akan melakukan remain over night (RON) atau parkir menginap di apron Bandara Ngurah Rai.
Jadwal Terakhir Sebelum Penutupan
Pengelola bandara juga telah mengoordinasikan jadwal keberangkatan dan kedatangan penerbangan yang akan berlangsung sebelum penutupan operasional:
- Keberangkatan Terakhir (Rabu-Kamis, 18-19 Maret 2026):
- Rute Domestik: Rabu (18/3) pukul 23.10 WITA.
- Rute Internasional: Kamis (19/3) pukul 01.30 WITA.
- Kedatangan Terakhir (Rabu-Kamis, 18-19 Maret 2026):
- Rute Domestik: Rabu (18/3) pukul 23.05 WITA.
- Rute Internasional: Kamis (19/3) pukul 00.30 WITA.
Jadwal Penerbangan Setelah Penutupan
Setelah 24 jam penghentian operasional, Bandara Ngurah Rai akan kembali membuka penerbangan pada Jumat, 20 Maret 2026.
Berikut adalah jadwal penerbangan perdana setelah penutupan:
- Keberangkatan Pertama:
- Domestik: Pukul 07.00 WITA.
- Internasional: Pukul 08.15 WITA.
- Kedatangan Pertama:
- Domestik: Pukul 08.20 WITA.
- Internasional: Pukul 07.05 WITA.
Meski operasional penerbangan komersial dihentikan, Bandara Ngurah Rai tetap menyiagakan personel di kawasan bandara untuk menghadapi situasi darurat.
Personel tersebut akan siap mendukung kebutuhan penerbangan yang bersifat darurat, seperti penerbangan medis atau penerbangan khusus yang memerlukan persetujuan dari otoritas terkait.
“Kami tetap siaga untuk mendukung penerbangan darurat apabila diperlukan, serta memastikan kelancaran proses operasional setelah penutupan,” tambah Nugroho Jati.
Nugroho juga mengimbau kepada calon penumpang untuk memeriksa jadwal penerbangan dengan maskapai masing-masing jauh-jauh hari sebelum periode penutupan, guna memastikan perjalanan tetap lancar.
“Kami berharap pelaksanaan Nyepi di tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, serta membawa kedamaian dan semangat baru dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis,” tutup Nugroho.
Dengan penutupan operasional yang sudah dipastikan, calon penumpang yang berencana bepergian selama periode Nyepi disarankan untuk mempersiapkan perjalanan lebih awal dan memastikan bahwa penerbangan mereka tidak terganggu oleh penutupan Bandara Ngurah Rai.