Wardatina Mawa Tegaskan Tak Mau Rujuk dengan Insanul Fahmi Apalagi Dipoligami, Sudah Blokir Komunikasi Sejak Lama

INBERITA.COM, Wardatina Mawa kembali menegaskan bahwa pertemuan yang terjadi antara Insanul Fahmi dan anak mereka bukanlah tanda rujuk atau membaiknya hubungan rumah tangga mereka.

Mawa dengan tegas membantah anggapan bahwa pertemuan tersebut adalah bentuk rekonsiliasi, setelah video yang merekam momen pertemuan mereka beredar luas di media sosial, memicu berbagai spekulasi.

Pertemuan antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa diketahui berlangsung di kantor kuasa hukum Mawa di kawasan Jakarta Barat.

Dalam video yang viral tersebut, Insanul Fahmi tampak memeluk sang anak dengan penuh emosi, dan disebut-sebut meminta maaf kepada Mawa dan keluarga.

Namun, Mawa segera memberi klarifikasi melalui Instagram Story, menegaskan bahwa izin pertemuan tersebut diberikan semata-mata demi hak anak dan bukan untuk membahas masalah rumah tangga mereka.

Melalui unggahan di Instagram Story, Wardatina Mawa mengungkapkan bahwa ia telah memberi peringatan kepada Insanul Fahmi agar tidak merekam momen tersebut.

Mawa merasa privasinya telah dilanggar ketika video pertemuan itu tetap tersebar ke publik, meskipun telah ada permintaan untuk tidak ada kamera.

“Padahal udah diingetin jangan ada kamera, tapi ternyata? Hmm,” tulis Wardatina Mawa, menandakan kekecewaannya atas pelanggaran privasi yang terjadi pada momen tersebut.

Lebih lanjut, Mawa mengklarifikasi bahwa meskipun banyak yang menduga pertemuan tersebut sebagai sinyal rujuk, kenyataannya ia sudah lama memutuskan komunikasi langsung dengan Insanul Fahmi.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa sejak lama dirinya telah memblokir nomor telepon Insanul Fahmi, dan komunikasi yang terjadi selama ini hanya mengenai urusan anak, yang disampaikan melalui pengasuh mereka, Afnan.

“FYI aku sudah lama blokir IF, tektokan selalu sama mbaknya Afnan terkait anak without me. so, tolong jangan digoreng,” tulisnya dengan tegas.

Pernyataan tersebut semakin menegaskan bahwa pertemuan ayah dan anak tersebut tidak ada kaitannya dengan upaya rekonsiliasi rumah tangga mereka.

Selain itu, Wardatina Mawa juga menegaskan bahwa ia tetap mantap dengan pilihannya untuk berpisah dari Insanul Fahmi. Ia secara terbuka menolak opsi poligami yang sempat menjadi perbincangan dalam konflik rumah tangga mereka.

“Aku menolak poligami,” ujarnya dalam beberapa kesempatan.

Mawa juga memastikan bahwa setelah laporan dugaan perzinaan yang ia ajukan ke pihak kepolisian rampung, ia akan mengajukan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi.

Ia menegaskan, proses hukum akan terus dilanjutkan, dan ia tidak berniat untuk kembali menjalin hubungan dengan sang suami.

“Setelah laporan perzinaan selesai, aku akan lanjutkan dengan gugatan cerai,” tegas Wardatina Mawa.

Pernyataan ini semakin menguatkan sikapnya bahwa tidak ada jalan kembali dalam hubungan mereka.

Wardatina Mawa merasa perlu untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait status pertemuannya dengan Insanul Fahmi.

Meski banyak pihak yang mengaitkan momen tersebut dengan kemungkinan rekonsiliasi, Mawa menjelaskan dengan jelas bahwa fokus utama dari pertemuan itu adalah kepentingan anak. Ia meminta agar masyarakat tidak lagi memperkeruh situasi dengan narasi yang tidak berdasar.

Dengan penegasan ini, Wardatina Mawa menunjukkan bahwa ia tetap fokus pada masa depannya dan kesejahteraan anak mereka, tanpa terpengaruh oleh gosip atau spekulasi yang beredar di media sosial.

Ia berharap publik dapat lebih menghargai privasi keluarganya dan menghentikan spekulasi terkait hubungan pribadinya dengan Insanul Fahmi. (*)