Viral Bocah 13 Tahun di Probolinggo Bawa Kabur Honda Brio Tetangganya Berakhir Nabrak Pohon, Ini Kronologinya

INBERITA.COM, Aksi nekat seorang bocah berusia 13 tahun di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak viral setelah membawa kabur mobil milik tetangganya hingga berakhir menabrak pohon.

Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga karena mobil yang dikemudikan bocah itu melaju secara ugal-ugalan di jalanan.

Belakangan, polisi mengungkap fakta bahwa bocah berinisial DKC tersebut diduga sedang mengalami gangguan kesehatan mental dan masih menjalani perawatan medis.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

DKC yang merupakan warga Kecamatan Pajarakan diduga masuk ke rumah tetangganya secara diam-diam dan mengambil kunci mobil Honda Brio warna abu-abu metalik bernopol D 1542 AGT.

Setelah berhasil mendapatkan kunci kendaraan, bocah tersebut kemudian membawa mobil keluar rumah tanpa seizin pemiliknya.

Kapolsek Kraksaan, Kompol Masykur, mengatakan hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa DKC masih menjalani pengobatan terkait kondisi kejiwaannya.

“Setelah kami interogasi orang tuanya, mamanya menyampaikan bahwa anak ini sedang dalam perawatan ahli kejiwaan salah satu dokter di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Resep obatnya juga ada, sehingga ada indikasi anak ini mengalami gangguan mental,” jelas Kapolsek Kraksaan, Kompol Masykur, Selasa (12/5/2026).

Polisi saat ini masih mendalami kasus tersebut dan telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Probolinggo.

Mengingat usia pelaku masih di bawah umur serta adanya dugaan gangguan kesehatan mental, penanganan kasus kemudian dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Menurut polisi, aksi nekat bocah tersebut diduga dipicu tantangan dari teman-temannya. DKC disebut ingin membuktikan dirinya mampu mengemudikan mobil.

“Jadi kronologis awal adalah si pelaku berinisial DKC ini kelahiran tahun 2013. Usianya masih 13 tahun. Kemudian yang bersangkutan ini ceritanya adalah tetangga daripada korban,” ujar Kompol Masykur.

Ia menjelaskan, bocah tersebut sebelumnya sudah memegang kunci kontak mobil sehingga nekat mencoba menyalakan kendaraan dan membawanya pergi.

“Pengakuannya, si pelaku ini diomongin kawannya, ‘ayo kamu bisa nyetir mobil’. Karena sudah pegang kontak, akhirnya mobil itu benar-benar dinyalakan dan dibawa keluar. Korban teriak-teriak, akhirnya dibantu salah satu warga naik motor untuk memotong laju mobil. Namun kendaraan pengejar sempat tertabrak sehingga mobil hilang kendali,” katanya.

Aksi DKC sempat membuat warga panik. Pemilik mobil yang mengetahui kendaraannya dibawa kabur langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Sejumlah warga kemudian melakukan pengejaran terhadap mobil Honda Brio tersebut. Dalam upaya kabur, DKC mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan dan sempat menyerempet warga yang mencoba menghadang laju mobil.

Pengejaran berlangsung cukup menegangkan hingga akhirnya mobil kehilangan kendali. Kendaraan itu sempat menabrak beberapa sepeda motor di jalan sebelum akhirnya menghantam pohon di kawasan selatan GOR Sasana Krida atau area selatan Bank Jatim Kraksaan.

Benturan keras membuat bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah. Warga yang berada di lokasi langsung mendekat sebelum polisi datang untuk mengamankan bocah tersebut.

Polisi bergerak cepat mengamankan DKC ke Polsek Kraksaan guna menghindari amuk massa yang geram akibat aksi berbahaya tersebut.

“Mobil itu menabrak pohon setelah dikejar warga. Polisi langsung mengamankan bocah tersebut ke Polsek Kraksaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Naila, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Dalam pendalaman lanjutan, polisi juga menemukan bahwa DKC mengambil kunci mobil saat situasi rumah korban sedang sepi. Aksi itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi sebelum akhirnya mobil berhasil dibawa keluar.

Kasus ini kemudian ramai diperbincangkan di media sosial setelah video dan foto kondisi mobil yang ringsek beredar luas.

Banyak warganet menyoroti aksi berbahaya bocah tersebut sekaligus mempertanyakan bagaimana anak di bawah umur bisa mengemudikan mobil di jalan raya.

Meski ada dugaan gangguan mental, pihak kepolisian memastikan proses penanganan tetap dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku dengan mempertimbangkan usia dan kondisi psikologis pelaku.

“Keterangan dari orang tuanya, bocah tersebut sedang mengalami gangguan pikiran dan dalam masa perawatan dokter,” kata Kompol Maskur.

Hingga kini, mobil Honda Brio milik korban masih diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menyimpan kunci kendaraan untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali.

Kasus viral bocah SMP membawa kabur mobil tetangga ini pun masih dalam penanganan aparat kepolisian, sementara kondisi psikologis pelaku juga menjadi perhatian dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.