Suporter Selangor FC Kepung Bobotoh, Polisi Amankan Ratusan Pendukung Persib di Stadion Setelah Kemenangan Dramatis

INBERITA.COM, Pertandingan antara Selangor FC dan Persib Bandung di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 berakhir panas, bukan hanya di lapangan, tetapi juga di luar stadion.

Seusai laga yang berlangsung di Stadion MBPJ Petaling Jaya, Malaysia, Kamis (6/11) malam, ketegangan memuncak ketika ratusan suporter Selangor FC mengepung Bobotoh – sebutan untuk pendukung Persib Bandung – yang masih berada di dalam area stadion.

Menurut sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat massa berbaju merah memadati area depan stadion sambil meneriakkan yel-yel bernada protes.

Suasana mencekam terlihat ketika kelompok suporter tuan rumah menunggu di luar stadion, sementara aparat kepolisian berjaga ketat untuk mencegah bentrokan langsung antara kedua kubu.

Kemenangan comeback Persib Bandung yang begitu dramatis tampaknya menjadi pemicu emosi para pendukung Selangor.

Tim asuhan Bojan Hodak berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol, dan menutup laga dengan skor 3-2 untuk kemenangan Maung Bandung.

Bobotoh Tertahan di Tribun karena Situasi Memanas

Ketegangan yang memuncak memaksa aparat keamanan menahan rombongan Bobotoh di dalam stadion untuk sementara waktu. Para suporter Persib itu tidak diizinkan keluar hingga situasi benar-benar kondusif.

“Polisi tampak berjaga ketat untuk menghindari bentrokan,” tulis sejumlah saksi mata di media sosial yang merekam kondisi sekitar stadion.

Ratusan Bobotoh akhirnya harus menunggu di tribun selama lebih dari satu jam, sementara petugas keamanan Malaysia berupaya menenangkan massa di luar stadion yang masih melampiaskan kekecewaannya.

Langkah pengamanan tersebut diambil untuk mencegah terjadinya insiden yang berpotensi meluas. Meski suasana sempat tegang, hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi mengenai korban luka maupun kerusakan fasilitas stadion.

Drama di Akhir Laga Jadi Pemicu

Laga panas ini memang sarat emosi sejak awal. Selangor FC sempat unggul cepat 2-0 di babak pertama dan tampak akan mengamankan tiga poin penuh. Namun, Persib Bandung tampil luar biasa di paruh kedua.

Adam Alis menjadi bintang lapangan setelah mencetak dua gol atau brace, termasuk gol kemenangan di menit 90+5. Gol tersebut terjadi setelah blunder fatal kiper Selangor FC, Sikh Nazrel, yang gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.

Kesalahan itu membuat gawang Selangor kebobolan dan memastikan Persib pulang dengan poin penuh.

Kekalahan di kandang sendiri itu terasa sangat menyakitkan bagi pendukung Selangor FC. Selain kehilangan kemenangan di depan mata, hasil tersebut sekaligus memastikan mereka tersingkir dari ACL 2 tanpa satu pun poin.

Sebaliknya, Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Grup G dengan 10 poin, memperkuat posisi mereka sebagai tim terkuat di grup.

Atmosfer panas di lapangan pun terbawa hingga luar stadion. Emosi suporter tuan rumah yang meluap tak terbendung, terutama setelah melihat pemain Persib merayakan kemenangan dengan suporter yang hadir.

Pengamanan Ketat dan Respons Aparat

Petugas keamanan Malaysia bergerak cepat mengatur situasi agar tidak terjadi bentrokan langsung antara suporter. Jalan keluar stadion dijaga ketat, sementara beberapa akses ditutup untuk mengurai massa.

Polisi terlihat membentuk barikade antara kelompok suporter Selangor dan area tempat Bobotoh menunggu di dalam.

Langkah preventif ini menjadi krusial mengingat tensi tinggi yang sempat mengancam berlangsungnya kerusuhan.

Beberapa saksi menyebutkan, teriakan dan nyanyian protes dari suporter Selangor terus terdengar hingga lewat tengah malam.

Situasi baru mulai mereda setelah sebagian besar massa suporter tuan rumah meninggalkan area stadion. Setelah kondisi dinyatakan aman, barulah aparat mengizinkan Bobotoh keluar dari area tribun dengan pengawalan ketat menuju bus yang telah disiapkan.

Persib Bandung Ukir Comeback Spektakuler

Bagi Persib Bandung, kemenangan ini menjadi salah satu comeback paling menegangkan dalam sejarah penampilan mereka di ajang Asia.

Setelah tertinggal dua gol, skuad Maung Bandung menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan secara dramatis di menit-menit akhir pertandingan.

Selain Adam Alis, performa solid lini tengah dan pertahanan yang disiplin menjadi kunci kebangkitan Persib. Bojan Hodak, pelatih asal Kroasia yang pernah menangani klub Malaysia, mengaku bangga dengan semangat juang para pemainnya.

Sementara itu, di sisi lain, kekecewaan mendalam dirasakan oleh pemain dan pendukung Selangor FC. Kegagalan mempertahankan keunggulan di kandang sendiri dan blunder yang berujung kekalahan menjadi titik balik yang menyakitkan.

Meski berakhir dengan tensi tinggi, laga ini sekaligus menunjukkan betapa besar rivalitas dan gengsi antara klub-klub Asia Tenggara di kancah internasional.

Dengan hasil ini, Persib Bandung melangkah mantap menuju fase berikutnya, sementara Selangor FC harus mengakhiri kiprahnya di ACL 2 dengan catatan pahit.

Pihak penyelenggara dan federasi sepak bola Malaysia diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terkait pengamanan pertandingan untuk menghindari insiden serupa di masa mendatang.

Kemenangan Persib yang penuh drama dan insiden pasca-laga ini menjadi sorotan besar di media sosial, dengan ribuan unggahan dan komentar dari warganet Indonesia dan Malaysia.

Meskipun suasana sempat memanas, pertandingan ini tetap menjadi bukti betapa kuatnya daya tarik sepak bola Asia yang sarat emosi, gengsi, dan kebanggaan klub. (mms)