INBERITA.COM, Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, tampil luar biasa di race pertama European Talent Cup (ETC) Catalunya 2025.
Meski memulai balapan dari posisi ke-24, Kiandra, yang akrab disapa Rama, berhasil melaju dengan cepat dan merebut kemenangan dramatis di Circuit de Catalunya, Spanyol.
Pada balapan yang berlangsung pada Minggu (2/11/2025), Rama menunjukkan performa yang mengesankan.
Perlahan tapi pasti, ia berhasil memperbaiki posisi dan memasuki 10 besar pada pertengahan balapan. Tak hanya itu, pembalap berusia 16 tahun tersebut bahkan berhasil naik ke posisi delapan sebelum akhirnya menembus posisi terdepan.
Saat balapan menyisakan empat lap, Rama berhasil merebut posisi pertama, berjuang sengit dengan Carlos Cano untuk memperebutkan kemenangan.
Kedua pembalap tersebut saling bergantian memimpin balapan di tiga lap terakhir. Namun, dengan ketenangan dan kecerdikan, Kiandra Ramadhipa akhirnya berhasil menyalip Cano mendekati garis finis untuk merebut kemenangan pertama di ETC Catalunya 2025.
Carlos Cano harus puas finis di posisi kedua, sementara Yaroslav Karpushin menempati posisi ketiga. Kemenangan ini bukan hanya membawa kebanggaan pribadi bagi Rama, tetapi juga menjadi pencapaian besar bagi Indonesia di ajang balapan internasional.
Sebelumnya, Kiandra Ramadhipa juga mencatatkan prestasi luar biasa di ajang European Talent Cup (ETC) dengan meraih podium pertama di Sirkuit Magny-Cours, Prancis, pada 5-6 Juli 2025.
Kemenangan tersebut membuatnya tercatat sebagai pembalap pertama Indonesia yang berhasil meraih podium pertama di ajang ETC.
Kiandra yang turun bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team tampil dengan sangat apik di trek yang basah pada balapan pertama. Pada lap terakhir, ia berhasil menyalip dua pembalap terdepan dan merebut posisi pertama.
Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di Sirkuit Magny-Cours sebagai tanda kemenangan pertama Indonesia di sirkuit legendaris tersebut. Kemenangan ini pun menjadi sejarah baru bagi pembalap Indonesia di ajang FIM JuniorGP World Championship.
“Ini adalah momen yang sangat spesial. Kondisi hari ini sulit, tetapi sangat berbeda antara kedua balapan. Saya bisa bertahan di grup depan hingga lap-lap akhir dan akhirnya berhasil memimpin balapan. Saya sangat senang dengan kemenangan pertama kami di ajang ini,” ujar Kiandra Ramadhipa setelah meraih podium pertama di Prancis.
Ramadhipa juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang mendukungnya, termasuk untuk mengingat sosok Borja Gomez, mantan pembalap Moto2 yang meninggal dunia di Magny-Cours.
“Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk Borja Gomez dan seluruh warga Indonesia,” tambahnya.
Setelah race pertama yang bersejarah tersebut, Kiandra kembali tampil di race kedua di Magny-Cours dan berhasil finis di posisi keempat, meraih 13 poin penting. Dengan total 73 poin, ia kini berada di peringkat keempat klasemen sementara ETC.
Kiandra Ramadhipa menunjukkan semangat juang yang luar biasa dalam balapan internasional, membawa nama Indonesia ke panggung dunia balap motor.
Kemenangan pertama Kiandra Ramadhipa di European Talent Cup Catalunya dan podium pertama yang ia raih di Prancis menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia semakin mampu bersaing di level global.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pembalap muda Indonesia lainnya untuk terus berprestasi dan mengukir sejarah di ajang-ajang balap dunia.
Dengan semangat dan dukungan dari pihak-pihak terkait, terutama PT Astra Honda Motor (AHM) yang menjadi sponsor utama, karier balap pembalap muda ini diharapkan semakin cemerlang.
Terus berkarya dan berjuang, bukan hanya membanggakan Indonesia di sirkuit, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk mengejar cita-cita dan berprestasi di bidang yang mereka cintai. (xpr)