Reaksi Fuji dan Reza Arap Soal Konten Perjodohan: Fuji Lampu Hijau, Reza Arap “Bapaknya sudah risih, cukuplah, enggak enak gue”

INBERITA.COM, Isu perjodohan antara Fuji dan Reza Arap yang dikenal dengan nama Furap kini semakin ramai di media sosial. Hal ini dimulai dari inisiatif para fans yang mencoba mencocokkan keduanya dengan tujuan hiburan.

Namun, reaksi keduanya ternyata berbeda meski sama-sama memberi respons.

Selebgram Fuji nampaknya lebih santai menyikapi fenomena ini. Dalam sebuah video TikTok yang diunggahnya, Fuji mengungkapkan bahwa ia tidak keberatan dengan konten perjodohan Furap, selama tujuannya untuk hiburan.

Bahkan, Fuji mengapresiasi kreativitas netizen yang membuat konten tersebut.

“Saya sih tidak merasa dirugikan selama kalian terhibur, terima kasih banyak buat yang sudah bikin,” ujar Fuji dalam video tersebut.

Menurut Fuji, jika konten tersebut membuat orang senang, ia tidak masalah.

Bahkan, ia menyebutkan bahwa fenomena tersebut bisa menjadi “ladang pahala” bagi para pembuat konten.

Namun, meskipun ia memberi lampu hijau untuk hiburan, Fuji memberi penekanan bahwa ia tidak ingin keluarganya ikut diseret dalam konten tersebut.

“Jangan gituin sampai ke ranah keluargaku,” tegas Fuji, sambil berharap agar media dan netizen tidak memperkeruh suasana dengan menyinggung perasaan orang tuanya.

Berbeda dengan Fuji, Reza Arap yang lebih dulu menanggapi isu perjodohan ini dengan nada lebih tegas.

Reza merasa tidak nyaman dengan perhatian yang diberikan oleh media dan publik terhadap keluarganya, khususnya ayah Fuji, Haji Faisal, yang disebut-sebut sudah merasa terganggu.

“Bapaknya sudah risih, cukuplah, enggak enak gue,” ungkap Reza dalam sebuah video yang kini viral di media sosial.

Reza menilai bahwa situasi ini, yang awalnya dimulai sebagai candaan, telah berubah menjadi gangguan privasi.

“Suasana ini sudah enggak enak. Kalau cuma lucu-lucuan, ya oke, tapi sekarang sudah masuk ke ranah pemberitaan infotainment,” lanjutnya.

Reza merasa ada tanggung jawab moral untuk menjaga perasaan orang tua Fuji, yang mulai terimbas oleh opini publik.

Hal serupa juga disampaikan oleh DJ Bravy, rekan Reza, yang mengatakan bahwa batas antara hiburan dan gangguan pribadi sudah terlewati.

Ia menyayangkan keterlibatan media yang semakin jauh.

Fuji menambahkan pesan untuk media dan wartawan agar tidak memperburuk keadaan dan tidak membebani keluarganya dengan opini yang tidak perlu.

“Tolong wartawan,” kata Fuji dengan tegas, berharap agar isu ini tidak berkembang lebih jauh dan mengganggu keharmonisan keluarganya.

Konten Furap yang awalnya dimaksudkan untuk hiburan kini berkembang menjadi isu sensitif yang memengaruhi keluarga Fuji.

Meski Fuji memberikan respons yang lebih santai dan tidak mempermasalahkan hiburan tersebut, Reza Arap merasa perlu untuk menenangkan keadaan dengan meminta netizen dan media berhenti membesar-besarkan isu tersebut.

Keduanya sepakat bahwa keluarga mereka tidak boleh diseret ke dalam persoalan ini.