INBERITA.COM, Pelatih tim nasional futsal Australia, Miles Downey, melontarkan pujian tinggi terhadap perkembangan futsal Indonesia yang menurutnya tengah berada di jalur kebangkitan besar.
Dalam pandangannya, Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menjadi kekuatan utama futsal di kawasan Asia, bahkan ia mengibaratkannya seperti “Brasil yang sedang tertidur” dan kini mulai bangun.
Downey mengungkapkan hal itu saat ditemui awak media pada Kamis (30/10/2025). Ia menyebut Indonesia memiliki situasi unik dalam lanskap futsal Asia karena dukungan masyarakatnya yang begitu besar terhadap olahraga ini.
“Saya pikir Indonesia punya situasi yang unik di Asia. Anda punya populasi yang besar dan semua orang mencintai sepak bola dan futsal,” kata Downey.
“Saya pikir Indonesia seperti Brasil yang tertidur di Asia, dan sekarang sedang terbangun karena semua orang di sini sangat bersemangat dengan permainan ini,” tambahnya.
Pernyataan pelatih asal Australia itu sontak menarik perhatian publik futsal di Tanah Air. Sebab, perbandingan dengan Brasil—negara yang dikenal sebagai kiblat futsal dunia—menjadi gambaran betapa besar potensi Indonesia jika mampu terus mengembangkan sistem pembinaan dan kompetisi domestik.
Antusiasme Masyarakat Jadi Kunci Kebangkitan
Downey menilai antusiasme masyarakat Indonesia terhadap futsal menjadi salah satu fondasi penting bagi kemajuan olahraga ini.
Ia mengaku terkesan dengan atmosfer pertandingan di berbagai level usia, termasuk ketika menyaksikan turnamen futsal usia muda di Indonesia.
“Saya masih ingat ketika melihat turnamen U-16 di sini, stadionnya penuh sesak. Itu hal yang luar biasa dan tidak terjadi di Australia,” ujarnya.
Menurut Downey, fenomena tersebut menjadi bukti nyata bahwa futsal bukan sekadar olahraga populer di Indonesia, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, terutama generasi muda.
Sebaliknya, di Australia, meski budaya olahraga sangat kuat, perhatian publik tidak terfokus hanya pada futsal atau sepak bola.
Ia menilai, kecintaan masyarakat Australia terhadap olahraga terbagi ke banyak cabang lain seperti rugby, kriket, dan bola basket.
“Di Australia, orang-orang memang sangat menyukai olahraga, tetapi kecintaan itu tersebar ke banyak cabang. Sementara di Indonesia, saya melihat semuanya tentang sepak bola dan futsal. Semangat itu sangat terasa di mana-mana,” jelas Downey.
Bangga Bisa Bertanding di Indonesia Arena
Kunjungan timnas futsal Australia ke Jakarta kali ini bukan hanya untuk laga uji coba, tetapi juga sebagai bentuk kolaborasi dalam pengembangan futsal di kawasan Asia dan Oseania.
Salah satu agenda utama mereka adalah pertandingan persahabatan melawan timnas futsal Indonesia yang akan digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/11/2025).
Downey mengaku merasa terhormat bisa bermain di arena megah yang menjadi ikon baru olahraga dalam ruangan di Indonesia tersebut.
“Kehormatan besar bagi kami untuk berada di sini. Kami sangat tidak sabar untuk bisa bermain di Indonesia Arena pada Sabtu. Ini akan menjadi laga yang fantastis, dan kami merasa terhormat bisa berpartisipasi,” ucapnya.
Menurut Downey, laga ini tidak hanya akan menjadi ajang uji kemampuan timnya, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan olahraga antarnegara di kawasan Asia-Pasifik.
“Bagi kami, ini bukan hanya tentang hasil di lapangan, tetapi juga tentang membangun hubungan, belajar dari satu sama lain, dan membantu futsal tumbuh bersama,” tuturnya.
Pelatih asal Negeri Kanguru itu menegaskan keinginannya agar kerja sama antara federasi futsal Australia dan Indonesia dapat terus berlanjut. Ia melihat semangat yang dimiliki pemain, pelatih, hingga suporter Indonesia sebagai sumber inspirasi yang dapat mendorong perkembangan futsal secara regional.
“Kami ingin terus menjalin kerja sama dengan federasi-federasi di Asia, terutama dengan Indonesia yang punya semangat luar biasa,” tegasnya.
Indonesia dan Australia Sama-Sama Fokus ke Piala Asia Futsal 2026
Kehadiran timnas futsal Australia di Jakarta juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Piala Asia Futsal 2026.
Bagi Australia, laga melawan Indonesia menjadi kesempatan penting untuk menguji kekuatan tim sekaligus beradaptasi dengan gaya permainan khas Asia Tenggara yang cepat dan agresif.
Sementara bagi Indonesia, laga ini menjadi tolok ukur sejauh mana progres tim nasional setelah serangkaian pembenahan di sektor pelatih, pemain, dan strategi permainan.
Pertemuan dua tim ini diharapkan dapat menghadirkan tontonan menarik bagi pecinta futsal Tanah Air sekaligus memperkuat reputasi Indonesia sebagai salah satu pusat perkembangan futsal di Asia.
Downey percaya, dengan potensi besar dan semangat luar biasa yang dimiliki masyarakat Indonesia, masa depan futsal Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara elite dunia.
Dengan komentar apresiatif dari pelatih timnas futsal Australia ini, Indonesia kembali mendapat sorotan positif di kancah internasional.
Julukan “Brasil yang tertidur di Asia” mungkin terdengar puitis, namun bagi Miles Downey, itu adalah peringatan sekaligus pengakuan bahwa kebangkitan futsal Indonesia hanya tinggal menunggu waktu. (mms)