INBERITA.COM, Persib Bandung sukses menutup paruh pertama Super League 2025/2026 dengan hasil manis setelah menaklukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan krusial tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Ahad, 11 Januari 2026, dan mengantarkan Maung Bandung naik ke puncak klasemen sementara.
Gol cepat Beckham Putra pada awal pertandingan menjadi pembeda dalam laga sarat tensi yang kembali mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola Indonesia tersebut.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persib langsung tampil agresif di hadapan ribuan pendukungnya. Tekanan tinggi yang diterapkan tim tuan rumah membuahkan hasil ketika laga baru berjalan lima menit.
Beckham Putra mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Persija Jakarta yang belum sepenuhnya siap mengantisipasi serangan cepat Persib.
Proses gol Persib berawal dari pergerakan rapi di lini tengah. Uilliam Barros mengirimkan umpan pendek dari area tengah lapangan ke arah Berguinho yang bergerak di sisi kanan penyerangan.
Pemain asal Brasil itu kemudian melakukan sprint sambil menggiring bola sebelum mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti Persija.
Bek Macan Kemayoran terlihat kurang sigap dan tidak segera membuang bola, situasi tersebut dimanfaatkan Beckham Putra yang berada di belakangnya.
Tanpa ragu, Beckham melepaskan tendangan keras yang gagal diantisipasi kiper Persija, Carlos Eduardo. Stadion GBLA pun bergemuruh menyambut gol cepat yang memberi keunggulan bagi Persib Bandung.
Tertinggal satu gol membuat Persija Jakarta meningkatkan intensitas serangan. Tim asuhan Mauricio Souza mencoba mengambil alih kendali permainan dengan mengandalkan penguasaan bola di lini tengah.
Upaya Persija hampir membuahkan hasil pada menit ke-16 ketika Eksel Runtukahu menyambut umpan silang Dony Tri Pamungkas dari sisi kiri.
Sundulan Eksel mengarah ke gawang Persib, namun bola masih belum menemui sasaran sehingga peluang emas tersebut terbuang.
Memasuki menit ke-20, Persib sempat keluar dari tekanan dan mencoba membangun serangan. Namun dominasi permainan kembali dikuasai Persija.
Absennya Luciano Guaycochea membuat keseimbangan lini tengah Persib sedikit terganggu.
Duet Eliano Reijnders dan Marc Klok masih belum sepenuhnya padu dalam mengalirkan bola ke lini depan, sehingga Maung Bandung lebih sering mengandalkan serangan balik.
Persija terus menekan pertahanan Persib dan beberapa kali mengancam gawang yang dikawal Teja Paku Alam.
Pada menit ke-38, Maxwell Souza berhasil lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan mendatar ke arah gawang Persib.
Namun Teja Paku Alam tampil sigap dengan menghadang bola menggunakan kakinya. Empat menit berselang, giliran Allano Brendon yang mencoba peruntungan melalui sepakan keras dari luar kotak penalti.
Bola hasil tendangan pemain bernomor punggung 17 itu menghantam tiang gawang, membuat Persija kembali gagal menyamakan kedudukan. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Persib tetap bertahan.
Pada babak kedua, Persija Jakarta tampil lebih agresif dengan meningkatkan tempo permainan. Hanif Sjahbandi dan rekan-rekannya mendominasi lini tengah dan memaksa Persib bermain lebih bertahan dengan merapatkan barisan di area sendiri.
Tekanan Persija sempat merepotkan, namun situasi berubah pada menit ke-53 ketika Persija harus bermain dengan sepuluh pemain.
Bruno Nunes Tubarao diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras dengan menginjak kaki Beckham Putra.
Wasit Ko Hyungjin tanpa ragu langsung mengeluarkan kartu merah dan mengusir pemain Persija bernomor punggung 88 tersebut dari lapangan.
Meski kehilangan satu pemain, Macan Kemayoran tidak serta-merta menurunkan intensitas serangan.
Namun keunggulan jumlah pemain membuat Persib lebih mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan meredam tekanan lawan.
Memasuki pertengahan babak kedua, tempo laga mulai menurun. Persib terlihat bermain lebih tenang dan tidak terburu-buru membangun serangan karena sudah unggul.
Peluang emas didapat Maung Bandung pada menit ke-76 melalui Ramon Tanque.
Sayangnya, sepakan Ramon masih mampu ditepis oleh Carlos Eduardo dan hanya menghasilkan tendangan sudut bagi Persib.
Pada menit-menit akhir pertandingan, Persija mulai kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Persib justru tampil lebih dominan dalam penguasaan bola.
Peluang kembali hadir bagi tim tuan rumah pada menit ke-89 ketika Adam Alis mendapatkan kesempatan mencetak gol. Namun tendangannya masih melebar di sisi kanan gawang Persija.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Persib Bandung tidak berubah. Hasil ini memastikan Persib menutup paruh pertama Super League 2025/2026 di puncak klasemen dengan koleksi 38 poin.
Sementara itu, Persija Jakarta harus puas berada di peringkat ketiga dengan raihan 35 poin, terpaut tiga angka dari rivalnya tersebut.
Dalam pertandingan ini, Persib menurunkan Teja Paku Alam di bawah mistar, didukung lini belakang Patricio Matricardi, Julio Cesar, Alfeandra Dewangga, dan Kakang Rudianto.
Lini tengah diisi Marc Klok, Eliano Reijnders, dan Thom Haye, sementara sektor depan diperkuat Berguinho, Beckham Putra, serta Uilliam Barros.
Persija Jakarta mengandalkan Carlos Eduardo sebagai penjaga gawang dengan barisan belakang Rizky Ridho, Thales Lira, Jordi Amat, dan Dony Tri Pamungkas.
Lini tengah diperkuat Bruno Furabao, Van Basty Sousa, Hanif Sjahbandi, dan Allano Brendon de Souza, sementara Eksel Joseph Runtukahu dan Maxwell Souza diplot sebagai ujung tombak.
Kemenangan atas Persija ini tidak hanya bernilai tiga poin, tetapi juga menjadi modal penting bagi Persib Bandung untuk menghadapi paruh kedua kompetisi dengan kepercayaan diri tinggi, sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara Super League musim ini.