Maarten Paes Tiba di Jeddah, Siapa Starter Timnas Lawan Arab Saudi?

Maarten paes 1Maarten paes 1
Maarten Paes dipanggil timnas Indonesia meski sedang cedera.

INBERITA.COM, JEDDAH – Timnas Indonesia terus melengkapi kekuatan jelang dua laga penting pada putaran keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Kiper naturalisasi Maarten Paes telah tiba di Jeddah, Arab Saudi, pada Senin (6/10/2025) pagi waktu Indonesia Barat (WIB), menambah daftar pemain yang sudah bergabung menjadi 21 orang.

Paes, yang saat ini membela FC Dallas di kompetisi Major League Soccer (MLS), langsung bergabung dalam pemusatan latihan skuad Garuda.

Kedatangannya menjadi angin segar bagi pelatih Patrick Kluivert dalam menyusun kekuatan tim, khususnya di sektor penjaga gawang, yang saat ini tengah menunjukkan persaingan ketat.

Dalam dua pertandingan krusial yang akan digelar pekan ini, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi tuan rumah Arab Saudi pada 9 Oktober, disusul laga melawan Irak pada 12 Oktober 2025.

Kedua laga tersebut akan sangat menentukan langkah Indonesia untuk bisa melaju ke putaran selanjutnya dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Meski kehadiran Maarten Paes diharapkan menambah kualitas di lini belakang, Kluivert tak memberikan jaminan posisi utama kepada kiper kelahiran Belanda tersebut.

Pelatih asal Belanda itu justru menyoroti performa impresif Nadeo Argawinata, yang kini menjadi kapten Borneo FC dan tampil solid di ajang Super League Indonesia 2025-2026.

“Ya, Emil absen. Maarten tentu saja ikut. Tapi Nadeo, yang bermain sangat baik di Borneo, kapten, mereka peringkat pertama di kompetisi ini,” ujar Kluivert dalam keterangannya di Jeddah, dikutip Senin (6/10/2025).

Nadeo memang tampil konsisten di bawah mistar Borneo FC. Dari enam pertandingan awal musim ini, ia hanya kebobolan tiga gol dan menjadi salah satu kunci sukses timnya bertengger di puncak klasemen sementara.

Statistik tersebut tak luput dari perhatian Kluivert, yang menilai semua pemain, termasuk di posisi kiper, harus bersaing secara sehat untuk mendapatkan tempat di starting eleven.

Pelatih berusia 49 tahun itu menegaskan bahwa tidak ada pemain yang memiliki tempat pasti di skuad utama. Ia menginginkan adanya persaingan sehat yang akan meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.

“Ini kompetisi yang bagus untuk Maarten juga dan juga untuk Nadeo. Kami ingin ada kompetisi agar posisi dan gawang bisa dikuasai sebaik mungkin,” jelas Kluivert.

Selain Nadeo dan Paes, Reza Arya Pratama juga menjadi salah satu nama yang masuk dalam radar Kluivert untuk mengisi posisi penjaga gawang.

Kluivert menilai keberadaan tiga kiper dengan kualitas yang cukup merata akan memberikan fleksibilitas dan kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan dalam turnamen penting seperti Kualifikasi Piala Dunia.

Hingga hari ini, Timnas Indonesia telah mengumpulkan 21 pemain di Jeddah dan akan melanjutkan sesi latihan intensif sebagai persiapan akhir menjelang laga perdana melawan Arab Saudi.

Beberapa pemain lainnya diperkirakan segera bergabung dalam waktu dekat untuk melengkapi komposisi skuad yang diharapkan mampu mencuri poin di kandang lawan.

Persaingan di Grup B memang tak mudah. Selain Arab Saudi dan Irak yang menjadi kekuatan besar di kawasan Asia, Indonesia juga harus menunjukkan konsistensi dan kedisiplinan di setiap pertandingan jika ingin menjaga asa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Keberadaan pemain-pemain yang bermain di luar negeri seperti Maarten Paes tentu menambah pengalaman dan kualitas dalam tim.

Namun, kompetisi internal yang diciptakan pelatih menjadi faktor penting agar setiap pemain mampu tampil maksimal ketika diberi kesempatan.

Dengan dua pertandingan penting yang tinggal hitungan hari, fokus dan kesiapan menjadi kunci utama.

Timnas Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert kini dihadapkan pada tantangan besar, namun juga memiliki peluang untuk mencetak sejarah baru di kancah sepak bola Asia. (mms)