Kylian Mbappe Raih Sepatu Emas Eropa Pertamanya Bersama Real Madrid

INBERITA.COM, Bintang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe, menutup musim kompetisi 2024/2025 dengan cara yang spektakuler.

Dua golnya di laga terakhir La Liga melawan Real Sociedad tidak hanya memastikan kemenangan Real Madrid, tetapi juga mengantarkannya merebut Sepatu Emas Eropa 2025 secara dramatis — penghargaan bergengsi bagi pencetak gol terbanyak di seluruh liga top Eropa.

Real Madrid sebenarnya sudah kehilangan peluang menjuarai La Liga setelah gelar lebih dulu dikunci oleh rival abadi mereka, Barcelona.

Namun, laga pamungkas di Santiago Bernabeu tetap berlangsung penuh gengsi dan emosional.

Selain menjadi ajang perpisahan bagi gelandang senior Luka Modric, pertandingan tersebut juga menjadi momen krusial bagi Mbappe untuk menyalip pesaing utamanya, Viktor Gyokeres, dalam perburuan Sepatu Emas Eropa.

Mbappe tampil tajam sejak menit awal. Gol pertamanya lahir pada menit ke-38 setelah memanfaatkan umpan silang dari Vinícius Jr.

Sementara gol keduanya di menit ke-83 menjadi penutup kemenangan El Real atas Real Sociedad. Dua gol itu tidak hanya membuat Bernabeu bergemuruh, tetapi juga memastikan nama Mbappe tercatat dalam sejarah baru sepak bola Eropa.

Dengan tambahan dua gol tersebut, Mbappe menutup musim La Liga dengan total 31 gol. Jumlah itu sekaligus menjadikannya top skorer La Liga 2024/2025, melampaui semua pesaing di kompetisi domestik Spanyol.

Berdasarkan sistem penilaian resmi European Golden Shoe, setiap gol di liga top seperti La Liga dikalikan dengan dua poin, sehingga Mbappe mengumpulkan total 62 poin.

Perolehan itu membuat Mbappe menyalip Viktor Gyokeres, striker asal Swedia yang tampil sensasional bersama Sporting Lisbon di Liga Portugal.

Gyokeres mencatat 39 gol di musim ini, namun karena koefisien liga Portugal hanya 1,5, total poinnya hanya 58,5. Selisih tipis inilah yang akhirnya membuat Gyokeres harus puas berada di peringkat kedua klasemen Sepatu Emas Eropa 2025.

Sebelum laga terakhir antara Real Madrid dan Real Sociedad, Gyokeres masih unggul dengan 58,5 poin, sementara Mbappe menempati posisi kedua dengan 58 poin.

Itu berarti Mbappe hanya membutuhkan satu gol tambahan untuk menyalip rivalnya. Namun sang bintang tidak berhenti di situ — ia mencetak dua gol sekaligus untuk memastikan gelar prestisius tersebut sepenuhnya jatuh ke tangannya.

Di bawah keduanya, nama Mohamed Salah menempati posisi ketiga dengan 28 gol di Liga Inggris atau setara dengan 56 poin.

Penyerang Liverpool itu sebenarnya sempat berada dalam jalur persaingan, namun karena kompetisi Premier League telah berakhir lebih dulu, Salah tak lagi bisa menambah koleksi golnya.

Posisi keempat ditempati Harry Kane dengan 26 gol (52 poin), disusul Mateo Retegui dan Robert Lewandowski yang sama-sama mengoleksi 25 gol atau 50 poin.

Bagi Kylian Mbappe, trofi Sepatu Emas Eropa 2025 menjadi pencapaian monumental dalam kariernya. Ini adalah kali pertama pemain berusia 26 tahun itu berhasil merebut Sepatu Emas Eropa, meski ia berkali-kali menjadi top skorer di Ligue 1 bersama Paris Saint-Germain sebelumnya.

Di musim perdananya berseragam Real Madrid, Mbappe langsung membuktikan diri sebagai predator sejati di depan gawang lawan.

Kesuksesan ini juga sekaligus membungkam kritik yang sempat mempertanyakan adaptasinya di Spanyol.

Sejak bergabung ke Santiago Bernabeu pada awal musim, Mbappe tak hanya menjadi mesin gol utama Madrid, tetapi juga simbol kebangkitan lini depan El Real pasca kepergian Karim Benzema.

Dengan 31 gol di La Liga dan sejumlah kontribusi penting di Liga Champions, Mbappe menjelma menjadi ikon baru Madridista.

Sepatu Emas Eropa sendiri merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemain dengan total poin gol terbanyak di seluruh liga Eropa.

Setiap gol dikalikan dengan koefisien sesuai tingkat kesulitan liga — 2,0 untuk liga papan atas seperti La Liga, Premier League, Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1, serta 1,5 untuk liga peringkat menengah seperti Liga Portugal dan Eredivisie.

Kemenangan Mbappe menambah daftar panjang pemain Real Madrid yang pernah meraih penghargaan tersebut, seperti Cristiano Ronaldo, yang empat kali memenanginya bersama klub yang sama.

Menariknya, Mbappe kini menjadi pemain Prancis pertama yang berhasil meraih Sepatu Emas Eropa sejak Thierry Henry terakhir kali melakukannya pada 2004.

Berikut klasemen akhir Sepatu Emas Eropa 2025:

  1. Kylian Mbappe (Real Madrid) – 31 gol (62 poin)
  2. Viktor Gyokeres (Sporting Lisbon) – 39 gol (58,5 poin)
  3. Mohamed Salah (Liverpool) – 28 gol (56 poin)
  4. Harry Kane (Bayern Munchen) – 26 gol (52 poin)
  5. Mateo Retegui (Genoa) – 25 gol (50 poin)
  6. Robert Lewandowski (Barcelona) – 25 gol (50 poin)

Bagi Madridista, malam kemenangan atas Real Sociedad bukan hanya menjadi momen perpisahan bagi Modric, melainkan juga perayaan atas lahirnya era baru di Santiago Bernabeu.

Di tengah sorak-sorai penonton, Mbappe mengangkat tangan ke langit — seolah menegaskan bahwa era dominasi barunya di Eropa baru saja dimulai.

Dengan Sepatu Emas Eropa pertamanya dan catatan 31 gol di musim debutnya di Spanyol, Kylian Mbappe kini meneguhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia dan mesin gol paling mematikan di Eropa. (xpr)