INBERITA.COM, Komedian Bedu resmi mengajukan gugatan cerai talak terhadap sang istri, Irma Kartika, ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Gugatan tersebut didaftarkan langsung oleh Bedu pada 22 September 2025, dan dijadwalkan untuk menjalani sidang perdana pada 30 September mendatang.
Langkah hukum ini menjadi babak baru dalam kehidupan rumah tangga Bedu dan Irma yang telah bersama selama lebih dari 15 tahun sejak menikah pada 7 Februari 2010.
Perjalanan pasangan ini tak lepas dari perhatian publik, terutama karena tantangan ekonomi yang sempat dibuka secara jujur oleh Bedu dalam beberapa kesempatan.
Dalam wawancaranya pada Januari 2024 lalu, Bedu mengungkapkan bahwa dirinya sempat harus menjual rumah demi menutupi utang yang menumpuk.
Keputusan itu diambil agar ia dan keluarga bisa menjalani hidup dengan lebih tenang, meski harus mengorbankan kenyamanan.
“Alhamdulillah ya pelan-pelan utang sudah tertutupi. Akhirnya rumah saya jual, dari situ kita pakai untuk menutupi utang. Alhamdulillah lebih tenang, ya,” ujar Bedu saat itu.
Kesulitan finansial yang dihadapinya belum juga mereda di bulan-bulan berikutnya. Pada Mei 2024, Bedu kembali mengambil langkah besar dengan menjual dua mobil dan apartemen miliknya demi menghapus cicilan yang terus membebani keuangan keluarga.
“Ya, itu salah satu caranya biar nggak ada lagi cicilan,” katanya, seraya menambahkan bahwa hasil penjualan aset juga dipakai untuk kebutuhan biaya sekolah anak-anak.
“Buat persiapan biaya sekolah anak-anak juga soalnya.” katanya.
Dalam situasi sulit itu, sang istri Irma Kartika juga menunjukkan dukungan dan pengorbanan.
Bedu menceritakan bahwa Irma rela mengubah gaya hidupnya, bahkan menjual koleksi tas mewah yang dulu dibelikan oleh dirinya ketika kondisi keuangan keluarga masih stabil.
“Sampai istri saya di-stalking Instagramnya, ‘ah jangan kasihan, istrinya gaya hidupnya glamor, ya ke kafe-kafe gitu segala macam, bajunya, tasnya’,” cerita Bedu.
Namun, menurutnya, publik tidak melihat perjuangan di balik layar.
“Saya sebagai suami beliin tas buat istri nggak ada masalah pada saat waktu itu ada ya kan, nah sekarang pas lagi nggak ada tasnya dijual-jualin,” jelasnya.
Kondisi keuangan Bedu bahkan sempat begitu memprihatinkan hingga ia mengaku hanya memiliki saldo rekening kurang dari Rp100 ribu.
Dalam wawancara yang dilakukan pada Oktober 2023, Bedu secara terbuka menyebut nominal yang sangat kecil di beberapa akun bank miliknya.
“Paling kecil saat ini? Rp3.800. Di ATM satu lagi, Rp50 ribu,” kata Bedu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan kala itu.
Beban finansial yang ditanggung Bedu pun tidak ringan. Selain cicilan apartemen dan mobil, ia juga harus memenuhi biaya pendidikan anak, kebutuhan bulanan rumah tangga, hingga menggaji asisten rumah tangga dan sopir, meski jumlah tenaga bantu di rumah sudah semakin berkurang.
“Ada apartemen, mobil, sekolah anak, uang bulanan, bayar ART, sopir, asisten tinggal satu. Lama-lama nggak ada asisten nih,” ungkapnya.
Dalam upaya terakhir menstabilkan keuangan, Bedu memutuskan untuk menjual rumahnya seharga Rp5,5 miliar.
Dana hasil penjualan tersebut digunakan untuk membeli hunian yang lebih kecil, membayar utang, serta diharapkan bisa menjadi bekal investasi untuk masa depan keluarga.
Kini, situasi rumah tangganya mencapai titik krusial dengan pengajuan gugatan cerai.
Bedu dan Irma Kartika yang telah menempuh perjalanan panjang bersama dalam suka dan duka, terutama menghadapi tantangan ekonomi berat, harus menghadapi kenyataan pahit di meja persidangan.
Gugatan ini sontak kembali menarik perhatian publik, yang selama ini mengikuti kisah jatuh bangun ekonomi Bedu dan perjuangan mereka dalam menjaga keluarga.
Belum ada keterangan resmi dari pihak Irma Kartika terkait gugatan ini, dan publik menantikan perkembangan dari sidang perdana yang akan digelar pada 30 September 2025. (xpr)