Kericuhan Pecah Usai Laga PSM vs Persib, Suporter Masuk Lapangan dan Nyalakan Flare

INBERITA.COM, Pertandingan antara PSM Makassar melawan Persib Bandung pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 berakhir panas.

Tidak hanya menyajikan duel sengit di atas lapangan, laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Minggu (17/5/2026), juga diwarnai kericuhan setelah peluit panjang dibunyikan wasit.

Pertandingan sendiri dimenangkan Persib Bandung dengan skor tipis 2-1. Hasil itu membuat Maung Bandung semakin kokoh di puncak klasemen menjelang akhir musim.

Persib lebih dulu membuka keunggulan lewat gol Thom Haye pada menit ke-32. Tuan rumah kemudian membalas melalui sundulan kapten tim Yuran Fernandes di awal babak kedua, tepatnya menit ke-54.

Saat laga terlihat akan berakhir imbang, Persib justru mencetak gol penentu kemenangan pada masa injury time. Julio Cesar menjadi pahlawan setelah membobol gawang PSM pada menit 90+7.

Gol tersebut langsung disambut selebrasi para pemain Persib yang tampak larut dalam euforia kemenangan di kandang lawan. Beberapa pemain terlihat merayakan hasil penting itu di depan tribun stadion.

Namun suasana berubah tegang hanya beberapa saat setelah pertandingan usai. Sejumlah suporter dilaporkan turun ke area lapangan dan memicu kericuhan di dalam stadion.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat penonton menyalakan flare dan kembang api dari tribun. Beberapa benda juga tampak dilempar ke arah lapangan hingga asap tebal memenuhi sebagian area stadion.

Situasi yang semula dipenuhi selebrasi mendadak berubah mencekam. Para pemain dan ofisial Persib terlihat langsung diminta meninggalkan lapangan demi alasan keamanan.

“Masuk, masuk!” terdengar teriakan seseorang dari pinggir lapangan saat kondisi mulai tidak terkendali.

Pemain Persib pun berlari menuju lorong stadion dan masuk ke ruang ganti. Momen tersebut terekam dalam sejumlah video yang cepat menyebar di media sosial dan menjadi sorotan publik sepak bola nasional.

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kericuhan tersebut maupun apakah terdapat korban dalam insiden itu. Aparat keamanan dan panitia pelaksana pertandingan juga belum merilis informasi lengkap terkait situasi pascalaga.

Kemenangan atas PSM menjadi hasil penting bagi Persib Bandung dalam persaingan papan atas musim ini. Tambahan tiga poin membuat posisi mereka semakin kuat di puncak klasemen menjelang laga terakhir kompetisi.

Di sisi lain, kekalahan di kandang sendiri menjadi pukulan bagi PSM Makassar yang sebelumnya berharap menutup musim dengan hasil positif di hadapan pendukungnya sendiri.

Atmosfer pertandingan sebenarnya sudah berlangsung panas sejak awal laga. Ribuan suporter memenuhi Stadion Gelora BJ Habibie untuk menyaksikan duel dua tim besar tersebut.

PSM sempat tampil agresif di awal pertandingan, tetapi Persib mampu tampil efektif dalam memanfaatkan peluang. Permainan terbuka yang diperagakan kedua tim membuat laga berjalan intens hingga menit akhir.

Namun perhatian publik justru tertuju pada insiden setelah pertandingan selesai. Kericuhan suporter kembali memunculkan kekhawatiran terkait aspek keamanan pertandingan sepak bola nasional, terutama pada laga-laga dengan tensi tinggi dan rivalitas besar.

Dalam beberapa musim terakhir, federasi dan operator liga terus berupaya memperbaiki sistem keamanan stadion, termasuk pengawasan suporter dan penggunaan flare yang dilarang di area pertandingan.

Insiden di Parepare diperkirakan akan menjadi bahan evaluasi serius bagi pihak penyelenggara kompetisi maupun aparat keamanan setempat. Apalagi kompetisi sudah memasuki fase akhir ketika tensi pertandingan semakin meningkat.

Publik kini menunggu langkah resmi dari operator liga terkait kemungkinan investigasi atau sanksi atas kericuhan yang terjadi setelah laga PSM Makassar kontra Persib Bandung tersebut.