INBERITA.COM, Cisco dan NVIDIA baru-baru ini mengumumkan serangkaian inovasi penting yang bertujuan untuk mempercepat adopsi teknologi Artificial Intelligence (AI) yang aman, skalabel, dan efisien di berbagai sektor, termasuk neocloud, perusahaan, dan telekomunikasi.
Salah satu sorotan utama dari kolaborasi ini adalah peluncuran Cisco N9100, switch pusat data pertama yang dikembangkan dengan NVIDIA Spectrum-X Ethernet silicon.
Produk ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan infrastruktur AI berskala besar, sekaligus menawarkan fleksibilitas tinggi dan interoperabilitas yang luas.
Cisco N9100, switch AI generasi terbaru, dirancang untuk membantu organisasi dalam membangun dan mengelola infrastruktur AI secara efisien.
Dengan dukungan arsitektur referensi yang sesuai dengan standar NVIDIA Cloud Partner, Cisco N9100 ideal untuk penerapan di neocloud dan sovereign cloud, yang menawarkan solusi bagi perusahaan yang ingin mengintegrasikan teknologi AI dalam operasi mereka dengan cara yang aman dan terkelola dengan baik.
Cisco N9100 Series, yang dapat dipesan sebelum akhir tahun, memberikan pilihan sistem operasi yang dapat disesuaikan, termasuk Cisco NX-OS atau SONiC.
Fleksibilitas ini memungkinkan perusahaan untuk membangun jaringan AI berbasis Ethernet yang terintegrasi dengan infrastruktur mereka yang sudah ada, memudahkan transisi ke solusi AI yang lebih maju tanpa harus melakukan pembaruan besar pada sistem yang sudah ada.
Dalam upaya memperluas portofolio data center switching-nya, Cisco juga memperkenalkan Cisco Nexus Dashboard, yang kini telah mendukung teknologi-teknologi canggih seperti Silicon One, Cloud-scale ASICs, dan Spectrum-X Ethernet.
Dengan penambahan teknologi-teknologi ini, Cisco semakin memperkuat komitmennya untuk menawarkan solusi data center yang mampu mendukung aplikasi AI berbasis cloud dengan kinerja tinggi.
Di ajang GTC 2025, Cisco juga meluncurkan Cisco Secure AI Factory with NVIDIA, sebuah solusi yang dirancang untuk menciptakan arsitektur AI yang tidak hanya mengutamakan performa, tetapi juga aspek keamanan dan observabilitas.
Dalam era digital yang semakin kompleks ini, keamanan siber menjadi salah satu perhatian utama, terutama dalam pengelolaan aplikasi AI yang berisiko.
Beberapa fitur utama dari Cisco Secure AI Factory antara lain:
- Cisco AI Defense, yang terintegrasi dengan NVIDIA NeMo Guardrails, memberikan perlindungan terhadap potensi ancaman siber dalam aplikasi AI.
- Splunk Observability Cloud dan Splunk Enterprise Security, yang memungkinkan pemantauan performa dan perlindungan beban kerja AI secara real-time.
- Cisco Isovalent dan Nexus Hyperfabric AI, yang dilengkapi dengan Cisco G200 Silicon One untuk memberikan jaringan Kubernetes berperforma tinggi.
- Server Cisco UCS 880A M8 dan UCS X-Series yang mendukung GPU NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell.
- Integrasi dengan platform NVIDIA Run:ai, Nutanix Kubernetes Platform (NKP), dan Nutanix Unified Storage (NUS), untuk orkestrasi dan penyimpanan AI yang lebih efisien.
Dengan berbagai fitur canggih ini, Cisco Secure AI Factory menjanjikan solusi yang tidak hanya cepat dan andal, tetapi juga aman dan dapat dipantau dengan baik, menjadikannya pilihan ideal untuk perusahaan yang ingin memanfaatkan potensi AI tanpa khawatir tentang potensi ancaman keamanan.
Selain itu, dalam rangka menjawab tantangan konektivitas masa depan, Cisco dan NVIDIA juga memperkenalkan Arsitektur AI-RAN (Radio Access Network).
Solusi ini menggabungkan user plane Cisco, software inti 5G, dan platform NVIDIA AI Aerial untuk menciptakan fondasi jaringan 6G berbasis AI yang efisien dan aman.
Pengembangan AI-RAN bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jaringan serta memungkinkan konektivitas yang lebih cepat dan lebih dapat diandalkan, yang akan menjadi landasan bagi pengembangan jaringan 6G di masa depan.
Kemitraan strategis antara Cisco dan NVIDIA ini menandai langkah besar dalam pengembangan infrastruktur AI generasi berikutnya.
Dengan memanfaatkan keahlian kedua perusahaan dalam jaringan dan kecerdasan buatan, inovasi ini memberikan solusi yang komprehensif bagi perusahaan dan organisasi yang ingin membangun dan mengelola infrastruktur AI mereka dengan cara yang lebih aman, efisien, dan skalabel.
Kolaborasi ini juga memperkuat posisi Cisco dan NVIDIA sebagai pemimpin di bidang teknologi AI, dengan menawarkan solusi yang tidak hanya inovatif tetapi juga dapat diimplementasikan dalam skala besar di berbagai sektor.
Dengan berbagai inovasi ini, Cisco dan NVIDIA semakin memantapkan diri sebagai dua raksasa teknologi yang terus mendorong batasan-batasan baru dalam dunia kecerdasan buatan, serta membangun ekosistem AI yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Bagi perusahaan dan organisasi yang ingin memanfaatkan potensi AI, solusi-solusi yang ditawarkan oleh Cisco dan NVIDIA memberikan peluang untuk meningkatkan kinerja operasional mereka melalui teknologi terbaru yang dapat diandalkan dan aman. (xpr)