INBERITA.COM, Celine Evangelista menjadi sorotan publik setelah tampil tanpa hijab dalam film horor berjudul Danyang Wingit Jumat Kliwon. Dalam film tersebut, ia memerankan karakter seorang sinden yang menjadi bagian dari kisah horor yang menegangkan.
Meskipun sebelumnya ia dikenal berhijab, keputusan Celine untuk tampil tanpa hijab di film ini memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat, terutama dari para penggemarnya yang mungkin merasa kecewa dengan penampilannya.
Di tengah reaksi tersebut, Celine Evangelista tidak tinggal diam. Pada Sabtu (8/11/2025), ia mengadakan klarifikasi dan meminta maaf kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Celine menyampaikan permohonan maaf atas penampilannya di film yang sedang tayang ini. Menurutnya, ia tidak bisa membahagiakan hati semua orang dengan setiap keputusan yang diambilnya.
“Saya mohon maaf kepada semua masyarakat kalau tidak bisa membahagiakan hati semua orang,” ungkap Celine Evangelista dengan tulus saat ditemui di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan.
Namun, meskipun merasa harus meminta maaf, Celine menjelaskan bahwa perjalanan spiritual dan perubahan dalam dirinya adalah sesuatu yang sangat pribadi.
Ia menyinggung tentang hidayah yang merupakan hak prerogatif Tuhan dan datang kepada setiap orang pada waktunya masing-masing.
“Hidayah dan ilmu orang itu kan wallahualam ya, nggak ada yang tahu kapan datangnya. Jadi ya kemungkinan saya datangnya di saat syuting itu berlangsung,” lanjutnya, dengan mengisyaratkan bahwa mungkin saat syuting film tersebut, ia merasa ada suatu perubahan dalam dirinya yang tidak ia duga sebelumnya.
Pernyataan ini tentu saja menjadi menarik perhatian, mengingat Celine Evangelista sebelumnya memutuskan untuk berhijab di awal tahun 2025.
Keputusan berhijab tersebut bahkan disertai dengan langkah spiritual lainnya, seperti melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci, yang menunjukkan komitmennya terhadap perjalanan religiusnya.
Namun, keputusan untuk kembali tampil tanpa hijab dalam film ini mengundang banyak pertanyaan tentang konsistensi pilihannya.
Celine Evangelista juga sempat mengungkapkan bahwa tidak ada yang tahu kapan hidayah akan datang. Perubahan dalam dirinya selama proses syuting, menurutnya, mungkin menjadi titik awal bagi perubahan pandangan hidup yang lebih besar.
“Kadang-kadang kita nggak tahu kapan kita dapat hidayah itu, bisa jadi di tengah perjalanan, bisa jadi pas lagi syuting. Semua itu datangnya dari Tuhan,” lanjutnya dalam klarifikasinya.
Sebagai mantan istri Stefan William, perjalanan Celine Evangelista selalu mendapat perhatian publik.
Tak jarang keputusan-keputusan yang ia ambil menjadi sorotan media, seperti ketika ia memutuskan berhijab dan melangkah lebih dalam dalam perjalanan religiusnya.
Namun, dengan keputusannya kali ini untuk tampil tanpa hijab dalam film, Celine kembali mendapat perhatian publik. Meskipun banyak yang memberikan dukungan, tidak sedikit pula yang merasa kecewa atas perubahan penampilannya.
Penting untuk dicatat bahwa meskipun Celine meminta maaf, ia juga mengingatkan bahwa keputusan hidupnya adalah hak pribadi yang tidak selalu bisa memuaskan semua pihak.
Sebagai seorang publik figur, Celine memahami betul bahwa segala tindakannya akan selalu mendapat perhatian, baik yang positif maupun negatif. Namun, ia menekankan bahwa dirinya tidak bisa memastikan bisa membuat semua orang bahagia.
Keputusan Celine Evangelista untuk tampil tanpa hijab dalam Danyang Wingit tentu saja mengundang banyak spekulasi. Apakah ini hanya sekadar keputusan untuk kebutuhan film, ataukah ada alasan pribadi lainnya?
Yang jelas, Celine Evangelista tetap menunjukkan sikap rendah hati dengan mengakui bahwa hidayah adalah sesuatu yang tak bisa diprediksi, dan bahwa dirinya terus berusaha menjalani hidup dengan sebaik-baiknya.
Dari sisi film, Danyang Wingit Jumat Kliwon sendiri adalah sebuah karya horor yang mengusung kisah mistis dengan sentuhan budaya lokal.
Celine Evangelista, yang dikenal sebagai salah satu selebritas Indonesia yang cukup sukses di dunia hiburan, memilih untuk menerima peran dalam film ini meski harus tampil dengan penampilan yang berbeda dari biasanya. (xpr)