Bus Mudik Gratis Asal Wonogiri Terbakar Hangus di Tol Cipali, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

INBERITA.COM, Sebuah bus yang hendak mengangkut peserta mudik gratis dari Bogor terbakar di Tol Cipali, tepatnya di Kilometer 95 B arah Cirebon menuju Jakarta, wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026) sore.

Beruntung, kebakaran ini terjadi sebelum bus tersebut mengangkut pemudik, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Insiden kebakaran bus ini terjadi tepatnya di ruas Tol Cipali, sekitar dua kilometer sebelum lokasi kejadian.

Bus yang berasal dari Wonogiri tersebut rencananya akan menuju ke Cileungsi, Kabupaten Bogor untuk menjemput peserta mudik gratis.

Namun, akibat peristiwa ini, bus yang mengalami kebakaran terpaksa batal atau diganti dengan bus lain untuk melanjutkan perjalanan.

“Bus tersebut berangkat dari Wonogiri menuju Cileungsi untuk menjemput penumpang mudik gratis. Saat kejadian, bus dalam kondisi kosong, hanya berisi satu sopir dan dua kernet,” jelas Kasat Lantas Polres Subang, AKP Hardian Ardianto, saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Menurut pengakuan sopir dan kernet, percikan api pertama kali terlihat muncul dari ruang mesin di bagian belakang bus sekitar dua kilometer sebelum terjadinya kebakaran hebat.

Sopir bus kemudian mendapat informasi dari pengemudi kendaraan lain yang melintas bahwa busnya mengeluarkan api dari bagian belakang.

Setelah menerima informasi tersebut, sopir bus langsung menepikan kendaraan ke bahu jalan. Sayangnya, api dengan cepat melahap seluruh bagian bus hingga menyebabkan bus tersebut terbakar habis.

Sopir dan kernet tidak sempat menyelamatkan dokumen atau surat-surat kendaraan yang ada di dalam bus karena kobaran api yang begitu cepat.

“Sopir kemudian mendapat informasi dari pengemudi lain, lalu menepikan bus. Namun, api cepat membesar dan menghanguskan bus,” tambah AKP Hardian.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang segera mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menanggulangi api yang semakin membesar.

Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit setelah petugas tiba di lokasi kejadian.

Kobaran api yang besar sempat membuat asap hitam pekat membubung tinggi, yang terlihat jelas dari kejauhan sepanjang ruas Tol Cipali.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, mengingat bus sedang kosong dan hanya diisi oleh sopir serta dua kernet.

Selama proses pemadaman, polisi bersama petugas tol melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup dua lajur jalan menuju Jakarta untuk mempermudah proses pemadaman dan evakuasi kendaraan. Kendaraan hanya bisa melintas melalui satu lajur untuk sementara waktu.

“Arus lalu lintas sempat terkendala, namun kemacetan panjang dapat dihindari,” ujar AKP Hardian.

Sekitar 15 hingga 20 menit setelah api berhasil dipadamkan, kedua lajur yang sempat ditutup dibuka kembali dan arus lalu lintas kembali normal. Proses pemadaman yang relatif cepat mencegah terjadinya kemacetan parah di jalan tol tersebut.