INBERITA.COM, Menjelang akhir tahun 2025, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) mulai merasakan harap-harap cemas.
Pasalnya, dana bantuan dari tiga program utama—Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra)—belum juga masuk ke rekening banyak penerima.
Sebelumnya, masyarakat banyak yang mengharapkan pencairan bansos tahap keempat ini bisa dilakukan pada awal bulan November 2025, seperti yang pernah beredar dalam informasi masyarakat.
Namun, hingga kini, banyak KPM yang melaporkan bahwa saldo mereka masih kosong.
Fenomena keterlambatan pencairan ini mulai ramai diperbincangkan setelah kanal YouTube Arfan Saputra Channel menayangkan hasil pengecekan saldo beberapa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari berbagai bank penyalur.
Dalam video berdurasi tiga menit itu, Arfan mencoba mengecek saldo di ATM Bank Mandiri dan BNI, namun hasilnya masih menunjukkan nol rupiah.
“Sebagian besar penerima masih belum menerima dana PKH maupun BPNT, hanya sedikit yang sudah mendapatkan BLT Kesra lebih dulu,” jelas Arfan dalam video yang diunggahnya.
Kejadian ini menimbulkan respons serupa dari berbagai wilayah, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera, di mana banyak warga mengaku belum menerima bantuan tahap empat ini.
Mereka berharap agar pencairan segera dilakukan, mengingat kebutuhan menjelang akhir tahun yang semakin meningkat.
Proses Penyaluran Bansos Dilakukan Bertahap
Menyikapi keluhan dan kekhawatiran masyarakat, Kementerian Sosial (Kemensos) menjelaskan bahwa proses penyaluran bansos tahap empat ini memang dilakukan secara bertahap.
Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan data dan verifikasi penerima yang ada di masing-masing daerah.
Menurut Kemensos, pencairan baru bisa dilakukan setelah data penerima diverifikasi secara digital oleh sistem yang digunakan.
Proses verifikasi ini mencakup pengecekan status aktif KPM, nomor Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), serta sinkronisasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Penyaluran bansos dilakukan bertahap agar tepat sasaran dan sesuai dengan data terbaru di lapangan,” ujar seorang pejabat di lingkungan Kemensos.
Selain itu, bantuan sosial ini disalurkan melalui beberapa bank Himpunan Bank Negara (Himbara) seperti BNI, BRI, Mandiri, BTN, dan melalui PT Pos Indonesia bagi penerima yang tidak memiliki rekening bank.
Rincian Bantuan yang Disalurkan pada Tahap Keempat November 2025
Pada bansos tahap empat bulan November 2025, pemerintah menyalurkan bantuan dalam tiga program utama, sebagai berikut:
- PKH (Program Keluarga Harapan) Bantuan ini diberikan kepada keluarga miskin dengan berbagai komponen penerima seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas. Besaran dana yang diberikan bervariasi, mulai dari Rp225 ribu hingga Rp750 ribu per tahap, tergantung kategori penerima.
- BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) BPNT disalurkan dalam bentuk saldo elektronik sebesar Rp200 ribu per bulan. Saldo ini dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan bahan makanan lainnya melalui e-Warong atau agen sembako resmi yang bekerja sama dengan pemerintah.
- BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan) Bantuan ini diberikan kepada masyarakat rentan dan berpenghasilan rendah, dengan nominal Rp900 ribu yang disalurkan sekaligus untuk tiga bulan (Oktober–Desember 2025).
Meski beberapa wilayah belum menerima bantuan, pemerintah memastikan bahwa seluruh KPM tetap akan mendapatkan haknya.
Kemensos menegaskan bahwa tidak ada bantuan yang akan hangus, hanya saja proses pencairannya sedikit tertunda karena menunggu verifikasi dan validasi data penerima.
“Bansos ini pasti cair, hanya saja waktunya berbeda-beda di tiap daerah. Jadi masyarakat diminta untuk bersabar dan terus mengikuti informasi resmi dari Kemensos,” tulis Arfan dalam unggahannya di kanal YouTube-nya.
Cara Mengecek Saldo Secara Mandiri
Bagi para penerima yang ingin memastikan apakah bantuan sudah masuk atau belum, mereka dapat melakukan pengecekan saldo secara mandiri melalui mesin ATM. Berikut adalah langkah-langkah pengecekan saldo yang dapat dilakukan:
- Masukkan kartu KKS ke mesin ATM bank penyalur.
- Pilih bahasa Indonesia.
- Masukkan PIN dengan benar.
- Tekan menu Informasi Saldo.
- Tunggu beberapa detik hingga saldo muncul di layar ATM.
Jika saldo belum bertambah, berarti dana bantuan belum ditransfer. Namun, Kemensos memastikan bahwa proses penyaluran bansos masih terus berlangsung dan diperkirakan akan selesai hingga akhir November 2025.
Waspada Terhadap Informasi Hoaks
Kemensos juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh oleh pesan berantai atau tautan palsu yang beredar di media sosial.
Pihak Kemensos menegaskan bahwa segala pengumuman resmi mengenai program bansos hanya akan disampaikan melalui situs resmi seperti cekbansos.kemensos.go.id, aplikasi Cek Bansos, atau akun media sosial resmi Kemensos RI.
Kemensos berharap masyarakat lebih waspada terhadap penipuan yang memanfaatkan situasi keterlambatan pencairan bantuan sosial.
Pemerintah terus berupaya untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang berhak dengan tepat waktu, meski proses verifikasi dan validasi data yang ketat menyebabkan sedikit keterlambatan dalam penyaluran.
Dengan demikian, bagi penerima bantuan sosial yang masih menunggu pencairan, diharapkan untuk tetap sabar dan menunggu informasi lebih lanjut dari sumber yang resmi. (xpr)