Aktor Gary Iskak Tutup Usia Akibat Kecelakaan, Begini Kronologi Kecelakaan dan Jejak Panjang Kariernya

INBERITA.COM, Aktor Gary Iskak meninggal dunia pada Sabtu (29/11/2025) setelah mengalami kecelakaan motor yang merenggut nyawanya pada usia 52 tahun.

Kabar duka ini mengejutkan dunia hiburan Indonesia, mengingat Gary dikenal sebagai aktor berbakat dengan perjalanan panjang di dunia film dan televisi.

Ia mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Suyoto pada pukul 09.24 WIB setelah sempat mendapat perawatan intensif. Kabar meninggalnya Gary disampaikan melalui pesan duka yang beredar di kalangan jurnalis.

“Innalillahi wa innailaihi roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Mohamad Gary Iskak bin Irwan Santoso Iskak,” demikian isi pesan tersebut yang dikutip dari Kompas.

Dalam pesan itu disebutkan bahwa jenazah akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Gintung, disertai permohonan agar masyarakat memaafkan segala kesalahan almarhum.

Pesan itu ditandatangani keluarga, termasuk ibunda Winny Iskak dan istri Gary, Richa Novisha, bersama anak-anaknya.

Kronologi kecelakaan Gary mulai terungkap setelah komedian Ade Jigo mengunggah video yang memperlihatkan sang aktor sudah terkapar di jalanan. Ade mengatakan ia awalnya mendapat informasi dari grup WhatsApp rekan-rekannya.

“Sekitar jam 12.30 malam saya dapat info di WA grup bahwa Bang Gary kecelakaan motor,” ujar Ade Jigo saat dihubungi awak media, Sabtu (29/11/2025).

Ia mengatakan video yang diterimanya menunjukkan Gary “sudah tergeletak di aspal sama motornya.”

Kecelakaan itu disebut terjadi di Jalan Kesehatan, Bintaro, ketika Gary mengendarai motor RX King. Informasi tersebut sempat membuat Ade terkejut karena selama ini ia tidak pernah melihat Gary aktif di komunitas motor tersebut.

“Saya kaget juga karena beliau pakai RX-King. Setelah itu saya naikkan ke story Instagram,” katanya.

Namun, sebelum mengunggah, Ade mengedit video tersebut demi menjaga etika.

“Videonya saya hitam-putihkan, saya sunyikan, dan bagian kepala saya tutup tulisan ‘Gary Iskak Kecelakaan’ gitu. Video aslinya berwarna dan beliau masih mengangkat kepala. Cuma saya nggak berani tayangin,” jelasnya.

Belakangan diketahui bahwa video tersebut berasal dari seorang anggota komunitas RX King yang membagikannya ke grup WhatsApp.

Pengirim video bukan orang yang berada di lokasi kecelakaan. Unggahan Ade sempat menimbulkan kesalahpahaman, bahkan membuat sejumlah publik figur mengira video tersebut bagian dari syuting.

“Banyak yang DM, bahkan Kang Ferry tanya, ‘Ini lagi syuting, De?’ Saya bilang, ‘Enggak, ini beneran’,” ujar Ade.

Gary Iskak lahir pada 10 Juli 1973 dan merupakan keturunan Belanda. Ia berasal dari keluarga besar seniman yang telah lama berkecimpung di dunia film.

Kakeknya, Robert Maria Iskak alias Bob Iskak, dikenal sebagai sutradara era kemerdekaan.

Gary juga merupakan kakak dari aktor Khiva Iskak serta keponakan dari aktor dan aktris legendaris seperti Alice Iskak, Boy Iskak, dan Indriati Iskak. Tidak mengherankan bila dunia seni peran sudah akrab bagi Gary sejak kecil.

Karier Gary di dunia hiburan mulai menanjak saat ia berperan sebagai pengacara sekaligus kekasih Krisdayanti dalam film Jatuh Cinta Lagi (2006).

Di layar kaca, ia dikenal lewat sinetron Opera SMU sekitar tahun 2001 bersama Tamara Bleszynski. Namun film yang paling melambungkan namanya adalah D’Bijis (2007) yang dibintanginya bersama Tora Sudiro dan Indra Birowo.

Berkat peran bancinya dalam film karya Rako Prijanto itu, Gary dinominasikan sebagai Most Favorite Actor di MTV Indonesia Movie Award 2007. Pada tahun yang sama, ia tampil dalam film horor pertamanya, Pocong 3.

Kesuksesan D’Bijis membuat Rako Prijanto kembali mengajak Gary bermain dalam Merah Itu Cinta (2007). Menurut Rako, karakter Aria dalam film tersebut tidak bisa diperankan oleh aktor lain selain Gary.

Dalam kehidupan pribadinya, Gary pernah menikah dengan Sabrina R. Bonita pada 26 April 1999. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai seorang anak, Muhammad Azriel Gamitza Iskak.

Namun rumah tangga mereka tidak bertahan lama. Pada 2007, Gary ditangkap atas kepemilikan 0,3 gram sabu di sebuah diskotek.

Setelah menjalani hukuman dan bebas akhir 2008, Gary kemudian menjalin hubungan dengan aktris Richa Novisha. Mereka menikah pada Agustus 2009 dalam sebuah pernikahan tertutup di Bogor dan dikaruniai dua anak.

Gary sempat kembali aktif di dunia akting lewat sejumlah film seperti Hari Untuk Amanda (2009), Benci Disko (2009), dan Heart Break.com (2009), beberapa di antaranya juga dibintangi bersama Richa.

Ia juga bermain dalam sinetron Tangisan Isabella serta menjadi ayah Baim dalam Buku Harian Baim. Dalam perjalanan hidupnya, Gary memutuskan menjadi mualaf pada 2007, setelah terjerat kasus narkoba yang membuatnya menjalani proses hukum.

Pada 2022, Gary sempat dirawat karena kanker hati. Foto dirinya terbaring dengan selang oksigen sempat beredar setelah diunggah manajernya, Markoneng.

“GWS @iskak_gary semoga pulih kembali dari sakitnya amin,” tulis Markoneng.

Istrinya, Richa, juga mengunggah foto serupa dengan pesan singkat penuh haru, “I love you.”

Kabar penyakitnya diperkuat oleh unggahan Toto Soegriwo yang menyebut Gary didiagnosis sirosis atau kanker hati akut.

Kini, kepergian Gary Iskak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.

Dedikasinya di dunia hiburan, perjalanan hidupnya yang penuh dinamika, serta perjuangannya menghadapi sakit menjadi kenangan yang melekat bagi banyak orang. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. (*)