INBERITA.COM, Film Agak Laen: Menyala Pantiku! kembali menorehkan sejarah baru di industri perfilman Tanah Air.
Karya terbaru dari rumah produksi Imajinari ini resmi dinobatkan sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa, setelah berhasil melampaui rekor jumlah penonton yang sebelumnya dipegang film lain.
Pencapaian tersebut menegaskan posisi Agak Laen: Menyala Pantiku! sebagai fenomena besar di layar lebar nasional sekaligus bukti kuat antusiasme publik terhadap film komedi lokal.
Kabar membanggakan ini diumumkan secara resmi melalui akun media sosial Imajinari pada Jumat, 2 Januari 2026.
Dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa Agak Laen: Menyala Pantiku! telah ditonton lebih dari 10.250.000 penonton, sebuah angka yang menjadikannya film Indonesia dengan raihan penonton tertinggi sepanjang sejarah perfilman nasional.
Capaian ini sekaligus memecahkan rekor demi rekor yang sebelumnya telah dicatat film-film box office Tanah Air.
“Alhamdulillah, Puji Tuhan. Pilem Agak Laen: Menyala Pantiku! telah resmi memecahkan rekor dan menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa, pasukaann!” tulis Imajinari dalam pernyataan resminya yang langsung disambut ribuan respons positif dari warganet.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Dengan jumlah penonton tersebut, Agak Laen: Menyala Pantiku! secara resmi menyalip rekor film animasi Jumbo, yang sebelumnya menyandang status film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan total 10.233.002 penonton.
Selisih angka yang tipis justru menegaskan ketatnya persaingan film-film lokal dalam menarik minat masyarakat untuk kembali ke bioskop, sekaligus menunjukkan tren positif kebangkitan perfilman Indonesia.
Keberhasilan ini juga mempertegas dominasi Agak Laen sebagai salah satu waralaba film komedi paling sukses.
Film sekuel ini tak hanya melampaui rekor film lain, tetapi juga berhasil melampaui capaian jumlah penonton film pertamanya.
Hal tersebut menjadi pencapaian yang tidak mudah, mengingat banyak sekuel film kerap kesulitan menandingi kesuksesan pendahulunya.
Namun, Agak Laen: Menyala Pantiku! justru mampu membuktikan konsistensi dan daya tarik ceritanya di mata penonton.
Film ini dibintangi oleh Oki Rengga, Bene Dion, Boris Bokir, dan Indra Jegel, yang kembali menghadirkan chemistry kuat dan gaya komedi khas yang telah dikenal luas.
Kehadiran para komika tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membuat film ini terus diminati berbagai kalangan, mulai dari penonton muda hingga keluarga.
Perpaduan humor, cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta karakter-karakter yang kuat membuat Agak Laen: Menyala Pantiku! mudah diterima dan dinikmati oleh penonton dalam jumlah masif.
Hingga saat ini, Agak Laen: Menyala Pantiku! masih tayang di bioskop dan jumlah penontonnya diperkirakan masih akan terus bertambah.
Dengan laju penambahan penonton yang masih tinggi, film ini berpotensi besar untuk kembali mencetak rekor angka baru dan memperlebar jarak dengan film-film lain dalam daftar box office Indonesia.
Situasi tersebut membuka peluang bagi Agak Laen: Menyala Pantiku! untuk menjadi film dengan rekor yang sulit dilampaui dalam waktu dekat.
Kesuksesan film ini juga menjadi sinyal positif bagi industri perfilman nasional, khususnya genre komedi.
Tingginya angka penonton menunjukkan bahwa film lokal dengan identitas kuat, pendekatan cerita yang relevan, serta eksekusi yang konsisten masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
Lebih dari sekadar hiburan, Agak Laen: Menyala Pantiku! telah menjelma menjadi fenomena budaya pop yang mampu menggerakkan jutaan orang untuk datang ke bioskop.
Dengan status resminya sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa, Agak Laen: Menyala Pantiku! kini tercatat dalam sejarah perfilman nasional.
Rekor ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi para pemain dan tim produksi, tetapi juga bagi industri kreatif Indonesia secara keseluruhan.
Selama masih diputar di layar lebar, publik pun menantikan sejauh mana angka penonton film ini akan terus bertambah dan rekor apa lagi yang akan berhasil dipecahkan.