INBERITA.COM, Persaingan di box office Indonesia pekan ini memanas dengan hadirnya dua film besar: Avatar: Fire and Ash alias Avatar 3 dan film komedi lokal Agak Laen 2: Menyala Pantiku!.
Tak disangka, film besutan sutradara Muhadkly Acho ini berhasil menembus angka 8 juta penonton, sebuah pencapaian yang menguatkan posisi film Indonesia di negeri sendiri.
Kabar pencapaian tersebut dibagikan Muhadkly Acho melalui akun Instagram terverifikasi pada Kamis (18/12/2025).
Dalam unggahannya, ia menampilkan foto Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga dengan efek wajah membiru ala karakter Avatar.
Unggahan itu disertai rasa syukur atas pencapaian Agak Laen 2 di tengah persaingan ketat dengan film Hollywood.
“Alhamdulillah.. di saat film Avatar keluar, film tentang 4 intel gagal ini malah menggenapkan jumlah penonton di angka 8 juta. Agak Laen memang penontonnya. Ayo ramaikan terus pasukan! Kita ngga boleh tunduk sama siluman belao!” cuit Muhadkly Acho, menegaskan kebanggaannya atas pencapaian film lokal tersebut.
Agak Laen 2: Menyala Pantiku! merupakan sekuel dari film komedi Indonesia yang diproduksi Imajinari.
Film pertamanya sukses menarik sekitar 6 juta penonton. Kesuksesan Agak Laen 2 menunjukkan bahwa film komedi Indonesia masih mampu bersaing dengan produksi Hollywood di bioskop tanah air, bahkan menghadapi film blockbuster seperti Avatar 3.
Sejumlah selebritas juga ikut menyampaikan selamat atas pencapaian Agak Laen 2. Tika Panggabean, yang terharu dengan pencapaian tersebut, menulis komentar di unggahan Muhadkly Acho.
Begitu pula Ariyo Wahab dan pesonel The Dance Company, yang ikut memberikan apresiasi mereka.
“Ededeeee.. Agak laen mentong ini pelemmu, Cho.. Masa pelem biru2 datang, penontonmu tetap menjulang! Porenaaaa!” tulis pesonel The Dance Company di kolom komentar.
Tika Panggabean pun menanggapi dengan hangat, “Makasih yaa pasukan kami (sambil mewek),” ungkapnya.
Performa Agak Laen 2 di tangga box office juga membuktikan bahwa film Indonesia bisa mempertahankan basis penonton setianya meski digempur film-film internasional dengan efek visual canggih.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa konten lokal yang menghibur tetap diminati masyarakat, bahkan di era dominasi film Hollywood.
Selain pencapaian penonton, film ini mendapat perhatian luas di media sosial. Tagar terkait Agak Laen 2 dan para pemainnya ramai diperbincangkan, meningkatkan visibility film ini di platform digital.
Strategi marketing kreatif yang menggabungkan humor khas Indonesia dengan interaksi media sosial terbukti efektif dalam mendorong jumlah penonton.
Dengan menembus angka 8 juta penonton, Agak Laen 2 tidak hanya menjadi fenomena box office, tetapi juga memperkuat eksistensi film lokal di tengah kompetisi ketat industri perfilman global.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sineas Indonesia untuk terus menghasilkan karya-karya yang menghibur sekaligus memiliki daya tarik luas di masyarakat.
Kesuksesan Agak Laen 2 menunjukkan bahwa penonton Indonesia tetap setia mendukung film lokal, meski persaingan dengan film internasional semakin ketat.
Kombinasi cerita komedi yang mengena, karakter kuat, dan strategi promosi digital yang tepat membuat Agak Laen 2 mampu mengukir prestasi membanggakan di industri film Tanah Air.