INBERITA.COM, Moto3 Brasil 2026 menjadi panggung penting bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang kembali menunjukkan performa menjanjikan pada sesi kualifikasi yang digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, pada Minggu (22/03/2026) dini hari WIB.
Pembalap yang tergabung dalam Honda Team Asia tersebut sukses menembus posisi kompetitif dan mengamankan catatan waktu yang membuatnya berada di posisi keempat.
Dalam sesi kualifikasi Moto3 Brasil 2026 yang berlangsung ketat, Veda Ega Pratama mencatatkan waktu lap terbaik 1 menit 26,506 detik.
Catatan tersebut hanya terpaut tipis dari pembalap tercepat di sesi itu, Joel Esteban, dengan selisih 0,265 detik.
Performa ini menegaskan konsistensi Veda dalam bersaing di barisan depan ajang balap motor kelas dunia Moto3.
Sejak awal sesi, atmosfer kompetisi di Goiania memang sudah berlangsung sengit. Para pembalap muda dari berbagai negara berupaya memaksimalkan setiap lap untuk mengamankan posisi start terbaik di race utama.
Namun, jalannya kualifikasi sempat mengalami gangguan akibat kondisi lintasan. Sesi tertunda karena ditemukan berlubangnya aspal pada area garis start-finis, yang memaksa panitia untuk melakukan penanganan demi keselamatan pembalap.
Kondisi tersebut membuat jadwal kualifikasi mundur dan berlangsung lebih lama dari perkiraan. Meski demikian, situasi itu tidak mengurangi fokus Veda Ega Pratama.
Justru, pembalap berusia 17 tahun tersebut mengaku mendapatkan kondisi yang lebih baik setelah penundaan terjadi.
Dalam keterangannya, Veda menyampaikan bahwa adaptasi terhadap motor dan lintasan menjadi kunci peningkatan performanya di sesi kualifikasi kali ini.
Ia juga menyoroti perubahan kondisi yang menurutnya lebih menguntungkan dibandingkan sesi latihan sebelumnya.
“Hari ini adalah hari yang panjang karena penundaan, tetapi pada akhirnya kondisinya jauh lebih baik dibandingkan kemarin dan pagi ini,” Veda Ega Pratama menuturkan.
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana kondisi lintasan yang sempat bermasalah justru bertransformasi menjadi lebih stabil setelah perbaikan dilakukan.
Hal ini memberi ruang bagi para pembalap untuk tampil lebih maksimal, termasuk Veda yang mampu menjaga ritme balapnya dengan baik hingga akhir sesi.
Lebih lanjut, Veda juga menegaskan rasa percaya dirinya terhadap motor yang ia kendarai sepanjang kualifikasi Moto3 Brasil 2026.
Feeling yang positif terhadap setelan motor menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya mampu bersaing di papan atas.
“Saya memiliki perasaan yang sangat baik dengan motor dan kepercayaan diri yang baik selama kualifikasi,” tambah pembalap berusia 17 tahun ini.
Hasil posisi keempat di kualifikasi ini menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk menghadapi balapan utama Moto3 Brasil 2026.
Dengan selisih waktu yang sangat tipis dari para pesaing terdepan, peluang untuk naik podium masih terbuka lebar jika ia mampu menjaga konsistensi, start yang baik, serta strategi balap yang tepat di race day.
Performa impresif ini juga menjadi sorotan tersendiri bagi kiprah pembalap Indonesia di kancah Moto3 dunia.
Konsistensi Veda bersama Honda Team Asia menunjukkan bahwa persaingan di level tertinggi bukan lagi sekadar target jangka panjang, melainkan sesuatu yang mulai bisa diraih secara nyata melalui hasil-hasil positif di lintasan.