INBERITA.COM, Harapan Timnas Indonesia untuk mengamankan tiket lebih cepat ke semifinal Piala AFF 2026 harus tertunda setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Senin malam.
Bermain di hadapan publik sendiri, skuad Garuda justru kesulitan mengimbangi efektivitas permainan tim tamu yang mampu memaksimalkan setiap peluang menjadi gol.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Indonesia karena persaingan di Grup A kini semakin ketat. Dengan enam poin dari tiga pertandingan, Indonesia turun ke posisi ketiga klasemen sementara.
Vietnam mengambil alih puncak klasemen dengan koleksi tujuh poin, unggul selisih gol atas Singapura yang berada di peringkat kedua.
Sejak peluit awal dibunyikan, Vietnam langsung menunjukkan intensitas permainan yang tinggi.
Baru enam menit pertandingan berjalan, Nguyen Van Vi berhasil memecah kebuntuan setelah menerima umpan terobosan Nguyen Hoang Duc dan lolos dari jebakan offside. Sepakan mendatarnya gagal dihentikan Nadeo Argawinata sehingga Vietnam unggul cepat 1-0.
Indonesia sempat mencoba memberikan respons. Pada menit ke-12, Mitchell Baker memperoleh peluang usai menerima umpan matang dari Ivar Jenner. Namun penyelesaian akhirnya masih terlalu mudah diamankan kiper Vietnam, Patrik Le Giang.
Momentum kebangkitan Indonesia tak pernah benar-benar datang. Tiga menit berselang, Vietnam kembali menghukum kelengahan lini belakang Garuda melalui serangan balik cepat.
Nguyen Hai Long yang bergerak tanpa kawalan sukses menaklukkan Nadeo lewat tembakan mendatar untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol membuat Indonesia mencoba bermain lebih agresif selepas jeda. Thom Haye mendapatkan peluang emas pada menit ke-58, tetapi penyelesaiannya kembali mampu digagalkan Le Giang yang tampil solid di bawah mistar gawang Vietnam.
Tekanan Indonesia berlanjut ketika Mitchell Baker menyundul umpan Eliano Reijnders enam menit kemudian. Sayangnya, bola belum mengarah tepat ke gawang sehingga peluang kembali terbuang.
Ketika Indonesia berusaha mengejar ketertinggalan, Vietnam justru memastikan kemenangan melalui gol ketiga pada menit ke-71.
Lagi-lagi Nguyen Hoang Duc menjadi arsitek serangan lewat umpan terobosan yang membelah pertahanan Indonesia. Nguyen Xuan Son dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut melalui sepakan mendatar yang tak mampu dijangkau Nadeo.
Hingga menit-menit akhir, Indonesia tetap berusaha mencari gol hiburan. Kesempatan terbaik datang pada menit ke-88 ketika Rizky Eka menyambut umpan silang Tim Geypens dengan sundulan. Namun Le Giang kembali menunjukkan refleks gemilang untuk menjaga gawangnya tetap tanpa kebobolan.
Kekalahan ini memperlihatkan masih adanya pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi, terutama koordinasi lini pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir.
Indonesia sebenarnya mampu menciptakan beberapa peluang, tetapi gagal mengubahnya menjadi gol. Sebaliknya, Vietnam tampil lebih disiplin, tenang, dan efisien dalam memanfaatkan ruang yang tersedia.
Persaingan di Grup A kini memasuki fase yang semakin menentukan. Indonesia tidak lagi memiliki banyak ruang untuk melakukan kesalahan.
Pada pertandingan terakhir fase grup melawan Singapura yang dijadwalkan berlangsung 7 Agustus, kemenangan menjadi harga mati apabila ingin menjaga peluang melangkah ke semifinal.
Apabila gagal mengamankan tiga poin, perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 dipastikan berakhir di fase penyisihan grup.
Laga kontra Singapura pun diprediksi menjadi ujian terbesar bagi skuad Garuda untuk membuktikan kemampuan bangkit setelah kekalahan menyakitkan di kandang sendiri.