Hasil Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Selamat dari Kekalahan Dramatis, Tahan Imbang Ceko 1-1

INBERITA.COM, Persaingan di Grup A Piala Dunia 2026 semakin terbuka setelah Republik Ceko dan Afrika Selatan bermain imbang 1-1 dalam laga kedua fase grup yang berlangsung di Stadion Atlanta, Jumat (19/6/2026) WIB.

Hasil ini membuat kedua tim masih memiliki peluang untuk melaju ke babak gugur meski nasib mereka akan ditentukan pada pertandingan terakhir.

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Republik Ceko tampil lebih agresif dan langsung memberikan tekanan kepada pertahanan Afrika Selatan. Strategi tersebut terbukti efektif ketika mereka mampu mencetak gol cepat yang mengubah jalannya laga.

Baru enam menit pertandingan berjalan, Michal Sadilek sukses membawa Ceko unggul. Gol bermula dari kerja sama apik di sisi kanan serangan yang diawali pergerakan cerdas Adam Hlozek.

Pemain yang mendapat kesempatan tampil sebagai starter itu berhasil menembus pertahanan lawan sebelum mengirim bola ke area berbahaya.

Umpan tersebut kemudian diteruskan dengan sentuhan cepat oleh Alexandr Sojka dan diselesaikan Sadilek melalui tendangan kaki kiri mendatar yang gagal dihentikan penjaga gawang Afrika Selatan.

Gol cepat itu membuat Ceko semakin percaya diri mengontrol permainan. Mereka beberapa kali mengancam melalui kombinasi serangan cepat yang dipimpin Patrik Schick.

Penyerang andalan Ceko bahkan sempat mendapatkan peluang emas sebelum gol pembuka tercipta, namun gagal memaksimalkannya.

Meski tertinggal, Afrika Selatan perlahan mampu keluar dari tekanan. Tim berjuluk Bafana Bafana mulai menemukan ritme permainan dan lebih berani menguasai bola di area tengah lapangan.

Peluang pertama yang cukup berbahaya datang melalui Oswin Appollis. Tendangan volinya sempat berubah arah setelah membentur pemain lawan dan nyaris mengecoh kiper Ceko. Namun bola masih melenceng tipis dari sasaran.

Afrika Selatan terus mencoba mencari celah di lini pertahanan lawan. Iqraam Rayners dan Thapelo Maseko beberapa kali memperoleh ruang untuk menyerang, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut belum mampu menghasilkan gol.

Di sisi lain, Ceko tetap berbahaya ketika melancarkan serangan balik. Vladimir Darida, Lukas Cerv, dan Schick bergantian memberikan ancaman yang memaksa lini belakang Afrika Selatan bekerja ekstra keras.

Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin terbuka. Kedua tim saling bertukar serangan dalam upaya mencari gol tambahan yang bisa mengubah posisi mereka di klasemen sementara Grup A.

Ceko hampir menggandakan keunggulan melalui sejumlah peluang berbahaya. Namun ketenangan lini pertahanan Afrika Selatan dan penampilan disiplin penjaga gawang mereka berhasil menjaga selisih tetap satu gol.

Sementara itu, Afrika Selatan terus meningkatkan intensitas serangan seiring waktu yang semakin menipis. Pelatih melakukan beberapa pergantian pemain untuk menambah daya gedor di lini depan.

Usaha tersebut mulai menunjukkan hasil ketika mereka mampu menciptakan peluang tepat sasaran pertama pada menit ke-74. Evidence Makgopa yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil melepaskan tembakan ke arah gawang, meski masih dapat diamankan kiper Matej Kovar.

Momentum mulai berpihak kepada Afrika Selatan pada fase akhir pertandingan. Tekanan yang mereka bangun membuat pertahanan Ceko dipaksa bertahan lebih dalam.

Titik balik akhirnya terjadi pada menit ke-83. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain pengganti Ceko, Pavel Sulc, dinilai melakukan handball saat berusaha menghalau tembakan Thapelo Maseko di dalam kotak penalti.

Keputusan tersebut menjadi kesempatan emas bagi Afrika Selatan untuk menyamakan kedudukan.

Teboho Mokoena yang maju sebagai eksekutor menunjukkan ketenangan luar biasa. Gelandang andalan Afrika Selatan itu sukses mengecoh Matej Kovar dan mengirim bola ke dalam gawang untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut membangkitkan semangat Afrika Selatan yang kemudian tampil lebih percaya diri. Bahkan pada menit-menit terakhir, mereka hampir membalikkan keadaan melalui peluang yang diperoleh Relebohile Mofokeng dan Makgopa.

Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam pertandingan yang berlangsung sengit selama 90 menit.

Hasil imbang ini membuat persaingan Grup A tetap menarik hingga laga terakhir. Republik Ceko dan Afrika Selatan sama-sama mengoleksi satu poin dari dua pertandingan yang telah dijalani.

Meski peluang lolos masih terbuka, keduanya menghadapi tantangan berat pada pertandingan penentuan.

Ceko dijadwalkan menghadapi tuan rumah Meksiko yang sudah memastikan tempat di babak 32 besar, sementara Afrika Selatan harus bertemu Korea Selatan yang juga masih memburu tiket fase gugur.

Bagi Afrika Selatan, gol penalti Teboho Mokoena bukan hanya menyelamatkan mereka dari kekalahan, tetapi juga menjaga harapan untuk melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Sebaliknya, bagi Republik Ceko, kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi pelajaran berharga menjelang laga hidup-mati pada pertandingan terakhir grup.

Dengan situasi klasemen yang masih sangat terbuka, seluruh mata kini tertuju pada laga pamungkas Grup A yang akan menentukan siapa yang berhak melangkah ke fase berikutnya dan siapa yang harus mengakhiri petualangan lebih cepat.